Published On: Sun, Nov 15th, 2015

7 Mahasiswa Akan Pimpin XL Selama Sepekan

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara (kanan )dan Presiden Direktur XL Dian Siswarini( kiri ) bersama pemenang Chief Commerce Officer XL , Debora Valentini (tengah),  CEO XL, Yudi Ashari Putra (kemeja merah ), Chief Technology Officer XL, Muhamad Inardy (kemeja biru tua ),dan Chief Digital Service Officer XL ,Adrian Reynaldo (kacamata) dalam acara XL BOD Challenge di Jakarta, Minggu (15/11). XL kembali menggelar program unik dan hanya satu-satunya di Indonesia yakni tantangan menjadi Direksi (BOD Challenge). Selama sepekan 7 orang mahasiswa akan menjabat sebagai anggota Board of Directure (BOD)  "Direksi" XL.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara (kanan )dan Presiden Direktur XL Dian Siswarini( kiri ) bersama pemenang Chief Commerce Officer XL , Debora Valentini (tengah), CEO XL, Yudi Ashari Putra (kemeja merah ), Chief Technology Officer XL, Muhamad Inardy (kemeja biru tua ),dan Chief Digital Service Officer XL ,Adrian Reynaldo (kacamata) dalam acara XL BOD Challenge di Jakarta, Minggu (15/11).

Jakarta, 15 November 2015– PT XL Axiata Tbk (XL) kembali menggelar program unik dan hanya satu-satunya di Indonesia, yakni tantangan menjadi Direksi (BOD Challenge).  Mulai hari ini, 7 orang mahasiswa akan mendapatkan kesempatan langka di XL. Bukan sekadar magang kerja, namun mereka akan magang menjadi direktur. Selama sepekan mereka akan menjabat sebagai anggota Board of Directure (BOD)  “Direksi” perusahaan operator seluler ini. Presiden Direktur XL, Dian Siswarini secara simbolis menyerahkan tanggung jawab sebagai direksi kepada mereka di Kantor Pusat XL, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Senin (16/11).

Dian Siswarini mengatakan, “Program ini adalah cara kami memotivasi kaum muda, mahasiswa, untuk berani tampil ke depan, menjadi pemimpin, dan membuat terobosan yang posistif dalam berbagai bidang di masa depan.  Melalui program ini bukan hanya kami akan memberikan pengalaman seru, namun lebih dari itu adalah menunjukkan bahwa siapa pun bisa sukses mencapai level tertinggi dalam suatu bidang, menjadi pemimpin, dan mengabdi kepada masyarakat dan bangsanya. Tentu saja, kami BOD XL yang asli tetap akan mengerjakan tugas seperti biasanya.”

Dian menambahkan, pendidikan kepemimpinan yang berorientasi menyiapkan anak-anak muda Indonesia untuk bisa beradaptasi dengan tantangan global di masa depan sangat urgent dilakukan dan sebarluaskan. Hal ini tidak terlepas dari semakin terbukanya pasar ekonomi, termasuk pasar tenaga kerja dan ahli, di mana orang Indonesia harus berkompetisi secara terbuka dengan orang dari negara-negara lain dalam mengisi posisi-posisi penting di bidang non-pemerintahan di Indonesia. Dia mengingatkan, mulai tahun depan Masyarakat Ekonomi ASEAN sudah akan berlaku dan menuntut kesiapan masyarakat Indonesia dari berbagai bidang.

Para mahasiswa yang terpilih untuk memimpin XL selama sepekan tersebut adalah Yudi Ashari Putra, mahasiswa International Relation President University, akan menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO), Mohamad Sobree (Chief Strategic Transformation Officer), mahasiswa Electrical Engineering Universitas Teknologi Malaysia, Carrisa Mashinta (Chief Financial Officer), Finance ITB, Adrian Reynaldo (Chief Digital Service Officer), Kedokteran Universitas Indonesia, Muhamad Inardy (Chief Teknology Officer) Teknik Sipil ITB, Debora Valentini (Chief Commerce Officer), International Relation President University, dan Risqiqa Doni (Chief Marketing Officer), Teknik Industri Universitas Gadjah Mada.

