Published On: Fri, Mar 17th, 2017

Bruce Davie Ditunjuk Sebagai Vice President and Chief Technology Officer untuk VMware Kawasan Asia Pasifik dan Jepang

Share This
Tags

Bruce Davie Chief Technology Officer VMware Asia Pacific and Japan (002)...SINGAPORE – March 16, 2017 – VMware, Inc. (NYSE: VMW), pemimpin global di kancah infrastruktur cloud dan business mobility, hari ini mengumukan penunjukan Bruce Davie untuk kiprahnya yang baru sebagai vice president and chief technology officer (CTO) di lingkup bisnis VMware untuk kawasan Asia Pacific and Japan (APJ), efektif segera. Sebagai CTO, Davie akan memegang tampuk kepemimpinan bagi mereka yang berkiprah di divisi-divisi teknis VMware APJ, yakni system engineers, technical account managers serta professional services organization, dan akan fokus pada terlaksananya strategi jangka panjang yang tertuju kepada pelanggan, inovasi teknis, serta kualitas produk.

 

“Sebagai wujud nyata atas komitmen kami kepada pelanggan di Asia Pasifik dalam rangka mendukung terselenggaranya transformasi digital dalam bisnis mereka dengan sukses bersama VMware Cross-Cloud Architecture™ dan layanan mobility yang kami hadirkan, penunjukan Bruce menjadi penegasan sekaligus makin memperkokoh kepiawaian kami dalam mewujudkan inovasi bagi pelanggan,” tutur Duncan Hewett, senior vice president and general manager, VMware APJ. “Kesuksesannya dalam mengelola tim networking global dan mengawal pengembangan solusi-solusi yang paling berdampak milik kami, kami yakin Bruce akan membawa pengalamannya yang kaya sebagai pemimpin, inovator, sekaligus sebagai teknologis ke komunitas engineering di kepemimpinannya yang baru di kancah regional.”

 

Davie mengantongi pengalaman yang panjang di bidang kepemimpinan serta keahlian di bidang teknis di kancah internasional selama lebih dari 25 tahun. Ia bergabung dalam jajaran kepemimpinan di VMware APJ, beranjak dari kiprahnya di kantor pusat VMware global, di mana terakhir ia menjabat posisi sebagai CTO of networking and a principal engineer di Networking and Security Business Unit. Davie mulanya bergabung di VMware melalui proses akuisisi Nicira oleh perusahaan pada tahun 2012, di mana ia pada waktu itu menjabat posisi sebagai arsitek senior.

 

Sebelumnya, ia juga lama berkiprah sebagai Cisco Fellow dan bertugas mendorong terciptanya inovasi-inovasi di kancah networking, serta menjabat sebagai kepala di ACM SIGCOMM, yakni sebuah asosiasi riset di bidang computer networking terkemuka. Davie memperoleh gelar PhD di bidang ilmu komputer dari University of Edinburgh pada tahun 1988 dan sekaligus menyandang predikat sebagai ACM Fellow.

 

“Kawasan APJ memiliki riwayat yang istimewa sebagai kawasan yang memiliki tingkat pengadopsian teknologi baru yang pesat dan tentu saja ini merupakan saat yang tepat di tengah meriahnya perubahan-perubahan di bidang teknologi. Saya sangat antusias dengan prospek yang begitu luas yang dapat dimanfaatkan dari penyatuan level-level strategis dengan setiap kebutuhan para pelanggan kami di regional yang saat ini tengah giat menyelami sekaligus dituntut untuk dapat mengatasi setiap tantangan yang muncul akibat disrupsi teknologi yang terjadi,” tutur Davie. “Strategi yang dirancang oleh VMware menggema bersama para pelanggan kami di seluruh dunia dan saya menanti untuk dapat segera berkiprah bersama tampuk kepemimpinan beserta tim engineering agar dapat segera menciptakan inovasi-inovasi baru lebih jauh lagi, sekaligus makin memperkokoh kepemimpinan kami di industri di kawasan regional ini.”

 

***

 

Mengenai VMware

VMware, pemimpin global di kancah infrastruktru cloud dan business mobility, mendukung pelanggan dalam mempercepat terwujudnya transformasi digital di lingkungan mereka. VMware mendukung enterprise sukses dalam menerapkan pendekatan software-defined ke lini bisnis dan IT dengan VMware Cross-Cloud Architecture™ serta solusi-solusi lain untuk data center, mobility, dan keamanan. Di tahun 2016, VMware berhasil meraih revenue sebesar $7,09 miliar. VMware berkantor pusat di Palo Alto, CA dan memiliki lebih dari 500.000 pelanggan serta 75.000 mitra di seluruh dunia.