Published On: Fri, Jul 7th, 2017

Chef Kang Mingoo Korea dari Mingles Berbintang Michelin akan Memasak di Edisi Art at Curate

Share This
Tags

Singapura, 6 Juli 2017 – Pada bulan Agustus ini, Resorts World Sentosa (RWS) akan menyemarakkan perayaan Kuliner Korea berbintang Michelin. Baru saja meraih bintang di inagurasi Michelin Guide Seoul 2017, Kang Mingoo, Chef dan pemilik Mingles di Seoul, Korea Selatan akan menjadi chef tamu untuk seri jamuan makan Art at Curate edisi ketiga tahun 2017 dari tanggal 16 hingga 23 Agustus. Acara ini akan menjadi pertunjukan chef Korea berbintang Michelin pertama di Singapura setelah peluncuran guide pada November 2016.

Chef Kang, yang berusia awal 30-an, adalah salah satu yang memiliki bakat kuliner luar biasa di Seoul dan dikenal akan kepandaiannya dalam menggabungkan hidangan tradisional Korea dengan pengaruh Eropa. Sejak dia membuka Mingles pada tahun 2014, pendirian restoran santapan kontemporer ini telah dianugerahi bintang Michelin, dan baru saja terpilih menjadi Restoran Terbaik di Seoul selama dua tahun berturut-turut.

Interpretasi dari inovasi hidangan Korea Chef Kang dibangun dari perjalanannya yang penuh pengalaman, dimulai dari kampung halamannya di Korea lalu membuatnya berkeliling dunia. Setelah lulus seni kuliner di Kyonggi University, Korea, dia memutuskan bahwa cara terbaik untuk meningkatkan keterampilannya dan memperoleh pengalaman internasional adalah mencoba restoran terbaik di seluruh dunia. Dia melakukannya selama lima tahun, dimulai dari magang di Restaurante Martín Berasategui yang memiliki tiga bintang Michelin serta restoran Zuberoa dan El Bohio berbintang Michelin di Spanyol. Kemudian dia bergabung dengan Nobu Miami sebagai Junior Sous Chef dan pada tahun 2010, menjadi kepala chef termuda Nobu Atlantis di Nassau, Bahama. Kedua restoran tersebut merupakan bagian dari deretan restoran Japanese-Peruvian milik celebrity chef Nobu Matsuhisa. Saat dia kembali ke Korea pada tahun 2012, dia bekerja di grup restoran Korea sebagai kepala penelitian dan pengembangan. Pada tahun 2014, dia mewujudkan mimpinya untuk membuka restoran kuliner Korea.

“Nama restoran saya, “Mingles”, menandakan tujuan saya dalam menyatukan beberapa unsur berbeda menjadi harmoni. Saya menciptakan hidangan inovasi baru tanpa mengorbankan inti dari bumbu Korea. Jang (Saus fermentasi tradisional Korea), yang merupakan inti dari hidangan Korea tradisional, membentuk dasar dari hidangan saya. Saya juga suka menggunakan cuka, kimchi dan rempah-rempah Korea serta bumbu tradisional Korea,” ujar Chef Kang.

The Michelin Guide Seoul 2017 merangkum Mingles dalam deskripsinya: “Sejak tahun 2014, restoran santapan kontemporer ini telah menghidangkan imajinasi dari selera cerdas Chef Kang Mingoo pada kreasi yang baru dan berani yang mempertahankan warisan kuliner Korea. Sambal dan cuka terfermentasi – ‘jang’ dan ‘cho’ – memiliki peran tak terpisahkan dalam hidangan bahkan pencuci mulut.”

Menu spesial Chef Kang untuk Art at Curate mulai tanggal 16 hingga 23 Agustus akan mencerminkan gaya khasnya yang membuatnya memenangkan penghargaan. Pengunjung dapat menikmati hidangan Korea ciptaannya yang unik, modern dan indah seperti Scallop Carpaccio with ‘Makgeolli’ Ceviche and Korean Bottarga; ‘Doenjang’ cured Foie Gras rolled with ‘BaekKimchi’; Abalone Porridge with ‘Gim’ Chip; dan ‘Doenjang’ Crème Brûlée, ‘Ganjang’ Pecan, ‘Gochu Jang’ powder, Puffed Grains, Vanilla Ice Cream.

