Published On: Wed, Sep 7th, 2016

ASUS Gelar Zenvolution di Indonesia

ASUS ZenvolutionNusa Dua (7 September 2016) – Jerry Shen, Chief Executive Officer ASUS hari ini memperkenalkan seluruh rangkaian produk mutakhir ASUS dalam event yang bertajuk Zenvolution. Pada ajang terbesar di Indonesia tahun ini tersebut, produk-produk ultrabook generasi ketiga, notebook 2-in-1 terbrau dan juga smartphone mutakhir yang sangat ditunggu-tunggu kehadirannya diungkapkan sekaligus pada khalayak.

“Seri ZenFone 3 telah menjadi sensasi global saat diperlihatkan pertamakali pada publik di ajang Computex 2016,” sebut Jerry Shen, Chief Executive Officer ASUS. “ZenBook 3 merupakan notebook premium dan prestisius, dengan body ultra tipis yakni 11,9mm namun dengan prosesor Intel Core i7. Adapun Transformer 3 Pro didesain untuk mengubah definisi komputer 2-in-1 dengan mobilitas tertinggi, ekspansi yang luas, serta kemudahan input,” sebutnya.

Lini smartphone ASUS ZenFone 3 terdiri dari ZenFone 3 Deluxe, ZenFone 3 Ultra, ZenFone 3, ZenFone 3 Max dan ZenFone 3 Laser. Versi ultimate dari ZenFone 3, yakni Deluxe, merupakan wujud ekspresi ASUS terhadap teknologi smartphone, yakni dengan desain metal serta invisible antenna yang mengombinasikan estetika premum dan performa luar biasa.

ZenFone 3 Ultra, smartphone untuk pecinta multimedia, dilengkapi dengan image processing sekelas televisi defisini tinggi. Varian ZenFone 3 merupakan smartphone sehari-hari uang didesain dengan sudut melengkung, diperkuat lapisan antigores Corning Gorilla Glass serta sudut berkontur 2.5D.

ZenFone 3 Laser merupakan smartphone dengan kamera 13MP yang diperkuat sensor Sony IMX214 serta fitur color correction dengan laser auto focus ultra cepat mencapai 0,03 detik. Smartphone ini cocok untuk pecinta fotografi. Adapun ZenFone Max memiliki baterai berkapasitas besar yakni 4130mAh yang juga dapat difungsikan sebagai powerbank.

Sebagai notebook premium dan mewah, ZenBook 3 menawarkan performa tertinggi untuk sebuah ultrabook. Dengan ketebalan hanya 11,9 milimeter, ia sudah diperkuat oleh prosesor kelas atas yakni Intel Core i7 generasi terbaru.

Transformer 3 Pro adalah komputer mobile paling serba guna saat ini, sementara Transformer 3 memberikan definisi baru untuk sebuah perangkat 2-in-1. Keduanya diperkuat oleh kemampuan ekspansi yang luas dengan berabgai aksesoris yang disediakan. Antara lain adalah ASUS Universal Dock, ASUS AudioPod, ROG Station 2 yang VR/4K UHD ready serta ASUS Pen.

Harry K. Nugraha, Country Manager Intel Indonesia bergabung bersama Jerry Shen untuk merayakan kolaborasi inovasi jangka panjang antara ASUS dan Intel. “Selama hampir tiga puluh tahun, Intel dan ASUS telah berkolaborasi menghadirkan PC yang luar biasa inovatif dan perangkat lainnya ke pasar. Dengan gembira, kami melanjutkan kolaborasi itu pada ZenBook dan keluarga Transformer 3 terbaru, termasuk yang menggunakan prosesor Intel Core generasi ke-7.”

“Didesain untuk konektivitas internet yang luar biasa, prosesor terbaru kami mematok standar yang tinggi untuk pengalaman yang kaya, responsivitas dan performa luar biasa, serta hiburan ultra HD 4K yang sebenarnya dalam perangkat-perangkat mengagumkan untuk digunakan di rumah, di kantor, ataupun di perjalanan. Kami siap bekerjasama dengan ASUS untuk menghadirkan lebih banyak inovasi PC ke pasar,” sebut Nugraha.

