Published On: Thu, Dec 7th, 2017

ASUS Gelar Pre-Order untuk Notebook ROG Berbasis AMD Ryzen

Share This
Tags

Jakarta (5 Desember 2017) – Menjelang kemeriahan di akhir tahun, ASUS siap menghadirkan lini notebook gaming Republic of Gamers terbaru yang dinamakan dengan ASUS ROG Strix GL702. Perangkat tersebut adalah notebook gaming ROG pertama yang diperkuat dengan prosesor yang didesain oleh AMD dengan nama Ryzen, menggunakan jumlah core prosesor hingga 8 inti.

Sebelum tersedia di pasaran, ASUS menggelar sesi pre-order untuk ROG Strix GL702 tersebut. Adapun masa pre-order untuk notebook ini akan diselenggarakan pada tanggal 7 hingga 11 Desember mendatang. Detail mengenai di mana pre-order akan dilaksanakan dan harga dari perangkat itu, dapat disimak di fanspage resmi ASUS ROG dan AMD pada 7 Desember mendatang.

“Kami turut senang akhirnya bisa menghadirkan notebook gaming ROG berbasis teknologi prosesor mutakhir yang dibuat oleh AMD ke pasaran Indonesia,” ujar Galip Fu, Country Marketing Manager, ASUS Indonesia. “AMD Ryzen merupakan teknologi terobosan yang sangat ditunggu-tunggu oleh pengguna gaming dan kini hadir di lini ROG, notebook sempurna untuk para gamers,” ujarnya.

Teknologi Prosesor Desktop dalam Notebook
Perangkat ini, Galip menambahkan, akan sangat dibutuhkan oleh para gamers yang menginginkan notebooknya memiliki performa yang gahar dalam mengolah sistem komputasi karena prosesor yang ditanamakan sejatinya adalah komponen yang diperuntukan untuk PC desktop. “Dengan teknologi dan inovasi, kami berhasil menyelipkannya pada sebuah notebook,” tambahnya.

“Notebook ini juga telah dilengkap dengan teknologi FreeSync yang akan mengoptimalkan gambar pada layar ketika bermain, menjadi lebih smooth dan bebas patah-patah,” ucap Galip. “Hal tersebut akan memberikan kenyamanan lebih pada pengguna karena Anda akan selalu mendapatkan jumlah frame rate yang melebihi ekspektasi saat bermain,” ucapnya.

ASUS ROG Strix GL702, memiliki komponen prosesor yang sebenarnya adalah untuk desktop namun berhasil ditanamkan pada sebuah notebook. Hal ini akan memberikan kekuatan lebih pada notebook, memungkinkannya untuk bekerja berkali-kali lipat lebih kencang dari sebelumnya.
“ASUS menyematkan komponen prosesor AMD 8 core Ryzen 7 1700 Processor, yang memiliki kecepatan hingga 3,7GHz dengan jumlah cache memori hingga 16MB,” ucap Galip. “Seperti diketahui, pada umumnya jumlah core pada sebuah prosesor untuk notebook adalah 4 buah inti saja,” ucap Galip.

Dengan berhasilkan meningkatkan jumlah core prosesor sebanyak itu, Galip menjelaskan, jumlah beban kerja yang diterima menjadi lebih mudah untuk dibagi-bagi pada tiap-tiap inti prosesor, sehingga secara otomatis meningkatkan kinerjanya. Kinerja prosesor yang kencang tersebut juga akan diimbangi RAM sebesar 8GB berteknologi DDR4, sehingga menjamin pengguna akan mendapatkan kemampuan notebook yang maksimal saat bermultitasking serta meniadakan bottleneck.

ASUS ROG Strix GL702, Galip melanjutkan, juga telah memiliki sistem operasi Windows 10 secara bawaan. Hal ini selain akan lebih memudahkan pengguna, juga memberikan rasa aman dan kenyamanan lebih karena Anda bisa terus menerima update secara berkala sehingga membuat perangkat menjadi lebih secure.

Wujudkan Performa Terbaik untuk Gamer
ASUS ROG Strix GL702 memiliki komponen pendukung lain yang akan memberikan performa terbaik untuk para gamer. Antara lain, bentang layar seluas 17,3 inci (FreeSync) beresolusi Full HD (1920×1080) dengan tingkat refresh rate 60Hz.

Layar tersebut juga mempunyai teknologi WideView display sehingga bisa tetapi dilihat meski dari sudut pandang 170 derajat. Adapula anti-glare di dalamnya sehingga layar tidak akan memantulkan bayangan ketika terkena cahaya.