Setelah menghadirkan chef Michelin dari Jepang, Belanda dan Korea di sepanjang tahun, edisi keempat dan edisi final seri jamuan makan Art at Curate 2017 akan mengundang chefs terbaik ini dari Belgia ke Singapura. Dari tanggal 5 hingga 12 Oktober 2017, Chef AlexandreDionisio dari La Villa in the Sky di Brussels yang memiliki dua bintang Michelin akan mempertunjukkan hidangan Eropa kontemporernya di sini. Keahliannya dalam membuat hidangan sangat berseni dan menginspirasi, mengungkap perpaduan dari kampung halamannya, Spanyol.

Saksikan Art at Curate di restoran CURATE, yang berada di level 1 The Forum di Resorts World Sentosa. Untuk reservasi, hubungi (65) 6577 7288, email curate@rwsentosa.com atau kunjungi www.rwsentosa.com/curate.

Rincian pemesanan: Edisi ketiga Art at Curate 2017 yang menampilkan Chef Kang Mingoo yang memiliki bintang Michelin akan diselenggarakan di CURATE yang terletak di Resorts World Sentosa (The Forum, Level 1) mulai tanggal 16 hingga 23 Agustus. Rentang harga mulai dari S$180++ untuk makan siang empat macam beserta wine hingga S$380++ untuk makan malam delapan macam beserta wine. Untuk reservasi, hubungi (65) 6577 7288 atau kirim email curate@rwsentosa.com. Pemesanan di awal untuk umum dimulai hingga 23 Juli 2017 di mana para pecinta makanan dapat memesan dengan harga khusus sebesar S$160++ untuk makan siang empat macam beserta wine dan sebesar S$360++ untuk makan malam delapan jenis disertai wine. Reservasi sangat disarankan.

Profil Chef Kang Mingoo Chef Pemilik Mingles, Seoul, Korea

Saat masih di awal tahun 30, Chef Kang Mingoo telah menghasilkan résumé yang mengagumkan di luar Korea. Setelah menjadi chef kepala termuda di Nobu Bahamas (bagian dari raksasa restoran JapanesePeruvian milik celebrity chef terkemuka, Nobu Matsuhisa), Kang kembali ke Korea.

“Saya seorang chef asli Korea. Saya belajar seni kuliner di Kyonggi University di Korea. Saya tinggal di luar negeri selama lima tahun. Namun, saya tidak melanjutkan studi di institusi kuliner, saya mencari pengalaman dengan bekerja di banyak tempat di seluruh dunia. A.S., Spanyol, Prancis, Bahama… di mana pun tempat di mana saya dapat meningkatkan pengetahuan kuliner, saya menjalani magang tanpa kendala negara atau lingkungan.”

Kesadarannya dalam mengabdi untuk membawa pengalaman internasionalnya ke meja makan tercermin dalam masakannya. “Bagi pelanggan Korea, saya ingin memberikan pengalaman menyenangkan; bagi orang selain Korea, saya ingin memberikan makanan khusus yang hanya bisa dinikmati di sini. Saya ingin mereka menemukan hal baru dalam hal biasa. Oleh sebab itu, saya fokus pada hansik. Kualitas makanan yang konsisten tentu merupakan aspek penting lain pada restoran, namun menurut saya identitas lebih penting. Pada beberapa tahun terakhir, restoran di Korea mulai menawarkan makanan khas mereka.”

Jika ada satu identitas yang dapat diusung oleh Mingles, itu adalah karena dalam penyajian hansik yang inovatif. “Saya menggunakan berbagai rempah-rempah dan bahan-bahan dari Korea sebagai bahan, serta saus tradisional serta cuka fermentasi untuk membuat masakan saya,” urai Kang.

Lebih mengesankan lagi, dia mengoptimalkan penggunaan jang (Saus kedelai fermentasi tradisional Korea), yang merupakan inti dari masakan tradisional Korea. “Saya suka membuat sesuatu yang baru yang berasal dari kelaziman. Tampak terlalu memaksa jika hanya fokus pada makanan yang unik dan khas. Sebagai gantinya, saya yakin akan lebih diterima jika memanfaatkan bahan-bahan familiar untuk menangkap inti dari makanan tradisional dengan cara yang inovatif. Inilah alasan mengapa kami senang sekali menggunakan jang (*ganjang, doenjang, gochujang). Seperti perkataan para leluhur, ‘Rasa dari makanan Korea berasal dari jang’, kami mencoba membuat makanan baru yang inovatif tanpa mengorbankan inti dari cita-rasa Korea,” ujar Kang.

