Published On: Mon, Sep 5th, 2016

Alternatif Pendanaan Program Rumah Murah BUMN melalui RDPT Ekuitas

1429433690Jakarta, 31 Agustus 2016–  Dalam rangka percepatan program pemerintah dalam pewujudan 1 juta rumah dan juga meningkatkan peran BUMN dalam penyediaan rumah murah, kapasitas pendanaan yang kuat merupakan faktor yang tidak dapat terelakan. Optimalisasi pendanaan alternatif diluar perbankan terus ditekankan Perum Perumnas untuk dapat menjadi agen pembangunan perumahan nasional. Sinergi BUMN pun kerap didengungkan pemerintah untuk dapat digulirkan sehingga nilai tambah atas siklus perekonomian negara dapat berdampak langsung.

Melalui skema Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT), yang akan dikelola oleh Danareksa Investment Management (DIM), beberapa proyek strategis Perumnas yang ditujukan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) akan dibiayai kedepannya. Kami berharap dengan adanya alternatif pembiayaan ini, percepatan pembangunan rumah murah dapat segera terlaksana, terang Bambang Triwibowo selaku Direktur Utama Perum Perumnas.

Disela-sela acara penandatanganan kerja sama DIM dengan Perum Perumnas yang diadakan di gedung Danareksa, 31 Agustus 2016, Direktur Utama DIM Prihatmo Hari Mulyanto juga menyampaikan, “RDPT yang kami rancang adalah RDPT Ekuitas,yang merupakan produk alternatif yang dapat menjadi solusi untuk mendukung Perum Perumnas menjalankan program pemerintah dalam pengadaan 1 juta rumah. Bila melihat potensi imbal hasil dan juga dampak sosial ekonomi atas proyek yang akan digarap, kami optimis investor akan berminat untuk berinvestasi pada produk ini”.

Dalam skema RDPT, Perumnas akan mendapatkan dana proyek dari pihak pemberi modal yang nantinya akan dikelola oleh DIM. Strategi pendanaan ini sebagai alternatif investasi produk ekuitas yang akan menjadi pendukung pendanaanyang diberikan oleh Pemerintah melalui PMN, pinjaman bank, dan juga pendanaaninternal Perumnas. Kolaborasi ini untuk memperkuat lini bisnis Perumnas kedepan dalam rangka percepatan pembangunan rumah murah, lanjut  Bambang.

Hakiki Sudrajat selaku Direktur Keuangan dan SDM Perum Perumnas menegaskan, dana yang hendak dihimpun melalui skema RDPT ini mencapai 2 Triliun, yang diantaranya akan digunakan untuk membiayai pembangunan perumahan rakyat.

RDPT ini juga akan ditawarkan sebagai salah satu instrumen investasi Tax Amnesty yang saat ini sedang gencar di kampanyekan oleh Pemerintah. Konsentrasi pemerintah adalah dalam pembangunan infrastruktur dan sarana lainnya salahsatunya adalah bidang perumahan rakyat, ujar Hakiki.

DIM selaku perusahaan yang bergerak di bidang usaha manajemen investasi sejauh ini telah mengeluarkan 15 produk RDPT dengan total dana penerbitan sebesar Rp. 2.2 Triliun. Dimana sebagian besar yang dibiayai merupakan proyek-proyek di lingkungan BUMN.

Diharapkan dengan sinergi BUMN dalam rangka percepatan program satu juta rumah ini dapat meningkatkan kesejahteraan dalam bidang kepemilikan hunian bagi masyarakat Indonesia pada umumnya.

 

sumber: Perumnas