Published On: Fri, Mar 11th, 2016

Cathay Pacific Umumkan Peningkatan Laba Sebesar 90.5% Menjadi HK$6 Miliar di Tahun 2015

 

Cathai

Cathay-Pacific-511 Maret 2016– Cathay Pacific Group melaporkan laba yang didapat sebesar HK$6.000 juta untuk tahun 2015. Dibandingkan dengan keuntungan sebesar HK$3.150 juta di tahun 2014. Laba per saham adalah HK152.5 sen dibandingkan dengan HK$80,1 sen di tahun sebelumnya.

 

Kinerja Grup di tahun 2015 lebih baik daripada tahun 2014, dengan manfaat bisnis dari harga bahan bakar rendah. Tingkat isian penumpang yang tinggi pada semester awal di tahun ini yang berlanjut hingga semester kedua, menggambarkan permintaan kelas ekonomi yang kuat. Permintaan kelas premium tidak sekuat seperti yang diharapkan pada beberapa rute jarak jauh. Permintaan pada kargo, yang masuk di bawah tekanan selama kuartal kedua tahun ini, masih lemah di semester kedua. Adanya peningkatan kontribusi dari anak perusahaan Grup dan mitra perusahaan.

 

Pendapatan pada penumpang di tahun 2015 sebesar HK$ 73.047 juta, turun 3,5% dibandingkan dengan tahun 2014. Kapasitas meningkat 5,9%, dari pengenalan rute baru (ke Boston, Düsseldorf, Hiroshima dan Zurich) dan frekuensi meningkat pada beberapa rute lainnya. Tingkat isian meningkat sebesar 2,4 poin persentase, menjadi 85,7%. Persaingan yang kuat, penurunan yang signifikan pada biaya tambahan bahan bakar, pergerakan mata uang asing yang kurang menguntungkan dan fakta bahwa proporsi yang lebih tinggi dari penumpang yang diangkut melalui Hong Kong memberikan tekanan pada yield, yang mengalami penurunan sebesar 11,4% menjadi HK59.6 sen. Permintaan kelas ekonomi kuat. Permintaan kelas premium meningkat pada rute regional tetapi tidak sekuat seperti yang diharapkan pada beberapa rute jarak jauh.

 

Pendapatan pada kargo Grup di tahun 2015 sebesar HK$ 23.122 juta, turun 9,0% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Terutama pada pengurangan biaya bahan bakar karena biaya biaya bahan bakar yang lebih rendah. Kapasitas Cathay Pacific dan Dragonair meningkat sebesar 5,4%. Tingkat isian turun 0,1 poin persentase menjadi 64,2%. Persaingan yang kuat, kelebihan kapasitas, pergerakan mata uang asing yang kurang menguntungkan dan pengurangan biaya bahan bakar memberikan tekanan pada yield, yang mengalami penurunan sebesar 13,2%, menjadi HK$ 1,90. Permintaan yang kuat pada kuartal pertama tahun 2015, dibantu oleh aksi industri di pelabuhan di pantai barat Amerika Serikat. Secara keseluruhan permintaan melemah di sisa tahun ini, terutama pada rute Eropa.

 

Total biaya bahan bakar untuk Cathay Pacific dan Dragonair (sebelum efek hedging bahan bakar) mengalami penurunan sebesar HK$ 14.561 juta (atau 37,8%) dibandingkan dengan tahun 2014, meskipun terjadi peningkatan kapasitas. Penurunan 40,3% di harga rata-rata sebagian diimbangi oleh peningkatan 4,3% pada pemakaian. Bahan bakar masih menjadi biaya yang paling signifikan di Grup, perhitungan dari 34,0% dari total biaya operasional pada tahun 2015 (dibandingkan oleh 39,2% di tahun 2014). Kerugian nilai hedging bahan bakar mengurangi manfaat dari biaya bahan bakar yang lebih rendah. Setelah mengambil kerugian dari hedging, biaya bahan bakar mengalami penurunan sebesar HK$ 7,331 juta (atau 18,2%) dibandingkan tahun 2014.

 

Biaya operasi bahan bakar Grup meningkat sebesar 2,3% pada 2015 dibandingkan dengan tahun 2014. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan operasi dan peningkatan jumlah tenaga kerja. Kepadatan di Bandara Internasional Hong Kong dan kendala kontrol lalu lintas udara di Tiongkok juga menambah biaya operasional. Peningkatan produktivitas dan pergerakan mata uang asing yang menguntungkan terus meningkatan biaya non-bahan bakar di bawah peningkatan kapasitas. Ada penurunan sebesar 3,1% pada biaya non-BBM per ATK.