Kini dia mengembangkan masakan Korea dengan caranya sendiri yang dapat menunjukkan kekhasan dari kisahnya yang panjang. Sembari melakukannya, Kang menunjukkan seberapa penting baginya dalam belajar dari mentornya, Cho Hee Sook dan Biarawan Korea Jeong Kwan. Cho mengajarinya masakan tradisional Korea dan Jeong Kwan memberi pencerahan himon, hubungan antara alam, bahan dan makanan yang kita konsumsi. “Kami harus memahami masakan Korea yang paling klasik. Berdasarkan pada pengetahuan dan pengalaman ini, kami dapat menciptakan hal baru,” ujar Kang.

*Jang adalah nama umum Korea untuk semua bumbu yang dibuat dari kedelai fermentasi. Ganjang (kecap): Dibuat dengan mengasinkan kedelai (Maeju) di air garam dan fermentasi. Ganjang adalah cairan gelap dan asin yang digunakan sebagai bumbu. Doenjang (pasta kedelai fermentasi): Dibuat dengan cara fermentasi kedelai (Maeju) dalam air garam. Doenjang adalah pasta berwarna cokelat cerah yang digunakan sebagai bumbu sup Gochu-jang (pasta cabe fermentasi): Bumbu tradisional yang dibuat dari bubuk cabe, beras ketan dan bubuk kedelai fermentasi (Meaju). Gochu-jang memiliki rasa yang pedas dan memiliki warna merah cerah.

MENGENAI RESORTS WORLD SENTOSA

Resorts World Sentosa (RWS), destinasi unggulan di Asia, terletak di pulau resor Sentosa di Singapura. Seluas 49 hektar, RWS adalah rumah bagi atraksi utama yang termasuk taman bermain Universal Studio pertama dan satusatunya di Asia Tenggara, S.E.A. Aquarium, Adventure Cove Waterpark dan Dolphin Island. Atraksi lainnya termasuk destinasi spa terkemuka, kasino, akomodasi mewah di enam pilihan unik, dan Resorts World Convention Centre. Dengan bintang Michelin terbanyakan dalam satu destinasi, RWS menawarkan pengalaman kuliner istimewa dengan berbagai restoran koki selebriti yang menjadikan RWS sebagai pemain utama di industri kuliner Singapura yang beragam dan dinamis . RWS juga menawarkan hiburan kelas dunia, mulai dari produksi original hingga konser dan pertunjukan publik seperti Crane Dance dan Lake of Dreams. Resorts World Sentosa telah dinamakan “Best Integrated Resort” semenjak 2011 selama enam tahun berturutan di TTG Travel Awards, sebuah penghargaan terbaik di industri travel se-Asia Pasifik.

Resorts World Sentosa dimiliki sepenuhnya oleh Genting Singapore, perusahaan dari Genting Group. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.rwsentosa.co.id/

Facebook: ResortsWorldatSentosa

Twitter/Instagram: @rwsentosa #RWSMoments #rwsdining #ArtAtCurate

Web: www.rwsentosablog.com

MENGENAI CURATE

CURATE, tambahan terbaru dari pengalaman kuliner di Resorts World Sentosa (RWS), menyajikan panggung ekslusif bagi para chef berbintang Michelin yang berkunjung dari seluruh penjuru dunia untuk mempertunjukan kreasi kuliner terbaik mereka. Restoran pertama di Asia dan berlokasi di RWS yang berdedikasi untuk menawarkan pengalaman kuliner berbintang Michelin. Diselenggarakan dalam kemitraan dengan Michelin Guide Singapore dan Robert Parker Wine Advocate sejak 2016, seri Art at Curate 2017 akan menampilkan empat koki tamu dari restoran berbintang Michelin di Asia dan Eropa. Pengalaman gastronomi di CURATE dilengkapi dengan wine cellar luar biasa yang menampung koleksi berharga lebih dari 365 label. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.rwsentosa.com/curate.