ASUS ZenFone 3 Deluxe – Pertama di Dunia dengan Full-Metal dan Invisible Antenna Design
ZenFone 3 Deluxe menggunakan chassis unibody aluminim-alloy yang sangat tipis dan merupakan smartphone unibody berbahan metal pertama di dunia dengan invisible-antenna design untuk penangkapan sinyal terbaik. Desain ini mampu sedemikian rupa mengintegrasikan antena sehingga menghilangkan garis dan jeda yang mengurangi keindahan body metalnya.

ASUS ZenFone 3 Deluxe menggunakan komponen berspesifikasi tertinggi dan merupakan wujud terbaik dari ASUS ZenFone yang pernah ada. Tim insinyur kelas dunia ASUS berupaya keras mengejar kesempurnaan desain dan kemampuan teknis untuk mencapai titik puncak baru untuk lini ZenFone.

ASUS ZenFone 3 Deluxe merupakan smartphone pertama di dunia yang telah menggunakan prosesor octa-core terbaik saat ini yakni Qualcomm Snapdragon 821. Dengan kecepatan 2,4GHz, prosesor kelas berbasis arsitektur Kryo ini merupakan prosesor smartphone 14 nanometer yang paling bertenaga.

Dikombinasikan dengan GPU sekelas PC desktop yakni Adreno 530 yang berjalan pada kecepatan 624MHz, smartphone ini juga punya RAM ekstra lega, sebesar 6GB. Dari sisi konektivitas, sebuah chip X12 4G LTE modem Category 12 yang juga mendukung three-carrier aggregation (3CA) yang menawarkan kecepatan hingga 600Mbps.

ZenFone 3 Deluxe disertai RAM sebesar 6GB, jauh lebih besar dibandingkan dengan RAM smartphone rata-rata saat ini. RAM sebesar itu membuatnya mampu membuka dan berpindah antar aplikasi dengan lebih pesat, menjalankan game Android terberat sekalipun dengan mulus, dan membuat sejumlah aplikasi bisa tetap berjalan di background tanpa hambatan.

RAM sebear itu dilengkapi oleh media penyimpanan internal yang sangat cepat berbasis UFS 2.0 sebesar 256GB. Sebagai gambaran, media penyimpanan berbasis UFS 2.0 menawarkan kecepatan tiga kali lebih cepat dibandingkan dengan jenis memori eMMC 5.1 yang umum digunakan pada smartphone masa kini.

Adapun kapasitas sebesar 256GB membuat smartphone ini menjadi smartphone dengan penyimpanan internal paling besar, bahkan bisa jadi lebih besar dibandingkan dengan penyimpanan internal notebook. Pengguna bisa menyimpan sangat banyak konten berkualitas tinggi misalnya 30 film FullHD atau sekitar 100 ribu foto dengan resolusi 23MP. Jika tidak cukup, pengguna juga bisa memperluas penyimpanan lewat slot Micro SD jika ia tidak menggunakan dua buah SIM card. Untuk kapasitasnya, slot tersebut mampu menampung hingga 2TB.

ASUS ZenFone 3. Lincah, Indah, Cerah
Seri ZenFone 3 hadir dengan desain terbaru yang menggunakan material premium, teknik konstruksi baru dan detail desain yang jenius. ZenFone 3 punya bezel yang sangat tipis untuk mengoptimalkan screen-to-body ratio, sehingga membuatnya sebagai salah satu smartphone tertipis dan paling kompak untuk ukurannya.

Sisi depan dan belakang ZenFone 3 dibalut lapisan kaca yang sangat indah namun kuat. Panel kaca tersebut juga mendukung kontur sudut 2.5D yang merekat dengan mulus pada metal frame untuk menghadirkan daya genggam yang lebih baik. Sensor sidik jari pada body ZenFone 3 memungkinkan perangkat bisa dibuka dengan lebih cepat. Fitur ini juga sekaligus berfungsi sebagai otentifikasi biometrik.

