Published On: Thu, Jun 13th, 2019

Data LinkedIn Menunjukkan Banyak Orang Indonesia Mencari Peluang Kerja Baru Setelah Idul Fitri

Share This
Tags

Print

Jakarta, Indonesia, 13 Juni 2019 – Di Indonesia, Idul Fitri dipandang sebagai awal yang baik, termasuk dalam mencari peluang karir yang lebih baik dan memperluas jejaring kerjayang tepat. LinkedIn mengamati fenomena ini dan menemukan data meningkatnya tenaga kerja yang berpindah kantor dan mencari peluang karir baru selama lima tahun terakhir (2014-2018). Hal ini tentunya mendatangkan dampak positif dan negatif baik dari sisi tenaga kerja maupun perusahaan.

Linda Lee, Head of Brand Marketing dan Communication Southeast Asia and North Asia di LinkedIn mengatakan, “LinkedIn memiliki komitmen untuk terus menemani perjalanan dan mendukung kemajuan karir para tenaga kerja global termasuk di Indonesia untuk bisa terhubung dengan peluang ekonomi yang lebih baik. Melalui LinkedIn, tersedia lebih dari 20 juta lowongan pekerjaan aktif yang dapat dimanfaatkan oleh para anggotanya.”

Infografik diatas menunjukkan angka peningkatan 9% hingga 10% tenaga kerja Indonesia memiliki pekerjaan baru setelah perayaan Idul Fitri. Disepanjang bulan Ramadhan tahun 2014 hingga 2018, angka tenaga kerja yang berpindah kantor hanya sebesar 6% – 7% saja, namun di tahun 2014 hingga 2016, peningkatan 10% terjadi di bulan Agustus, sedangkan di tahun 2017 – 2018 terjadi peningkatan sebesar 9% dibulan Juli.

 

Mencari Talenta dan Mempertahankan Talenta Terbaik Yang Ada

Dengan besarnya angka perpindahan tenaga kerja di Idul Fitri dan lebih banyak lagi lapangan kerja yang terbuka, banyak perusahaan mengambil langkah untuk berfokus pada pengembangan karyawan dan menghabiskan lebih banyak waktu dan tenaga untuk dapat menarik tenaga kerja unggulan.

Menurut data survey, dua dari tiga karyawan akan meninggalkan perusahaan jika mereka merasa tidak di apresiasi dan sebesar 87% perusahaan didunia saat ini, hanya berfokus pada masa kerja karyawan tersebut. Dapat dilihat bahwa apresiasi dari perusahaan memegang peranan penting terkait masa kerja karyawan tersebut. Ketika mereka merasa diapresiasi, melihat peluang pengembangan karir serta adanya fasilitas yang membangun, karyawan bekerja dalam waktu lama dan memberikan kontribusi yang positif terhadap perusahaan.

Selain memberikan fasilitas terbaik untuk karyawannya, sebagian perusahaan di Indonesia juga turut membuka peluang kerja baru melaluiLinkedIn Jobs seperti Space Management, Knowledge Management Associate, Driver Strategy Manager dan lain-lain, jenis pekerjaan yang banyak menarik minat para lulusan baru dan profesional muda.

 

Memperbaiki Profil Profesional Untuk Menarik Recruiter

Angkatan kerja saat ini berbeda dari yang dulu, mereka lebih tech savvy dan memahami pentingnya teknologi serta memanfaatkannya untuk meningkatkan perjalanan karir mereka, terutama angkatan kerja muda. Peluang kerja banyak tersedia di masa Ramadhan dan setelah Idul Fitri, karenanya penting untuk mulai memikirkan apa yang ingin kita tunjukan dalam profil professional kita. Di era serba digital, jejaring professional seperti LinkedIn memiliki peranan penting dalam upaya menarik recruiter. Menurut data, LinkedIn telah berhasil membantu perusahaan merekrut tenaga kerja baru disetiap 8 detik.

Terdapat beberapa hal yang patut untuk diperhatikan dalam menggunakan jejaring profesional.

  1. Temukan Nilai Kemampuanmu, sebelum memilih pekerjaan, cari tahu seberapa besar kemampuan dan minat yang dimiliki saat bekerja
  2. Lakukan pencarian peluang kerja yang relevan melalui LinkedIn dengan memanfaatkan filter pencarian pekerjaan LinkedIn untuk mempersempit pencarian berdasarkan industri, fungsi dan pengalaman
  3. Pastikan akun LinkedIn yang dimiliki mempunyai daya jual yang menarik minat perusahaan
  4. Terhubunglah dengan jejaring yang tepat yang dapat membantu mendapatkan pekerjaan impian

 

***

 

Tentang LinkedIn

LinkedIn menghubungkan dunia profesional untuk menjadikannya lebih produktif dan sukses serta mengubah cara perusahaan merekrut, pasar, dan penjualan. Visi kami adalah untuk menciptakan kesempatan ekonomi untuk setiap anggota tenaga kerja global. Linkedin mempunyai lebih dari 610 juta anggota dan memiliki kantor di seluruh dunia.