Published On: Mon, Jul 2nd, 2018

Amy Adams Bintangi Serial Pendek HBO “Sharp Object”, Tayang 9 Juli

Share This
Tags

JAKARTA, 18 JUNI 2018 – Reporter Camille Preaker kembali ke kota kelahirannya untuk meliput kasus pembunuhan gadis pra remaja dan penculikan gadis lainnya. Mencoba menyusun serpihan puzzle psikologis dari masa lalunya, ia mendapati dirinya mengidentifikasi korban sedemikian dekat.

Dibintangi nominator Academy Award® lima kali Amy Adams (“Arrival,” “Nocturnal Animals”), SHARP OBJECTS tayang perdana pada waktu bersamaan dengan A.S. pada Senin, 9 Juli jam 8.00 WIB di HBO GO dan HBO. Episode baru berikutnya tayang setiap Senin pada jam yang sama dan penayangan ulang di hari yang sama jam 21.00 WIB. Tonton episode yang telah tayang kapan pun dimana pun di HBO GO dan HBO On Demand.

Berdasarkan novel terlaris karya Gillian Flynn (“Gone Girl”) dengan judul yang sama, serial pendek delapan episode karya pemenang Peabody dan nominator Emmy® Marti Noxon (“UnREAL,” “Dietland,” “Mad Men”) dan disutradarai oleh pemenang Emmy®, DGA dan PGA Jean-Marc Vallée (serial HBO “Big Little Lies”; “Dallas Buyers Club,” “Wild”) dengan naskah karya Marti Noxon dan Gillian Flynn.

Patricia Clarkson (serial “Maze Runner”, serial HBO “Six Feet Under”), Chris Messina (“The Mindy Project,” serial HBO “The Newsroom”), Eliza Scanlen (“Home and Away”), Elizabeth Perkins (“This Is Us,” serial HBO “Curb Your Enthusiasm”) dan Matt Craven (“X-Men,” “Justified”) juga menjadi pemeran, bersama Henry Czerny (“Quantico,” “When We Rise”), Miguel Sandoval (“Station 19,” “Medium”), Taylor John Smith (“Cruel Intentions,” “American Crime”), Sophia Lillis (“It”) dan Madison Davenport (“From Dusk Till Dawn: The Series”).

SHARP OBJECTS difilmkan di Los Angeles dan Northern California, juga di Atlanta dan sekitarnya.

“‘Sharp Objects’ adalah anak pertama saya, novel pertama saya,” kata penulis Gillian Flynn. “Saya menulisnya pada malam hari dan di akhir pekan juga selama liburan tanpa keyakinan akan menerbitkannya, karena saya merasa telah membawa gadis remaja itu ke dalam kehidupan, sehingga memberi tempat tersendiri bagi saya. Ini merupakan hal aneh dan menarik, membawa tulisan ke layar kaca, menjadikannya sesuatu yang baru sebagai penghargaan terhadap intepretasi pembaca juga – ini mengasyikkan sekaligus sedikit menakutkan.

“Ini merupakan novel pertama saya, yang diangkat ke layar kaca — 12 tahun yang panjang dan mengecewakan. Namun ketika Amy hadir, dan saya pikir, ‘Oh, ini dia! Camille telah menanti Amy untuk diperankan.’ Dan ini bukan kebanggan, ucapan penulis. Saya sangat percaya Camille memerlukan Amy.”

Kata sutradara Jean-Marc Vallée, “Sangat mengherankan bagaimana kami dapat menemukan keindahan di tempat-tempat yang tidak kami harapkan. Bagaimana kegelapan terkadang dapat menjadi menarik, memberi kenyamanan. Inilah yang terjadi ketika saya membaca novel Gillian. Saya terhanyut ke kepala Camille. Saya jatuh cinta pada karakter ini. Tidak pernah bertemu, tidak pernah melihat, atau mendengar orang seperti ini sebelumnya.”

“Saya terpesona oleh obsesinya melalui kata-kata, cara dia menggunakannya untuk mendefinisikan dirinya sendiri, untuk menyembuhkan dan mencelakakan, dan caranya menggambarkan dunia, caranya berbicara tentang dirinya sendiri, luka-lukanya dan ketidaksempurnaannya. Sungguh suara yang unik, sangat apa adanya, sangat suram, namun juga sangat jujur dan rapuh. Itulah kecantikan Camille Preaker, dan Amy Adams. Saya merasa bersyukur dan beruntung telah menyaksikan karya spektakuler seorang aktris yang berani bermain dalam kesuraman, tanpa jaring pengaman.”