Mendukung pengguna agar dapat mengambil foto-foto yang jauh lebih indah namun dengan cara lebih mudah merupakan salah satu faktor pendorong utama bagaimana ZenFone 3 didesain. Kamera ASUS PixelMaster 3.0 yang disediakan kini dilengkapi sejumlah fitur untuk membantu pengguna mendapatkan fokus lebih cepat di berbagai kondisi, mengambil gambar lebih baik, lebih jernih, dan akurasi warna yang lebih tinggi

Untuk mengoptimalkan pengambilan gambar, ASUS ZenFone 3 menggunakan sistem TriTech auto-focus yang mengombinasikan software eksklusif dengan tiga teknik fokus independen. Ketiganya adalah pendeteksi kontras untuk continuous focus, laser auto-focus generasi kedua dengan jarak fokus hingga 1,5 meter, dan juga phase-detection.

Jika dikombinasikan, ketiga teknologi fokus ini akan menghadirkan auto-fokus sangat cepat, mencapai 0,03 detik dalam kondisi apapun. Sistem mutakhir TriTech auto-focus juga memungkinkan pengguna mendapatkan auto-focus continuous pada objek yang bergerak.

Seluruh varian ZenFone 3 punya display layar sentuh resolusi full HD 1920 x 1080 yang membuatnya menjadi ideal untuk menyaksikan film ataupun konten multimedia lainnya. Layar ini juga menggunakan display dengan Super IPS+ yang membuat konten dapat disimak dari berbagai sudut hingga 178 derajat. Selain itu, ia juga dilengkapi dengan tambahan LED backlight untuk meningkatkan keterbacaan, khususnya saat di luar ruangan.

Desain, bahan dan warna ZenFone 3 terinspirasi dari gagasan menyampurkan kesederhanaan yang menenangkan yang merupakan sifat dari Zen, dengan keindahan alam. Hasilnya, sebuah smartphone monolithic block yang rata, dengan sudut melengkung manis yang tidak jauh lebih besar dibanding display yang ditampung, dengan profil yang sangat tipis, yakni 7,7 milimeter.

Lebih lanjut, desain ZenFone 3 yang simpel, bersih dan tenang diberi aksen konstruksi kombinasi antara material aluminium dan kaca yang premium. Efeknya, secara keseluruhan, ZenFone memiliki penampilan yang indah, cerdas, yang jauh melampaui harganya yang terjangkau untuk semua.

ASUS ZenFone 3 Ultra, Hadirkan Multimedia Tanpa Batas
Seluruh aspek dari ZenFone 3 Ultra didesain untuk hiburan berbasis audio visual. Mulai dari layar FullHD 6,8 inci yang bening dan cerah, hingga ke dual-speaker SonicMaster 3.0 yang bertenaga. ZenFone 3 Ultra juga merupakan smartphone pertama di dunia yang menggunakan video processor 4K UHD sekelas TV dan juga yang pertama dengan DTS Headphone:X virtual 7.1-channel surround-sound,” ucapnya.

Layar FullHD IPS berukuran 6,8 inci milik ZenFone 3 Ultra menawarkan color gamut yang sangat luas, yakni 95% NTSC. Nilai ini 30% lebih baik dibandingkan color gamut yang umum ditawarkan pada smartphone biasa. Hasilnya, gambar dapat ditampilkan secara luar biasa untuk menghadirkan kenikmatan multimedia dan penggunaan sehari-hari.

Dengan ZenFone 3 Ultra, semua tampak tajam seperti nyata, memungkinkan pengguna menikmati game, film, dan konten multimedia lainnya secara memuaskan, bagaikan menyaksikan di layar TV. Ukuran layar yang luas juga membuat konten lain seperti dokumen, maps dan halaman web lebih mudah dibaca dan dinavigasi.

ZenFone 3 Ultra juga memiliki fitur eksklusif berupa teknologi video processing ASUS Tru2Life+ untuk mengoptimalkan tampilan gambar. Caranya, memanfaatkan kemampuan video processor sekelas 4K UHD TV, ia akan menganalisa setiap pixel dan mengoptimalkan kontras dan ketajamannya. Tru2Life+ juga memiliki teknologi pereduksi blur yang disebut Motion Estimation/Motion Compensation (MEMC) untuk membuat video lebih mulus.