Demi menjamin kemulusan saat membuka-tutup aplikasi, ASUS memberikan dua buah storage yang terdiri dari SSD dan HDD yakni M.2 SSD berukuran 265GB dan hardisk 1 TB. Sedangkan sistem olah grafisnya diperkuat oleh AMD Radeon RX580.

Sementara dukungan port konektivitas, disediakan berbagai macam port penting antara lain, 3 buah USB 3.0, 1 buah USD type C (gen 2), HDMI, mini display port, RJ45 LAN 45, dan audio jack. Untuk baterainya ditanamkan 4 buah cell baterai Li-ion.
Di Indonesia perangkat ini dibanderol Rp22,9 juta. Pengguna pun akan mendapatkan headset ROG Strix secara gratis senilai Rp1 juta rupiah.

 

 

Main Spec. ASUS ROG Strix GL702
CPU AMD 8-Core RYZEN 7 1700 Processor, 3.0 GHz (16M Cache, up to 3.7 GHz)
Operating System Windows 10 Home
Memory 8GB DDR4
Storage SATA 1TB 5400RPM 2.5′ HDD

SATA3 256G M.2 SSD”

Display 17.3’//Ultra Slim 300nits//FHD 1920×1080 16:9//Anti-Glare//NTSC:72% 3D//Wide View//60Hz
Graphics AMD Radeon RX580
Input/Output 1x Microphone-in/Headphone-out jack, 3x USB 3.0 ports, 1x USB-C Gen 1 (up to 5 Gbps), 1x HDMI, 1x SD card reader, Volume up/down
Camera HD Web Camera
Connectivity Integrated 802.11a/b/g/n/ac (WIDI Support), Bluetooth V4.1
Audio Built-in Stereo 1.6 W Speakers And Digital Array Microphone

ASUS SonicMaster Technology with Harman/Kardon

Battery 4 Cells 76 Whrs Li-ion Battery
Price Rp22.9000.000
Warranty 2 tahun garansi global

 

###

 

Tentang ASUS

Di Indonesia, di kuartal empat 2016, IDC melaporkan bahwa di bisnis laptop, ASUS terus tumbuh meski telah menempati posisi pertama sejak akhir 2013, posisinya sangat kuat dengan pangsa pasar sebesar 51,7 persen. Di kuartal tersebut, selisihnya dengan produsen terbesar kedua mencapai sekitar 33 persen. Bahkan jika digabungkan dengan market share milik produsen terbesar ketiga dan keempat, penguasaan pasar ASUS di laptop consumer masih lebih besar.

ASUS mencatat tonggak sejarah baru di tahun ini. Hingga September 2017, GfK menyebutkan, pangsa pasar laptop consumer ASUS kembali meningkat hingga mencapai 41,9 persen. Pangsa pasar ASUS mencapai lebih dari 2 kali lipat dibanding produsen terbesar kedua. ASUS juga meraih TOP Brand Award untuk kategori bisnis laptop di 2017. Di industri smartphone, menurut data IDC Q2 2017, ASUS meraih posisi empat besar.

ASUS juga merupakan Top 2 produsen laptop konsumen dunia dan penghasil motherboard terbaik. ASUS mendesain dan memproduksi berbagai jenis produk IT untuk memenuhi segala kebutuhan sehari-hari, mulai dari laptop, tablet, PC desktop, server, perangkat jaringan, dan smartphone. Dimotivasi oleh komitmen pada inovasi, ASUS juga mengembangkan teknologi dari Personal Computing, Mobile Computing dan kini fokus pula pada IoT serta Robotics Computing.

Saat ini ASUS memiliki lebih dari 17.000 orang karyawan di seluruh dunia, di mana 5.500 orang di antaranya adalah insinyur di tim R&D (riset dan pengembangan) berkelas dunia. Di tahun 2016 lalu, ASUS juga berhasil mendapatkan revenue sebesar 13.3 milar dolar AS. Sebagai bukti dari komitmen terhadap inovasi, desain dan kualitas, ASUS telah memenangkan 4.385 penghargaan dari organisasi teknologi terpandang dan media IT sedunia di tahun 2016, dan telah meraih lebih dari 721 penghargaan untuk seri Zenfone sejak tahun 2014.

ASUS juga terus memimpin pasar dan menjadi brand laptop no.1 di Asia Tenggara. Dari data IDC kuartal keempat 2016, ASUS meraih market share tertinggi untuk Asia Tenggara (Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, Vietnam dan Filipina) dengan market share sebesar 26,3%.

 

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>