Published On: Tue, Jun 9th, 2015

Cerita Mengenai PaaS

Share This
Tags

chin ying longKantor riset IDC meramalkan bahwa pasar platform sebagai layanan atau platform-as-a-service (PaaS) di seluruh dunia akan meningkat hingga lebih dari 14 miliar dolar AS di tahun 2017. Namun, konsep PaaS sendiri masih belum benar-benar dipahami. Apa yang pelanggan butuhkan dari cloud? Bagaimana PaaS bisa memenuhi kebutuhan itu? Dan fungsi PaaS apa yang dibutuhkan?

“Saat bermigrasi ke cloud, orang-orang membutuhkan lebih dari perangkat lunak sebagai layanan atau infrastruktur sebagai layanan,” kata Mike Lehmann, Vice President untuk Product Management dari Oracle. “Mereka ingin membawa platform aplikasi dan beban kerja guna mendapatkan manfaat yang sama untuk lapisan aplikasi –standarisasi, penerapan yang lebih cepat, otomatisasi dengan pendekatan pengeluaran modal yang lebih fleksibel, serta integrasi yang tanpa hambatan.”

Baru-baru ini, Oracle berpartisipasi dalam suatu survei yang melibatkan 300 pemimpin dan praktisi TI di perusahaan seluruh dunia tentang penggunaan PaaS. Jawaban para responen mengungkapkan lima praktik terbaik dari perusahaan-perusahaan yang berhasil memanfaatkan PaaS. Kami mengamati hasil survei dan mendapatkan wawasan mengenai pengalaman mereka. Dalam kasus ini, apa yang didapatkan perusahaan-perusahaan yang telah mengadopsi solusi PaaS secara efektif?

  1. Siklus Pengembangan yang lebih cepat dan efisien

Untuk menerapkan aplikasi baru secara on premise, bagian TI harus membeli, mengunduh, dan mengkonfigurasi perangkat keras, basis data, server aplikasi, dan lingkungan pengembangan. “Pelanggan butuh beberapa minggu atau bahkan berbulan-bulan untuk melewati proses pembelian mesin perangkat keras dan pemasangannya, serta mengunduh semua yang dibutuhkan sebelum mulai menulis kode aplikasi mereka atau menerapkan aplikasinya,” kata Lehmann.

Dengan menerapkan solusi PaaS yang komprehensif, waktu berbulan-bulan itu bisa dipersingkat menjadi satu jam saja. “Saya tidak mau bilang ini seperti sulap, tapi memang itulah yang terjadi,” kata Lehmann. “Kami menyingkirkan lapisan yang membutuhkan proses dan birokrasi on premise dan menjadikannya on demand serta  benar-benar terotomatisasi. Dan itulah yang bisa ditawarkan solusi cloud dari Oracle: lingkungan  yang out of the box dan terstandarisasi, di mana Anda bisa mulai membangun aplikasi atau menerapkan aplikasi dan data dalam waktu satu jam saja.

Sebuah perusahaan layanan keuangan dari Amerika Serikat yang pernah ditangani Lehmann, memiliki pusat data on premise yang sangat besar. Pusat data ini dijalankan di atas Oracle WebLogic Server dan Oracle Database. Bagian pemasaran, keuangan, dan penjualan membutuhkan aplikasi kustom, dan itu memakan waktu satu hingga dua bulan untuk dibangun. Namun, admin pusat data mereka menginformasikan bahwa mereka butuh 8 hingga 12 minggu sebelum bisa membangun lingkungan fisik untuk membangun aplikasi.

“Saat melihat yang kami lakukan di Oracle cloud, mereka bilang, ‘Maksudmu saya bisa mulai menerapkan kegiatan promosi saya di cloud dalam waktu satu jam? Itu luar biasa,’” kata Lehmann. “Waktu untuk menilai dan kemampuan untuk melakukan kampanye promosi yang cepat merupakan  alasan utama mereka berpindah ke PaaS.”

  1. Kapasitas on-demand

Sebuah perusahaan olahraga dan pemasaran di Eropa perlu meluncurkan kampanye media sosial yang berbeda kepada pelanggannya. Tuntutan pelanggan yang tinggi selama musim olahraga, dan rendah di musim lainnya. Pembelian dan pengiriman infrastruktur on premise dan perangkat lunak dengan fluktuasi tuntutan pelanggan seperti itu (kadang rendah, kadang tinggi) sangat menghabiskan biaya dan waktu. Tapi “salah satu keindahan cloud adalah kemampuan untuk memiliki kapasitas on demand,” kata Lehmann. “Kami memberikan infrastruktur, platform, dan perangkat lunak yang out of the box di cloud .Tentu saja dengan jaminan layanan, agar Anda tidak perlu lagi khawatir dalam penanganannya, karena bisnis sudah terus-terusan menuntut perubahan.”