Lebih lanjut, ZenFone 3 Ultra juga dapat dihubungkan dengan TV atau monitor via port USB Type-C. Ia dapat memberikan output video lewat adapter VGA atau HDMI pada resolusi FullHD pada framerate yang sangat mulus, yakni 60fps. ZenFone 3 Ultra juga merupakan salah satu smartphone pertama di dunia yang menawarkan video output DisplayPort via USB Type-C.

Yang unik dari ZenFone 3 Ultra, meskipun sudah mengunakan full metal unibody, ASUS telah menerapkan invisible antenna design dan ini merupakan yang pertama di dunia. Smartphone ini menggunakan bahan full metal frame dan back cover tanpa perlu ada garis-garis antenna di sisi manapun. Itulah yang dimaksud dengan invisible antenna.

Untuk mengoptimalkan pengalaman fotografi, ASUS telah mengupdate fitur kamera pada lini ZenFone 3, termasuk ZenFone 3 Ultra dengan PixelMaster Camera 3.0 yang didukung oleh komponen gahar di dalamnya. Ia menggunakan sensor Sony IMX318 yang beresolusi 23 megapiksel dengan f/2.0, 6-element Largan lens.

Kombinasi hardware kamera ini dapat memberikan kemampuan TriTech autofocus yang secara cerdas mengambil fokus dengan memilih antara kemampuan deteksi kontras atau deteksi perubahan gerak atau laser autofocus generasi ke-2. TriTech autofocus ini diklaim ASUS juga memiliki kemampuan secepat 0.03 detik untuk mendapatkan fokus. Selain itu juga tersedia fitur 4 axis optical image stabilization (OIS), 3 axis video EIS (Electric Image Stabilization) dan sensor koreksi warna.

Selain itu, kamera juga mampu mendukung perekaman video dengan resolusi 4K. Yang menarik, meski menggunakan mode video stabilization, resolusinya tetap berada di 4K. Pada smartphone lain, umumnya jika kita menggunakan video stabilization, maka resolusi video akan menurun, misal dari Full HD ke HD.

Pada PixelMaster Camera 3.0, ASUS juga membawa sejumlah pengembangan terhadap fitur-fitur kameranya. Mulai dari Fitur HDR yang di enhance dengan kemampuan HDR auto dan HDR Pro, mode manual yang dapat mengambil foto long exposure dengan kemampuan shutter speed sampai dengan 32 detik!

Super Resolution mode yang diklaim dapat menghasilkan foto setara 92 megapiksel, Children Mode yang berguna ketika kita hendak mengambil foto anak-anak atau bayi, di mana fitur ini berfungsi dengan mengeluarkan suara-suara yang dapat menarik perhatian anak-anak atau bayi sehingga dapat melihat kamera secara tepat. Suara-suara yang ada cukup bervariasi seperti, suara ayam, piano, terompet, kicauan burung dan lainnya.

ASUS ZenFone 3 Laser, Smartphone Kamera dengan Fokus Ultra Cepat
Varian yang hadir dengan dimensi layar 5,5 inci Full HD ini menggunakan kaca dengan sudut yang melengkung 2.5D agar lebih nyaman dalam genggaman. Ia diperkuat oleh prosesor bertenaga Qualcomm Snapdragon 430, RAM DDR3 berkapasitas 4GB dan juga internal storage lega, 32GB.

Sama seperti lini ZenFone 3 lainnya, ZenFone 3 Laser kini telah menggunakan desain terbaru yakni all-metal body yang canggih dan mewah. Kamera PixelMaster 3.0 dan laser auto focus generasi kedua yang disediakan juga kini jauh lebih cepat dan mampu menangkap gambar dengan sangat tajam.

Kamera PixelMaster 3.0 generasi terbaru mendongkrak kemampuan fotografi ZenFone 3 Laser menjadi jauh di atas rata-rata smartphone mutakhir. Menggunakan kamera dengan sensor Sony IMX 214 resolusi 13MP, lensa aperture yang lebar f/2.0 dan juga color-correction sensor, hasil tangkapan kamera ZenFone 3 Laser menjadi jauh lebih ciamik.

