Published On: Tue, Sep 19th, 2017

AKARA dan BOOM ID Wakili Indonesia di ASUS ROG Masters Asia Pacific 2017

Share This
Tags

Jakarta (18 September 2017) – ASUS ROG Masters 2017 adalah sebuah perhelatan kompetisi eSports yang melibatkan seluruh pemain eSports professional dari seluruh Tanah Air. Kompetisi yang digelar di Ciputra Artpreneur Theater pada 16-17 September 2017 ini merupakan kompetisi eSports yang termegah di Indonesia.

ASUS ROG Masters merupakan ajang kompetisi untuk game DOTA 2 dan CS:GO termegah di Indonesia. Secara keseluruhan, total tim yang telah mendaftarkan diri untuk bergabung dalam kompetisi ini mencapai 606 tim yang berasal dari seluruh Indonesia.  “Saya sangat senang akhirnya ASUS ROG Masters telah sampai pada babak grand final,” ucap Galip Fu, Country Marketing Manager ASUS Indonesia. “Selain itu saya juga sangat bangga dan mengapresiasi antutiasme para gamer di Indonesia untuk mengikuti ajang ini,” lanjut Galip.

Sebelumnya, babak kualifikasi ASUS ROG Masters telah digelar di 4 kota besar yakni Bandung, Surabaya dan Medan dan Jakarta. Selain itu, ada pula kualifikasi yang digelar secara online sebanyak dua kali. Saat ini, ASUS ROG Masters 2017 telah menyelesaikan tahap puncaknya, yakni babak Grand Final yang mempertandingkan 4 Tim eSports pada masing-masing game, yaitu AKARA, RECCA, DDS dan BOOM ID pada pertandingan game Counter Strike: Global Offensive (CS:GO), sementara 4 Tim eSports pada pertandingan game DOTA2 antara lain UG.INFINITE, EVOS, RRQ, dan BOOM ID.

Setelah melalui pertandingan yang berlangsung sengit, akhirnya AKARA dan BOOM ID berhasil merebut gelar Juara 1 untuk pertandingan game CS:GO dan DOTA2. Masing-masing Tim Pemenang berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp50 juta, Trophy ROG Masters Indonesia Grand Final 2017, serta tiket dan akomodasi untuk maju ke APAC Qualifier (kualifikasi Asia Pasifik) di Manila, Filipina.

Sementara itu, Juara ke-2 untuk CS:GO diisi oleh RECCA yang berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp20 juta, disusul oleh DDS dan BOOM ID untuk Juara 3, yang masing-masing mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp7,5 juta. Dan untuk Juara 2 dari game DOTA2 ditempatkan oleh RRQ yang mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp20 juta, disusul oleh EVOS dan UG.INFINITE yang masing-masing mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp7,5 juta.

ASUS ROG Masters Indonesia, ucap Galip, bukan hanya sebuah kompetisi game semata. Lebih dari itu, menurutnya, kejuaraan ini menjadi semacam tantangan untuk membuktikan seberapa hebat kemampuan yang dimiliki para gamers di Indonesia. Sekadar informasi, event ROG Masters sebelumnya hanya diadakan secara online saja. Namun karena antusiasme yang begitu tinggi dari para gamer di seluruh Indonesia, akhirnya kompetisi ini akan turut diselenggarakan secara offline di empat kota tersebut.

Khusus untuk sesi grand final ini, ASUS telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan sebaik mungkin. Termasuk di antaranya memilih Ciputra Arpreneur sebagai tempat pelaksanaan. Total 1.200 seat yang disediakan di ruangan theater bertujuan agar kompetisi ini dapat berjalan megah dan meriah.

 

Kompetisi Bergengsi dengan Hadiah Miliaran Rupiah

Pendaftaran kompetisi ASUS ROG Masters Indonesia telah dibuka pada 26 Mei 2017. Baik peserta yang ingin mengikuti turnamen DOTA 2 ataupun CS Go, bisa langsung mendaftarkan dirinya melalui website ROG Masters Indonesia tersebut di atas. “Para peserta yang tertantang mengikuti kejuaraan ini, dapat mendaftarkan dirnya beserta tim dengan mengunjungi website http://rog-masters.co.id,” ucap Galip.

Pada web itu pula, para kandidat bisa melihat seperti apa ketentuan atau rules perlombaan yang diberikan. Selain website, informasi juga bisa diakses melalui laman YouTube resmi ASUS Indonesia serta FanPage ASUS Republik of Gamers Indonesia.

“Dalam kompetisi ini, selain kebanggaan bagi siapapun yang berhasil menjuarainya, kami sudah menyiapkan total hadiah ratusan juta rupiah dan tiket untuk mengikuti APAC Qualifier dan ROG Masters Grand Finals 2017 yang memperebutkan hadiah total 1 juta USD atau setara Rp13,5 miliar,” ujar Galip. “Itu memang angka yang sangat besar, tetapi kami yakin bahwa itu adalah nilai yang pantas bagi pemenang kompetisi ini,” pungkas Galip

Sebagai informasi tambahan, Anda dapat mengakses langsung melalui website khusus http://rog-masters.co.id atau https://www.facebook.com/ASUSROGIndonesia.

 

###

 

Tentang ASUS

Di Indonesia, di kuartal empat 2016, IDC melaporkan bahwa di bisnis notebook, ASUS terus tumbuh meski telah menempati posisi pertama sejak akhir 2013, posisinya sangat kuat dengan pangsa pasar sebesar 51,7 persen. Di kuartal tersebut, selisihnya dengan produsen terbesar kedua mencapai sekitar 33 persen. Bahkan jika digabungkan dengan market share milik produsen terbesar ketiga dan keempat, penguasaan pasar ASUS di laptop consumer masih lebih besar.

ASUS mencatat tonggak sejarah baru di tahun ini. Hingga Juni 2017, GfK menyebutkan, pangsa pasar notebook consumer ASUS kembali meningkat hingga mencapai 40 persen. Pangsa pasar ASUS mencapai lebih dari 2 kali lipat dibanding produsen terbesar kedua. ASUS juga meraih TOP Brand Award untuk kategori bisnis notebook di 2017. Di industri smartphone, menurut data GfK, ASUS meraih posisi tiga besar.

ASUS juga merupakan Top 2 produsen notebook konsumen dunia dan penghasil motherboard terbaik. ASUS mendesain dan memproduksi berbagai jenis produk IT untuk memenuhi segala kebutuhan sehari-hari, mulai dari laptop, tablet, PC desktop, server, perangkat jaringan, dan smartphone. Dimotivasi oleh komitmen pada inovasi, ASUS juga mengembangkan teknologi dari Personal Computing, Mobile Computing dan kini fokus pula pada IoT serta Robotics Computing.

Saat ini ASUS memiliki lebih dari 17.000 orang karyawan di seluruh dunia, di mana 5.500 orang di antaranya adalah insinyur di tim R&D (riset dan pengembangan) berkelas dunia. Di tahun 2016 lalu, ASUS juga berhasil mendapatkan revenue sebesar 13.3 milar dolar AS. Sebagai bukti dari komitmen terhadap inovasi, desain dan kualitas, ASUS telah memenangkan 4.385 penghargaan dari organisasi teknologi terpandang dan media IT sedunia di tahun 2016, dan telah meraih lebih dari 721 penghargaan untuk seri Zenfone sejak tahun 2014.

ASUS juga terus memimpin pasar dan menjadi brand notebook no.1 di Asia Tenggara. Dari data IDC kuartal keempat 2016, ASUS meraih market share tertinggi untuk Asia Tenggara (Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, Vietnam dan Filipina) dengan market share sebesar 26,3%.