  1. Portabilitas antar platform

Untuk perusahaan yang menerapkan cloud hibrida –contohnya, pengujian pengembangan di cloud public, sementara produksi di saat penting dilakukan on premise –portabilitas antar platform itu sangatlah penting. Perusahaan logistik di Eropa menjalankan aplikasi on premise yang sangat besar, kompleks, dan mission-critical di pusat datanya. Lingkungan pengembangannya butuh waktu lama untuk menciptakan dan menerapkan  aplikasi. Untuk merasakan lingkungan pengembangan yang lebih cepat dan lincah, perusahaan itu mengadopsi solusi PaaS. Dengan solusi PaaS, perusahan tersebut dapat menjalankan perangkat lunak, basis data, server aplikasi, dan perangkat lunak yang sudah digunakan untuk penerapan, dengan standar yang mirip, dan berpindah ke cloud dengan cepat.

“Itu memberikan percepatan dalam kemampuan untuk membuat perubahan dan memperpanjang aplikasi on-premise mereka,” kata Lehmann. “Sekarang mereka bisa melakukan pengujian pengembangan di cloud dengan perangkat lunak yang identik dengan yang mereka jalankan on premise.” Dan mereka bisa melakukan itu tanpa dibatasi oleh keputusan mereka, memitigasikan risiko yang mungkin terjadi jika berpindah ke platform berbeda untuk cloud.

“Untuk perusahaan yang ingin bereksperimen dengan pindah ke cloud, ini kesempatan untuk mengakrabkan diri dengan cloud, dan dengan risiko rendah. Anda bisa mencobanya untuk pengujian pengembangan, atau untuk satu aplikasi. Bisa juga diterapkan di satu bagian perusahaan. Semua untuk melihat manfaat penerapan cloud,” kata Lehmann. “Jika tidak puas, mereka bisa mengembalikannya menjadi on premise.”

  1. Pengembangan Aplikasi Mobile yang lebih Mudah

Bayangkan Anda membangun aplikasi yang bisa memungkinkan tenaga penjualan Anda untuk menanyakan satu pelanggan tertentu. Aplikasi ini bisa diakses di beragam perangkat mobile, dan terhubung dengan sistem manajemen hubungan pelanggan. PaaS yang komprehensif dan terintegrasi akan memungkinkan Anda untuk membangun aplikasi di atas lingkungan CRM, dan mengkostumisasinya sesuai kebutuhan tenaga penjualan Anda.

“Yang Anda butuhkan adalah lingkungan pengembangan yang tidak hanya memberikan alat pengembangan yang modern, terstandarisasi dan terintegrasi. Anda membutuhkan lingkungan pengembangan yang sangat pintar agar bisa terintegasi dengan layanan back-end yang ingin kau mobilisasi,” kata Lehmann. “Layanan cloud bisa memungkinkan Anda untuk menghubungkan beragam perangkat, melalui standar modern, seperti representational state transfer (REST), bagi mereka yang on premise dan sistem cloud, lalu membangun tampilan antarmuka yang mudah digunakan dan khusus diciptakan untuk tiap perangkat.”

Nilai Sesungguhnya dari PaaS

Hasil survei menunjukkan bahwa perusahaan mengetahui betapa bernilainya PaaS untuk bisnis mereka, dan praktik terbaik PaaS mulai terlihat. Pengalaman responen mengungkapkan bahwa PaaS membantu developer untuk membangun aplikasi dengan lebih mudah dan cepat yang terintegrasi dengan lingkungan TI modern yang kompleks, yang diisi dengan berbagai informasi dari sejumlah sumber, dan membangun aplikasi yang dikostumisasi dan prebuilt, baik on premise ataupun di cloud.

Dengan solusi PaaS yang komprehensif dan menyeluruh seperti Oracle, “ada sejumlah layanan tambahan –basis data, Java, mobilitas, integrasi, out of the box, dan on demand,” kata Lehmann. “Itu suatu nilai yang jarang diberikan solusi cloud lainnya.”