Demi mendapatkan kecepatan fokus yang ultra cepat, smartphone akan menembakkan sinar laser untuk mengukur jarak antara lensa dengan objek foto. Metode ini akan mendapatkan informasi jarak dengan secepat kilat, hingga dapat melakukan fokus dalam waktu 0,03 detik. Laser auto focus juga bahkan sanggup meningkatkan hasil fotografo close-up. Dengan demikian, setiap foto yang diambil akan tetap tajam, jelas, dan ditangkap secepat jari pengguna menekan tombol shutter.

Untuk merekam video, ASUS juga memberikan fitur 3-axis Electronic Image Stabilization (EIS) demi menghasilkan video yang bebas blur karena posisi tangan yang bergetar atau tidak stabil saat mengambil gambar. Video sendiri dapat direkam hingga resolusi Full HD 1080p pada kecepatan 30fps.

PixelMaster Camera juga dilengkapi berbagai modus pemotretan yang sangat lengkap dan cocok untuk setiap momen berharga. Sebagai contoh, modus backlight Super HDR memungkinkan pengguna mendapatkan foto yang jelas meski di balik cahaya yang menyilaukan. Sementara Super Resolution dapat mengambil beberapa gambar secara simultan untuk digabung ke dalam satu frame hingga menjadikannya sebuah foto dengan resolusi 52MP.

ZenFone 3 Laser menggunakan konstruksi aluminum-alloy yang modern dengan elemen desain yang menambah mewah penampilan sekaligus meningkatkan sisi ergonomis. Body yang diberi lapisan sandblasted aluminum serta sudut-sudutnya yang melengkung dan penggunaan layar sentuh kaca berkontur 2.5D membuatnya pas dalam genggaman.

Dengan layar lega berukuran 5,5 inci, resolusi Full HD dan dikelilingi oleh bezel tipis yang hanya 2,58 mm membuat smartphone berbasis Android 6.0 Marshmellow ini punya screen-to-body ratio tinggi, mencapai 77 persen. Artinya, ZenFone 3 merupakan salah satu smartphone 5,5 inci yang ukurannya paling kompak.

ASUS ZenFone 3 Max, Varian ZenFone 3 dengan Baterai Terbesar
Sesuai namanya dan juga melanjutkan lini produk ZenFone Max, model ini memiliki fitur baterai yang punya masa aktif panjang, yakni lithium-polymer berkapasitas 4130mAh. Dengan baterai tersebut, dari uji internal yang dilakukan, ASUS ZenFone 3 Max ZC520TL menawarkan waktu standby hingga 30 hari. Durasi talktime di jaringan 3G hingga 20 jam, 20 jam untuk browsing WiFi ataupun di jaringan 4G LTE, 87 jam untuk memutar musik non stop, atau 15 jam non stop untum memutar video.

ZenFone 3 Max mengadopsi konsep inti dari desain industrial, yakni menggabungkan estetika keindahan dengan build quality yang tinggi untuk menghasilkan pengalaman pengguna yang memuaskan.

Untuk itu, smartphone dengan sandblasted all aluminum-alloy body ini hadir dengan sisi melengkung dan diberi layar sentuh dengan kontur 2.5D glass agar terasa lebih alami saat disentuh. Dengan bobot hanya 148 gram dan ketebalan 0,85cm, ZenFone 3 sangat tipis untuk ukuran sebuah smartphone dengan kapasitas baterai ekstra besar.

Tiap aspek dari ZenFone 3 Max didesain dengan pertimbangan khusus. Mulai dari keseimbangan tampilan display, sampai ke akurasi penempatan baut-baut yang terpasang di dalamnya. ZenFone 3 Max menawarkan desain premium di setiap detail. Tiga pilihan warna yang tersedia, yakni Titanium Gray, Glacier Silver dan Sand Gold melengkapi keindahannya.

Untuk menambahkan kenyamanan penggunaan, ZenFone Max 3 dilengkapi sensor sidik jari yang ditempatkan dengan nyaman di belakang panel. Penempatan di posisi tersebut membuat pengguna dapat dengan mudah membuka kunci pengaman smartphone-nya dengan jari telunjuk atau empat jari lain yang berbeda, sesuai keinginan pengguna.