 

Kontribusi dari Air China (hasil yang termasuk dalam hasil Grup selama tiga bulan) secara signifikan lebih tinggi di tahun 2015 dibandingkan tahun 2014. Peningkatan tersebut terutama terlihat pada harga bahan bakar rendah dan permintaan penumpang yang kuat. Pada bulan Agustus 2015, devaluasi Renminbi menyebabkan kerugian kurs yang signifikan untuk Air China. Namun, kerugian kurs diimbangi dengan penghematan dari harga bahan bakar yang rendah.

 

Di tahun 2015, Cathay Pacific memperkenalkan layanan penerbangan ke Zurich (di bulan Maret), ke Boston (di bulan Mei) dan Düsseldorf (di bulan September), yang semuanya telah disambut dengan baik. Cathay Pacific akan memperkenalkan layanan penumpang ke Madrid pada Juni 2016 dan ke bandara Gatwick London pada bulan September 2016. Dragonair memperkenalkan layanan penumpang ke Haneda di Tokyo (di Maret 2015) dan ke Hiroshima (di Agustus 2015). Frekuensi pada beberapa rute lainnya meningkat. layanan penumpang Cathay Pacific ke Moskow dan Doha dan layanan penumpang Dragonair ke Manila dihentikan. Cathay Pacific memperkenalkan layanan kargo ke Kolkata pada Maret 2015 dan peningkatan frekuensi kargo ke Amerika Utara dan India. Jaringan kargo dan kapasitas disesuaikan sesuai dengan permintaan.

 

Pada tahun 2015, Cathay Pacific mengambil pengiriman enam pesawat Boeing 777-300ER dan tiga pesawat Airbus A330-300. Boeing 777-300ER sampai di bulan September 2015 adalah yang ke-53 dan pesawat terakhir tipe tersebut yang bergabung dengan maskapai. Empat pesawat penumpang Boeing 747-400 dan empat pesawat Airbus A340-300 yang dipensiunkan di tahun 2015. Salah satu pesawat Airbus A340-300 akan pensiun di Februari 2016 dan mempercepat jadwal pensiun sisa tiga pesawat penumpang Boeing 747-400 yang harusnya ditahun 2017 menjadi ke tahun 2016. Pada tahun 2013, Cathay Pacific setuju menjual enam pesawat kargo Boeing 747-400F ke Boeing. Dua armada kargo ini telah dikirimkan dan empat sisanya akan dikirimkan di akhir tahun 2016. Pada 31 Desember 2015, maskapai memiliki 70 pesanan untuk pesawat baru hingga tahun 2024. Pesawat Airbus A350-900 XWB pertama dijadwalkan dikirimkan pada Mei 2016. dua belas pesawat ini dijadwalkan akan sampai ditahun 2016. Pertama dari kedua simulator dari Airbus A350 akan dikirimkan ke maskapai pada Mei 2015.

 

Grup terus berinvestasi pada produk dan merek. Tampilan baru Cathay Pacific diperkenalkan pada bulan November 2015. Kecuali untuk pesawat penumpang Boeing 747-400 dan Airbus A340-300 yang sedang dipensiunkan, semua pesawat berbadan lebar Cathay Pacific dan Dragonair telah digantikan atau dilengkapi dengan kursi baru pada setiap kelas. Pesawat Airbus A350XWB baru akan memiliki kabin, kursi dan sistem hiburan baru. Lounge kelas utama di The Pier di Bandara Internasional Hong Kong dibuka kembali pada bulan Juni 2015. Lounge Baru dibuka di Manila pada bulan Mei, Bangkok pada bulan Juni, San Francisco pada bulan Oktober dan Taipei di November 2015.

 

Outlook

Cathay Pacific Chairman, John Slosar mengatakan: “Lingkungan operasi lebih baik di tahun 2015 dibandingkan tahun 2014, tapi kami menghadapi beberapa tantangan yang signifikan, yang kita harapkan untuk dilanjutkan ditahun 2016. persaingan kuat dari maskapai lainnya, pergerakan mata uang asing dan kelas premium yang lemah akan permintaan penumpang menekan yield penumpang. Permintaan kargo akan dipengaruhi oleh kelebihan kapasitas industri. Permintaan penumpang secara keseluruhan tetap kuat dan kami berharap untuk terus mendapatkan keuntungan dari harga bahan bakar yang rendah. anak perusahaan dan mitra perusahaan kami diharapkan untuk terus melakukan yang terbaik.”

 

“Kami yakin pada kesuksesan jangka panjang, dan kami akan terus membantu penumpang kami untuk dapat melakukan perjalanan dengan baik. Pada bulan Januari 2016, kami mengumumkan bahwa Dragonair mengganti namanya menjadi Cathay Dragon, sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih konsisten antara kedua maskapai. Kami akan terus berinvestasi pada armada kami, pada produk kami dan dalam pengembangan jaringan kami. Posisi keuangan kami yang kuat. Didukung oleh tim kelas dunia, kami tetap berkomitmen memperkuat hub penerbangan di Hong Kong, kota kami selama 70 tahun terakhir.”