Published On: Fri, Dec 18th, 2015

Bank Mandiri Terus Bertransformasi Menuju Bank Terbaik

logo_mandiriJakarta, 18 Desember 2015 – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Mandiri memutuskan untuk mengangkat Wimboh Santoso sebagai Komisaris Utama, menggantikan Darmin Nasution yang sebelumnya mendapat penugasan baru sebagai Menteri Koordinator Perekonomian.

Saat ini, susunan komisaris perseroan menjadi sebagai berikut, Wimboh Santoso (Komisaris Utama), Imam Apriyanto Putro (Wakil Komisaris Utama), Abdul Aziz (Komisaris Independen), Aviliani (Komisaris Independen), Askolani (Komisaris), Suwhono (Komisaris), Goei Siauw Hong (Komisaris Independen) dan Bangun Sarwito Kusmuljono (Komisaris Independen).

“Bank Mandiri telah memiliki sistem pengelolaan organisasi yang baik, sehingga kami meyakini pergantian ini tetap dapat menjaga konsistensi pertumbuhan bisnis Bank Mandiri. Ke depan, kami akan terus bertransformasi agar dapat menjadi sahabat bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhan layanan keuangan,” kata Direktur Utama Bank Mandiri Budi G. Sadikin usai RUPSLB di Plaza Mandiri Jakarta, Jumat (18/12).

Selain itu, lanjut Budi, melalui kepengurusan baru, Bank Mandiri juga siap untuk terus tumbuh berkelanjutan memberikan nilai yang terbaik kepada seluruh stakeholders, serta lebih siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean.

Komitmen untuk tumbuh berkelanjutan itu direalisasikan dengan peningkatan fungsi intermediasi. Hingga akhir September 2015, Bank Mandiri mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp560,6 triliun, tumbuh 10,7% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Bank Mandiri juga dapat mencatatkan pertumbuhan bisnis ditengah kondisi makro ekonomi yang masih mengalami fluktuasi. Kondisi ini ditunjukkan dengan laba operasional yang mengalami pertumbuhan 21,19%, dari Rp22,5 triliun menjadi Rp27,3 triliun pada triwulan III/2015.

“Konsistensi dalam disiplin menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkualitas, menjadi salah satu upaya kami dalam mengembangkan bisnis agar mampu menumbuhkan optimisme baru terhadap perekonomian Indonesia,” ujar Budi G. Sadikin.

Kepercayaan masyarakat kepada Bank Mandiri juga semakin tinggi. Hal itu ditunjukkan dengan naiknya penghimpunan dana pihak ketiga menjadi Rp654,6 triliun pada September 2015 dari Rp590,9 triliun di bulan September 2014. Dari jumlah tersebut, total dana murah yang berhasil dikumpulkan Bank Mandiri mencapai Rp415,9 triliun atau tumbuh 15,0% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Sebagai upaya untuk meningkatkan pengumpulan dana masyarakat melalui peningkatan kenyamanan bertransaksi, Bank Mandiri terus mengembangkan jaringan kantor cabang, elektronik channel, maupun jaringan layanan lainnya. Bank Mandiri pun terus berupaya untuk memberikan produk atau jasa yang inovatif dalam bertransaksi.

 

sumber: Bank Mandiri