Published On: Tue, Jun 16th, 2015

BPAM dan Commonwealth Bank Kerjasama dalam Batavia Dana Saham

Share This
Tags

bpam commonwealthJakarta, 16 Juni 2015 – PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) bersama Commonwealth Bank Indonesia hari ini umumkan kemitraan dalam memasarkan dan mendistribusikan produk reksa dana BATAVIA DANA SAHAM (BDS). Penambahan varian produk ini memperkokoh kemitraan srategis yang telah dibangun kedua entitas ini semenjak tahun 2008.

BDS merupakan reksa dana berbasis saham dengan fokus portofolio investasi pada  saham perusahaan berkapitalisasi pasar besar yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Produk ini pertama kali diluncurkan pada bulan Desember 1996 dan merupakan salah satu reksa dana saham yang mempunyai rekam jejak kinerja yang paling panjang di Indonesia. Kinerja BPAM dalam mengelola dana investasi BDS telah terbukti melalui penghargaan Investor Award yang diraih pada tahun 2011 dan 2012 untuk reksa dana saham terbaik kategori kinerja 5 dan 7 tahun.

Lilis Setiadi Presiden Direktur BPAM menjelaskan, “Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Commonwealth Bank Indonesia, yang merupakan salah satu bank agen penjual teraktif dan terlengkap untuk penjualan reksa dana. Kehadiran BDS di cabang-cabang Commonwealth Bank dengan keunggulannya berupa rekam jejak kinerja BDS yang baik dan sudah teruji lebih dari 18 tahun, tentunya akan semakin melengkapi pilihan produk bagi para nasabah.”

Perluasan jaringan pemasaran BDS saat ini dirasa sangat tepat, mengingat semakin meningkatnya kesadaran dan kebutuhan para nasabah terhadap investasi, khususnya di produk reksa dana saham. Berdasarkan data OJK, reksa dana saham merupakan jenis reksa dana yang paling digemari, baik dari perorangan maupun institusi, hal ini tercermin dari total dana kelolaan industri reksa dana per Mei 2015 sebesar Rp. 254 triliun, pangsa pasar reksa dana saham merupakan yang terbesar yakni sekitar Rp. 104 triliun (41%). Walaupun sepanjang tahun 2015 ini kinerja IHSG masih berfluktuasi, namun secara jangka menengah panjang IHSG masih dalam tren positif sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia kedepan.

Tony Costa Presiden Direktur Commonwealth Bank Indonesia mengatakan, ”Kami menyambut baik perluasan kemitraan strategis bersama BPAM, sebagai salah satu pelopor perusahaan manajemen aset swasta terbesar di Indonesia. Sudah menjadi komitmen Commonwealth Bank untuk terus menyediakan ragam produk dan layanan terbaik bagi nasabah kami. Produk Batavia Dana Saham sendiri merupakan produk reksa dana saham yang telah menunjukkan kinerja yang baik dari tahun ke tahun.” Tony menambahkan, ”Hal ini merupakan jawaban kami atas kebutuhan nasabah untuk memperluas pilihan produk investasi yang memberikan manfaat yang kompetitif.”

*selesai*

 

Tentang Batavia Prosperindo Aset Manajemen

Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM), didirikan sejak Januari 1996, merupakan salah satu pelopor perusahaan manajer investasi di Indonesia. Batavia menyediakan produk yang bervariasi yang ditunjang dengan portofolio serta performa berkualitas yang terdiri dari reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, reksa dana saham, reksa dana terproteksi, reksa dana penyertaan terbatas, serta kontrak pengelolaan dana bilateral. Batavia memberikan pelayanan yang berkualitas kepada kliennya yang terdiri dari Perbankan, Dana Pensiun, Perusahaan Asuransi dan Nasabah Perorangan.

Batavia Prosperindo Aset Manajemen terdaftar dan memiliki izin sebagai Manajer Investasi dari Bapepam – LK pada tahun 1996; No: KEP-03/PM/MI/1996.

Dalam menjalankan usahanya, BPAM mengedepankan Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) yang baik sebagai bentuk tanggung jawab kepada para stakeholdernya, dalam hal ini para investor. Hal ini telah diwujudkan dengan telah diterimanya Sertifikat ISO dari SGS sejak Desember 2007, diperbaharui dengan ISO 9001:2008 pada Desember 2010 dalam hal Manajemen Mutu pada bidang Penjualan & Pemasaran; Kepatuhan & Manajemen Risiko; Operasional Investasi; Manajemen Portofolio, serta Pengembangan Produk.

Per Mei 2015 total dana yang dikelola oleh BPAM adalah sebesar Rp 19.9 triliun yang berasal dari berbagai jenis tipe reksa dana.