Published On: Mon, Oct 20th, 2014

55 Tahun Untar Mengabdi Memajukan Pendidikan di Indonesia

UNTARJakarta, 17 Oktober 2014 – Hari ini Universitas Tarumagara (UNTAR) memperingati HUT ke-55 dengan menggelar acara bertajuk “Emerald Forest”, sebuah kegiatan perayaan perjalanan UNTAR di kancah pendidikan Indonesia. Acara akan berisikan pemberian penghargaan bagi para tokoh yang telah berjasa bagi pendidikan nasional di Indonesia, pameran karya mahasiswa, dan pertunjukan musikal oleh Lentera Simfonia Orchestra, The Monarch Choir dan Mousai Arpa Choir.

 

Rektor Universitas Tarumanagara Prof. Ir. Roesdiman Soegiarso, M.Sc., Ph.D., mengatakan bahwa pencapaian usia 55 tahun merupakan langkah nyata UNTAR dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Untar akan terus melakukan berbagai pengembangan SDM, infrastruktur kampus, teknologi informasi serta penyempurnaan strategi marketing dan komunikasi untuk mencapai tiga sasaran yaitu integrity, professionalism, dan entrepreneurship (IPE). Tak kalah pentingnya, perjalanan ke depan UNTAR akan sangat tergantung pada semangat persatuan sivitas dan seluruh unsur terkait. Langkah-langkah strategis ini diharapkan akan semakin membawa UNTAR bergerak lebih cepat menjadi universitas terkemuka di Asia Tenggara.

 

“Sejak didirikan hingga hari ini, UNTAR secara konsisten mengedepankan dan menekankan aspek budi luhur (integrity) sebagai  syarat utama untuk dapat menjadi individu yang sukses. Selain itu filosofi menghasilkan lulusan yang memiliki jiwa profesional dan kewirausahaan (entrepreneurship) dan  dapat menjawab tantangan global, selalu menjadi landasan pendidikan kami.  Diharapkan UNTAR akan terus berjaya dan memberikan yang terbaik bagi kemajuan pendidikan di Indonesia,” ujar Ketua pengurus Yayasan Tarumanagara Gunardi S.H, M.H.

Dalam peringatan  HUT ke-55, UNTAR memberikan “Tarumanagara Award” sebagai bentuk penghargaan secara khusus bagi para tokoh  yang telah mengambil bagian penting untuk kemajuan UNTAR dan mewujudkan cita-cita  mencerdaskan kehidupan bangsa.  Adapun penerima penghargaan tersebut adalah:

A)   Tarumanagara Award kategori penggagas dan pendiri: P. K Ojong

B)   Tarumanagara Award kategori pembina dan pengembang: Dr.(HC) Ir. Ciputra

C)   Tarumanagara Award kategori pengabdi keilmuan: Prof. Dr. Ir. Wiratman Wangsadinata dan Prof. Dr. Ir. Dali S. Naga, MMSI

 

 “Besar harapan saya dengan semakin bertambahnya usia,  UNTAR akan terus bekerja, berkarya dan tentunya semakin memberikan sumbangsih bagi pendidikan di Indonesia,” tambah Prof. Ir. Roesdiman Soegiarso, M.Sc, Ph.D.

 

-ooOOoo-

 

 

Sekilas mengenai UNTAR

Lima puluh lima tahun yang lalu, pada bulan Oktober 1959, UNTAR secara resmi menjadi institusi pendidikan dengan visi menghasilkan lulusan berkompeten  yang memiliki integritas, profesional dan berjiwa wirausaha.  UNTAR sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka, terbesar dan tertua memiliki delapan (8) fakultas, 28 program studi dan program pasca sarjana serta telah menghasilkan lebih dari 70.000 alumni yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Dalam waktu dekat UNTAR akan segera membangun kampus baru di kawasan Legok, Karawaci, Tangerang seluas 1.384.990m2 dan akan dikembangkan menjadi UNTAR City yang memperhatikan pola ilmiah pokok perguruan tinggi yakni ekologi perkotaan. UNTAR selalu menyamakan dengan standar mutu internasional yaitu dengan melaksanakan pendidikan dengan konsep pendidikan global. Konsep ini bertujuan untuk mengembangkan motivasi, potensi, kreatifitas dan daya saing lulusan dalam menyongsong era globalisasi secara umum.  Sertifikasi ISO 9001:2008 yang telah diperoleh beberapa program studi menunjukkan Untar memiliki standar internasional sistem manajemen mutu. Selain kampus, Yayasan Tarumanagara juga memiliki Rumah Sakit Royal Taruma di Jalan Daan Mogot No. 34, Jakarta Barat.(humas@untar.ac.id)