ZenFone 3 Max punya kapasitas baterai yang cukup besar sehingga ia masih bisa berfungsi sebagai powerbank untuk mengisi ulang perangkat lain. Menggunakan kabel USB on-the-go (OTG) yang disediakan, ASUS ZenFone 3 Max bisa mengisi ulang perangkat dalam dua modus yang bisa dipilih.

Moduse pertama, default mode, akan mengisi ulang gadget yang terhubung dengan arus output standar 0,5 ampere. Adapun jika melakukan pengisian ulang dengan modus kedua, yakni Rapid Reverse Charge, seluruh fungsi telepon akan dimatikan. Dengan demikian, ZenFone 3 Max akan mampu memasok daya bagi device lain hingga output 1,5 ampere.

Pengguna juga tidak perlu khawatir. Dengan modus ini, ZenFone 3 Max juga masih mampu memonitor level daya baterai dan tidak memperkenankan baterainya sendiri terkuras hingga di bawah 30 persen.

Kapasitas baterai tidak akan pernah cukup untuk pengguna. Untuk itu, ZenFone 3 Max yang diperkuat prosesor hemat energi berbasis ARM Cortex-A53 64-bit quad-core processor 1.44GHz
menyediakan teknologi penambah masa aktif baterai untuk memaksimalkan daya 4130mAh yang tersimpan dalam baterai high density lithium-polymer di dalamnya.

Ada 5 opsi penggunaan energi yang disediakan pada ZenFone 3 Max. Modus pertama adalah Performance. Di sini semua diset pada titik maksimum, sehingga cocok untuk bermain game ataupun menonton video. Di modus Normal, sistem akan mengatur kecepatan CPU dan kecerahan layar secara cermat untuk menghemat baterai.

Berikutnya, ada power saving. Di sini mobile data dan WiFi otomatis dimatikan saat smartphone sedang tidak dipakai dan akan kembali tersambung saat smartphone diaktifkan. Pada modus Super Saving, seluruh fungsi dimatikan kecuali telepon, SMS dan alarm. Dari pengujian, saat baterai tinggal 10%, smartphone masih sanggup standby hingga 36 jam.

Terakhir ada modus Customized. Pengguna bisa mengubah opsi-opsi yang ada sehingga masa aktif baterai smartphone-nya lebih sesuai dengan kebutuhan. Dengan kata lain, kombinasi baterai bertenaga, prosesor kencang namun hemat energi dan fitur manajemen daya yang lengkap, ZenFone 3 Max merupakan smartphone dengan masa aktif baterai paling unggul.

ASUS ZenBook 3 UX390UA, Notebook Prestisius dengan Performa Terbaik
Dengan desain dan teknologi masterpiece, ultrabook 910 gram dengan ketebalan hanya 1,19cm ini merupakan notebook berbasis Windows 10 Home paling tipis dan stylish yang pernah dibuat. Namun demikian, ia diperkuat oleh sejumlah komponen bertenaga. Dengan demikian, pengguna tidak lagi perlu memilih antara kinerja ataupun gaya.

Didesain dari awal untuk mengakomodasi tuntutan spesifikasi yang mumpuni, ultrabook premium tersebut menggunakan body aluminium alloy 6013 standar aerospace yang umum digunakan pada struktur primer pesawat terbang. Materialnya 50% lebih kuat dibanding material yang umum digunakan pada notebook. Body ZenBook 3 UX390 yang tampak lembut ini sebenarnya sangat kuat.

ASUS juga mengubah makna dari notebook thin and light dengan membuat standar baru yakni ketebalan hanya 1,19cm dan bobot 910 gram. Notebook yang tetap memegang konsep concentric spun-metal finish di bagian lid-nya ini juga punya dimensi yang lebih ringkas dari kertas A4.