XL BOD Challenge berupa kompetisi khusus mahasiswa dengan hadiah berupa kesempatan merasakan kursi panas BOD XL. Tahapan kompetisi ini mulai pada Februari 2015. Tidak kurang dari 2.234  mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang tersebar di Tanah Air mendaftar dan memperebutkan kesempatan emas menjabat direktur. Mereka harus seorang WNI, mahasiswa aktif yang berusia 18-25 tahun, memiliki IPK minimal 2,85. Seleksi dilakukan secara bertahap,  termasuk harus membuat esai tertulis, serta video.

Hampir semua fasilitas yang diperoleh seorang direktur juga mereka dapatkan, seperti antara lain mobil dinas kelas premium plus seorang sopir pribadi, pakaian kerja eksekutif, akomodasi berupa apartment, juga perjalanan dinas, termasuk ke luar negeri. Tentu saja selama di kantor, mereka juga akan mendapatkan berbagai fasilitas yang tidak didapatkan oleh karyawan biasa. Mereka bahkan mendapatkan kartu nama dengan jabatan masing-masing plus keterangan masa tugas yang sepekan.

Selain fasilitas, mereka tentunya juga akan mendapatkan tugas selayaknya direksi perusahaan. Mereka akan bertemu dengan para stakeholder XL yang juga memiliki jabatan tinggi. Salah satu orang penting yang akan mereka temui adalah Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Di Internal XL sendiri, mereka juga harus melakukan berbagai rapat dengan para Direktur XL yang asli, karyawan, juga para partner startegis. Karena XL adalah perusahaan dengan puluhan juta pelanggan, para “direktur magang” ini akan bertemu juga dengan pelanggan, diler pulsa, juga para relasi XL di industri telko.

Inagurasi XL Furture Leaders
Masih terkait program XL untuk pendidikan kepemimpinan, XL kembali memulai angkatan baru untuk program “XL Future Leaders” (XLFL). Menginjak tahun ke-4 program ini, akan ada 150 mahasiswa peserta baru yang akan mengikuti program hingga dua tahun ke depan. Mereka tersaring dari 16.434 mahasiswa yang mendaftar. Acara inagurasi menyambut peserta baru, dan sekaligus meluluskan 135 peserta lama ini, berlangsung di Jakarta, 15 November 2015.

Para mahasiswa peserta program yang baru berasal dari 30 universitas yang tersebar di hampir seluruh provinsi Indonesia, baik negeri maupun swasta. Mereka juga menekuni berbagai jurusan, serta berlatar belakang budaya yang beragam. Tahun ini, sebanyak 4 mahasiswa adalah putra daerah dari Kawasan Timur Indonesia. Atas saran Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi, XL secara khusus memberikan kuota untuk mahasiswa dari kawasan tersebut.

Inagurasi ini bertujuan untuk mengkalibrasi ulang kemampuan softskills dan leadership angkatan baru (batch 4) agar mereka masuk ke dalam program dengan visi yang sama. Kebanyakan dari mereka masih merasa pintar, ego tinggi, dan merasa lebih mampu dibanding yang lain. Di sini mereka akan disamaratakan persepsinya dan kemampuannya. Dengan demikian, dalam memulai aktifitas, kemampuan mereka lebih mudah untuk dibentuk dan dikembangkan.

Memasuki tahun ke-4, sebanyak 550 orang mahasiswa telah mendapatkan manfaat atas program pendidikan kepemimpinan dengan kurikulum global ini. Mereka berasal dari berbagai universitas di Indonesia. Selain program reguler, XLFL juga menyelenggarakan program dalam format digital “E-Learn XL Future Leaders”. Dengan demikian, semakin terbuka bagi siapa saja untuk bisa mendapatkan manfaat dari XLFL. Program versi E-Learn ini terbuka bagi siapa saja dengan masuk ke website elearn.xlfutureleaders.com dan tidak ada proses seleksi.. Proses belajar dilakukan secara mandiri melalui modul yang dapat diunduh di website tersebut.

XL Future Leaders bertujuan untuk mengembangkan potensi generasi muda melalui pengembangan di tiga kompetensi yang bertujuan untuk menciptakan pemimpin masa depan Indonesia yang mampu bersaing di dunia. Tiga area kompetensi tersebut adalah, pertama,  berkomunikasi secara efektif, berpikir secara inovatif dan memiliki jiwa kewirausahaan, serta mampu mengelola perubahan. [r]