Pengamatan sang pencipta dan showrunner Marti Noxon, “Ketika saya pertama kali membaca buku ini, saya ingat berpikir sendiri, ‘Saya harus bertemu Gillian Flynn – dia benar-benar kacau seperti saya.’ Ini adalah kisah yang berbicara kepada sebagian dari kehidupan wanita yang jarang kita bahas: dorongan kita untuk menyakiti diri sendiri dan satu sama lain. Dan saya merasa bahwa Camille mewakili begitu banyak wanita yang terus-menerus menutupi penderitaan yang telah mereka alami sepanjang kehidupan mereka, dan bagaimana berusaha menghindar berurusan dengan akar permasalah kami, kami menyakiti diri sendiri, dalam berbagai bentuk.

“Ini adalah sesuatu yang dapat saya hubungkan secara pribadi, dan untuk melihat karakter yang sangat menderita ini, namun masih begitu berani dalam pencariannya untuk kebenaran, merupakan bagian dari mengapa kisah ini melekat bersama saya begitu lama setelah membaca buku ini – dan hal ini yang berperan terus menerus dan membuat saya ingin mengadaptasinya dalam sebuah serial.”

Kata pendiri Blumhouse Jason Blum, “Presiden Blumhouse Charles Layton memberi saya ‘Sharp Objects’ hampir enam tahun yang lalu, sebelum Gillian Flynn menjadi Gillian Flynn. Saya sangat bangga, selain itu, kami memilih buku menarik ini untuk dihidupkan oleh tim pembuat film berbakat yang luar biasa.”

Karakter Pemain:

Camille Preaker (Amy Adams), reporter koran St. Louis yang mendapat tugas ke Wind Gap, kota kelahirannya di Missouri, untuk meliput pembunuhan keji seorang gadis pra remaja dan penculikan.

Adora Crellin (Patricia Clarkson), ibunda Camille dan pesohor di kalangan kelas atas Wind Gap, dengan kehidupan tenang dan sempurna yang terancam dengan kehadiran puterinya yang tak terduga.

Richard Willis (Chris Messina), detektif yang dikirim dari Kansas City untuk membantu sheriff Wind Gap dalam pencarian pelaku pembunuhan seorang gadis muda. Ia bekerjasama dengan Camille untuk memecahkan misteri ini.

Amma (Eliza Scanlen), saudari tiri Camille berusia 15 tahun, memiliki kehidupan ganda sebagai sosok anak perempuan yang penurut di depan orang tuanya, dan sebagai sosok remaja yang cuek dan ceroboh ketika bersama teman-temannya.

Jackie (Elizabeth Perkins), pecandu alkohol terkenal yang gemar bergunjung. Murahan, menyenangkan dan lebih dari itu, ia tahu dirinya adalah seorang “Barbie liar” dan memiliki selera humor tentang hal itu.

Vickery (Matt Craven), kepala polisi kota kecil yang frustasi, berusaha mempertahankan reputasi Wind Gap dengan menjaga menutup kemungkinan adanya seorang pembunuh berantai yang mungkin tinggal di antara mereka.

John Keene (Taylor John Smith), temperamen dan murung sejak pembunuhan saudara perempuannya yang berusia 13 tahun. Sifat sensitif dan temperamennya membuat alisnya naik dan menjadikan dia sebagai tersangka utama dalam penyelidikan pembunuhan tersebut.

Meredith (Madison Davenport), pacar yang percaya diri dan suportif dari tersangka pembunuh John Keene.

Bob Nash (Will Chase), ayah Ann Nash yang sangat pemarah, korban pembuhunan pertama di Wind Gap.

Alan Crellin (Henry Czerny), suami Adora yang penuh perhatian dan lembut, yang menyayanginya.

Curry (Miguel Sandoval), editor koran yang pernuh perhatian dan mendukung Camille, menugaskan ia ke kota kelahirannya.

Camille muda (Sophia Lillis), gadis tomboy usia 14 tahun yang menyayangi adik perempuannya, Marian.
EPISODE Juli:

Episode #1: “Vanish”

Tanggal tayang: Senin, 9 Juli jam 8.00 WIB

Camille Preaker (Amy Adams), reporter untuk Harian St. Louis, dikirim ke kota kecil kelahirannya Wind Gap oleh editornya, Curry (Miguel Sandoval), untuk meliput kisah tentang hilangnya dua orang gadis, satu di antaranya ditemukan tewas dan diduga karena dibunuh. Tugas yang mempertemukan Camille dengan ibunya yang angkuh, Adora (Patricia Clarkson), ayah tirinya, Alan Crellin (Henry Czerny), dan saudara tirinya, Amma (Eliza Scanlen), mengembalika trauma kenangan masa kecil, seperti kematian adik bungsu Camille, Marian (Lulu Wilson), ketika keduanya masih sekolah. Terganggu oleh masa lalunya dan mencari pelarian lewat alkohol, Camille bersama detektif Richard Willis (Chris Messina) dan Kepala Polisi Vickery (Matt Craven) melakukan pencarian jejak di sekitar kota itu yang mungkin menunjukkan titik terang nasib gadis-gadis yang menghilang.