Hadir dalam tiga pilihan warna elegan, Rose Gold, Quartz Grey dan Royal Blue, ketiganya memiliki golden metallic edge di sekeliling lid yang dibuat dalam 2 tahap anodizing untuk memastikan daya tahannya. Untuk pengetikan yang lebih nyaman, ZenBook 3 UX390UA menggunakan illuminated full size keyboard dengan travel distance 0,8mm. Jauh lebih nyaman dibanding notebook ultra tipis kompetitor yang hanya 0,4mm.

Meski punya chassis yang ultra tipis dan ultra ringan, ZenBook 3 punya komponen yang biasa ditemui di nontebook berukuran lebih besar. Beberapa komponen bertenaga tersebut di antaranya adalah prosesor Intel Core i7 generasi ke-7, memori LPDDR3 2133MHz hingga 16GB, SSD PCIe Gen 3 x4 berkapasitas 512GB. Selain itu tersedia pula port USB Type-C untuk konektivitas masa depan.

Seluruh komponen tersebut dapat dimasukkan ke dalam chassis yang tipis karena ASUS telah mengubah sistem pendinginan internal yang terpasang di dalamnya. Secara total, sistem pendinginannya hanya memiliki ketebalan 3 milimeter, dengan sirip-sirip kipasnya hanya setebal 0,3 milimeter.

Agar lebih bertenaga, material pendinginan dibuat dengan bahan yang disebut liquid-crystal-polymer. Sistem pendinginan juga memiliki heatpipe yang dindingnya setebal 0,1 milimeter namun mampu mengarahkan udara hangat ke arah ventilasi tersembunyi yang berada di balik engsel. Dengan demikian, notebook dapat bekerja dengan efisien dan sejuk meski saat full load.

ASUS ZenBook 3 UX390 memiliki layar 12,5 inci dengan resolusi FullHD dan diberi lapisan Corning Gorilla Glass 4 dari ujung ke ujung. Layar tersebut dibingkai dengan bezel yang juga tipis, hanya 7,6 milimeter sehingga membuat ZenBook 3 punya rasio screen-to-body yang sangat besar, yakni mencapai 82 persen.

ASUS Transformer 3 Pro, PC 2-in-1 Serba Bisa
Transformer 3 Pro bisa berfungsi sebagai tablet mumpuni dengan stylus ASUS pen yang menawarkan akurasi dan kontrol yang mulus. Dengan dipasangi Transformer Cover Keyboard yang tipis, notebook berbasis Windows 10 Home ini bisa berfungsi sebagai notebook. Bisa juga sebagai PC desktop dengan menghubungkannya dengan “Universal Dock” sehingga ia punya port tambahan untuk memasang monitor dan keyboard.

Diposisikan sebagai PC paling serba bisa di dunia, Transformer 3 Pro merupakan PC 2-in-1 pertama yang mampu berfungsi penuh sebagai tablet, notebook, music station, bahkan sampai perangkat gaming kinerja tinggi. Semua bisa dimungkinkan dengan menghubungkan berbagai aksesoris ke Transformer 3 Pro.

Yang paling menarik, Transformer 3 Pro bisa disambungkan dengan ROG XG Station 2 yang akan berfungsi sebagai docking station bertenaga. ROG XG Station 2 ini punya kartu grafis yang bisa dimanfaatkan oleh Transformer 3 Pro untuk mengolah grafis kompleks secara instan.

Didesain sebagai PC 2-in-1 bertenaga, Transformer 3 Pro menggunakan konstruksi metal premium dan punya layar 12,6 inci dengan resolusi 3K atau 2880 x 1920 piksel. Resolusi tersebut membuatnya menjadi salah satu perangkat dengan densitas piksel tertinggi di kelasnya dengan 275ppi.

Yang menarik, di belakang unit utamanya, terdapat cover yang bisa berfungsi sebagai dudukan dengan engsel mulus yang dapat digeser hingga 155 derajat. Unitnya sendiri hadir dalam dua pilihan warna yakni Icicle Gold dan Titanium Grey. Adapun cover keyboard-nya punya pilihan warna Stone, Amber, Taupe, dan Charcoal.

Transformer 3, Mobile PC Sebenarnya
Serupa dengan Transformer 3 Pro, Transformer 3 juga punya layar sentuh dengan resolusi 3K. Ia juga punya port USB type-C serta Thunderbolt 3 yang memungkinkannya disambungkan dengan mesin grafis bertenaga yakni ROG XG Station 2. Bedanya, jika Transformer 3 Pro ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan performa komputasi tinggi, Transformer 3 ditujukan bagi pengguna yang ingin memiliki perangkat untuk bekerja dan juga bermain di perjalanan.

Dengan alasan tersebut, ASUS memasangkan prosesor yang berbeda dengan Transformer 3 Pro. Pada Transformer 3, prosesor yang digunakan adalah prosesor Intel Kaby Lake low voltage yang menawarkan masa aktif baterai maksimal. Unit utamanya yang tipis dan ringan punya sleeve keyboard yang juga bisa digunakan untuk menopang produk dan menjadikannya sebagai perangkat multimedia audio luar biasa dengan quad speaker system.

Quad speaker system ini sendiri sangat jarang ditemukan pada perangkat mobile, apalagi sebuah perangkat 2-in-1 yang tipis. Speaker yang tersedia pada Transformer 3 dilengkapi voice coil terbesar di keasnya. Dan dipadankan dengan teknologi amplifier mutakhir, ia mampu menghadirkan suara yang kencang, bertenaga dan dalam.

Speaker yang ada juga mampu dengan cerdas mendeteksi orientasi dari tablet lalu mengatur agar suara bass selalu dikeluarkan dari dua speaker yang tersedia di bawah. Adapun suara dengan frekuensi tinggi dapat dialirkan agar kelular melalui dua unit speaker yang tersedia di bagian atas tablet.

Mendukung aktivitas mobile penggunanya, Transformer 3 dilengkapi baik kamera depan dan juga kamera belakang. Untuk kamera belakang, dia punya kamera dengan resolusi 13MP, sementara kamera depannya punya resolusi 5MP. Resolusi kamera ini jauh di atas rata-rata resolusi kamera untuk notebook.

Adapun untuk pengamanan saat di perjalanan, perangkat dengan sistem operasi Windows 10 ini dilengkapi fingerprint scanner di bagian kiri atas layar. Dengan satu sentuhan, pengguna bisa membuka kunci Transformer 3 dalam hitungan satu detik tanpa perlu mengetikkan password.

Tentang ASUS
ASUS adalah Top 2 produsen notebook konsumen dunia dan penghasil motherboard terbaik di dunia. ASUS mendesain dan memproduksi berbagai jenis produk IT untuk memenuhi segala kebutuhan sehari-hari, mulai dari notebook, tablet, PC desktop, server, perangkat jaringan, dan smartphone.

Dimotivasi oleh inovasi dan berkomitmen pada kualitas, ASUS berhasil memenangkan 4.368 penghargaan di tahun 2015. Saat ini ASUS memiliki lebih dari 16.000 orang karyawan di seluruh dunia, dimana 5.200 orang di antaranya adalah insinyur di tim R&D (riset dan pengembangan) berkelas dunia. ASUS sangat fokus untuk menyediakan produk berkualitas dengan desain yang menarik.

Di Indonesia, pada semester pertama 2016, IDC melaporkan bahwa di bisnis Notebook di Indonesia, ASUS terus tumbuh pesat meski telah menempati posisi pertama sejak akhir tahun 2013 lalu, dan kini menguasai 37,32 persen pasar. Selisihnya dengan produsen terbesar kedua di Indonesia telah mencapai 12,66 persen. Di Industri notebook kelas performa berbasis Nvidia GTX, pangsa pasar ASUS tercatat mencapai 72 persen.

Di industri Smartphone, menurut data GfK hingga kuartal pertama 2016, ASUS meraih posisi sebagai TOP 2 brand di Indonesia dengan 10,4 persen pasar. Sedangkan di bisnis Desktop PC, ASUS berada di posisi ketiga dengan market share 18,23% berdasarkan data IDC kuartal pertama 2016.

ASUS juga mendapatkan TOP Brand Award untuk kategori bisnis notebook di tahun 2016 dan juga WOW Brand Award di tahun 2015 untuk kategori bisnis Smartphone.

Kontak ASUS Indonesia
http://id.asus.com