Ditulis oleh Marti Noxon; disutradarai oleh Jean-Marc Vallée.

 

Episode #2: “Dirt”

Tanggal tayang: Senin, 16 Juli jam 8.00 WIB
Camille (Amy Adams) mencari petunjuk di pemakaman dan mengarah pada korban terakhir di Wind Gap, bertengkar dengan ibunya (Patricia Clarkson) karena kehadiran Camille di kota itu. Richard (Chris Messina) menemukan cara mengejutkan untuk mendapatkan kesimpulan tentang profil si pembunuh. Camille berkunjung ke rumah seorang pemuda pekerja (Matty Evers) yang mengatakan menyaksikan penculikan, dan menegur Chief Vickery (Matt Craven) mengapa ia mengabaikan keterangan pemuda itu.

Ditulis oleh Gillian Flynn; disutradarai oleh Jean-Marc Vallée.

 

Episode #3: “Fix”

Tanggal tayang: Senin, 23 Juli jam 8.00 WIB

Camille (Amy Adams) mengenang kembali tragedi yang terjadi saat ia berjuang mengumpulkan fakta pembunuhan di Wind Gap. Richard (Chris Messina) menjadi frustasi dengan berbagai asumsi Chief Vickery (Matt Craven) tentang calon tersangka. Amma (Eliza Scanlen) yang tangguh menunjukkan sisi liarnya pada Camille, ketika Adora (Patricia Clarkson) menegur Camille karena ikut campur dalam penyelidikan dan seluruh kota berduka.
Ditulis oleh Alex Metcalf; disutradarai oleh Jean-Marc Vallée.
Episode #4: “Ripe”

Tanggal tayang: Senin, 30 Juli jam 8.00 WIB

Camille (Amy Adams) setuju untuk memperlihatkan Richard (Chris Messina) beberapa adegan kejahatan di Wind Gap, meski perjalanan ini membuka luka lama. Alan (Henry Czerny) bertengkar dengan Adora (Patricia Clarkson) tentang menceritakan rahasianya ke Chief Vickery (Matt Craven), khawatir dengan Crellins yang menyelenggarakan acara tahunan “Calhoun Day” dihadiri oleh kaum remaja Wind Gap. Dipecat dari pekerjaannya di Preaker Farms, John (Taylor John Smith) berbagi hal-hal terkait yang dirahasiakan dengan Camille sehingga membangkitkan kekhawatiran baru baginya.

Ditulis oleh Vince Calandra; disutradarai oleh Jean-Marc Vallée.

SHARP OBJECTS merupakan produksi Entertainment One (eOne) dan Blumhouse Television; diciptakan oleh Marti Noxon, yang bertindak sebagai showrunner; berdasarkan novel Gillian Flynn; Jean-Marc Vallée menyutradarai seluruh episode dan menjadi co-edit serial ini. Marti Noxon menulis beberapa episode, juga Gillian Flynn. Executive producer serial ini adalah Marti Noxon, Jean-Marc Vallée, Amy Adams, Gillian Flynn, Jason Blum, Nathan Ross, Gregg Fienberg, Charles Layton, Jessica Rhoades, Marci Wiseman dan Jeremy Gold. Penulis tambahan dan juga co-executive producer Vince Calandra, co-producer Scott Brown, serta consulting producer Alex Metcalf dan Dawn Kamoche & Ariella Blejer.

# # #
Tentang HBO ASIA

HBO Asia yang berbasis di Singapura mampu memberikan pertama yang terbaik dari Hollywood ke Asia berkat lisensi eksklusif dengan studio-studio utama Hollywood – Paramount Pictures, Universal Studios, Warner Bros dan Lionsgate. HBO Asia mempunyai hak kepemilikan dan program-program produksi HBO dan HBO Asia Original peraih penghargaan yang diproduksi secara eksklusif bagi pemirsa HBO. Kepemilikan sepenuhnya oleh HBO (Time Warner Company), HBO Asia menjangkau 23 kawasan di seluruh Asia dan menghadirkan sejumlah kanal dan layanan termasuk lima kanal film berlangganan 24 jam tanpa jeda iklan: HBO, HBO Signature, HBO Family, HBO Hits dan Cinemax, juga kanal film Asia, Red by HBO, platform streaming internet, HBO GO, layanan video on demand (SOVD) berlangganan, HBO On Demand, dan layanan SOVD di China, 鼎级剧场 (ding ji ju chang). HBO Asia juga menjadi distributor eksklusif untuk kanal BabyFirst di Asia. Kunjungi www.hboasia.com untuk informasi lebih lanjut.