Published On: Thu, May 26th, 2016

Dell Luncurkan Sistem Hybrid Cloud untuk Mempermudah dan Meminimalisasi Risiko Penerapan Cloud

Share This
Tags

Dell Hybrid CloudJakarta, 25 Mei 2016 – Dell hari ini mengumumkan pengembangan portfolio cloud-nya dengan memperkenalkan solusi hybrid cloud terbaru, menghadirkan teknologi yang dikembangkan bersama Microsoft yang dirancang untuk mengatasi berbagai hambatan yang dialami pelanggan dalam perjalanan mereka menerapkan cloud.
Hasil survei Dell terbaru yang mewawancarai Pembuat keputusan TI global 1 menyatakan 9 dari 10 partisipan menyatakan bahwa strategi hybrid cloud adalah hal penting untuk menjadi Perusahaan yang Future-Ready. Selain itu, hasil penelitian Dell Global Technology Adoption Index (GTAI 2015) mengungkapkan bahwa 55 persen organisasi di seluruh dunia menyatakan bahwa mereka menggunakan lebih dari satu jenis cloud. Hasil GTAI 2015 juga mengidentifikasi biaya dan keamanan sebagai hambatan terbesar dalam mengadopsi dan mengimplementasi cloud, dan kompleksitas adalah hambatan yang paling sering diasosiasikan dengan hybrid cloud.
“Tantangan yang dihadapi sebagian besar pelanggan dalam perjalanan cloud mereka sangat jelas. Menurut mereka prosesnya terlalu kompleks, risiko biaya terlalu tinggi, dan kontrol yang tidak transparan,“ ujar Erwin Yusran, country business manager, Enterprise Solution Group, Dell Indonesia.

“Tapi dengan mengkombinasikan konsistensi fitur unik Microsoft Azure dari cloud publik ke privat dan Dell Hybrid Cloud System untuk Microsoft, pelanggan akan memiliki kemampuan pengaturan dan kontrol cloud terbaik. Semua inovasi yang dilakukan Dell ini membuktikan bahwa saat ini kami adalah satu-satunya perusahaan yang mampu menyediakan solusi lengkap infrastruktur cloud, software, dan layanan untuk membantu pelanggan menikmati semua kelebihan yang ditawarkan hybrid cloud.”

 

Dell Hybrid Cloud System untuk Microsoft Dapat Diimplementasikan dalam Waktu Kurang dari Tiga Jam
Menyusul sukses kerjasama eksklusif Dell dan Microsoft di Cloud Platform System Premium, Dell kini mengumumkan ketersediaan Dell Hybrid Cloud System untuk Microsoft, yang dibangun berbasis Microsoft Cloud Platform System Standard terbaru. Sistem baru ini dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan adopsi hybrid cloud seperti kompleksitas, biaya dan kontrol.

Dell Hybrid Cloud System untuk Microsoft adalah solusi hybrid cloud modular dan terintegrasi pertama di industri. Sistem baru ini memungkinkan proses pemasangan sederhana dan terotomasi, kemampuan pemeliharaan; serta tata kelola hybrid cloud, kontrol, dan otomatisasi berbasis kebijakan untuk Microsoft Azure dan lingkungan cloud lainnya.
“Pelanggan menginginkan proses transisi ke cloud yang sederhana dan cepat, dan hari ini Microsoft dan Dell memperluas kerjasama kami untuk menghilangkan sebagian besar hambatan tradisional hybrid cloud,” ujar Aries Triwahyudi, Cloud Enterprise Business Group Head, Microsoft Indonesia. “Dengan CPS Standard, yang merupakan inti dari Dell Hybrid Cloud System untuk Microsoft, bersama-sama kami menawarkan solusi terbaik dibandingkan sistem terintegrasi lainnya yang ada di pasar saat ini, dengan menyediakan layanan hybrid cloud berbasis Azure dan time-to-value yang cepat untuk membantu pelanggan menjalankan strategi hybrid cloud mereka.”
“Strategi hybrid cloud yang solid memungkinkan pelanggan untuk menikmati manfaat dari semua teknologi cloud yang ada saat ini tanpa mengorbankan investasi di pusat data mereka – dan mereka dapat melakukan migrasi aplikasi dan data sesuai kebutuhan mereka,” tambah Aries.
Dell Hybrid Cloud System untuk Microsoft menyediakan:

  • Private cloud di lokasi, dengan akses ke public cloud menggunakan Azure dalam waktu kurang dari tiga jam, dan meminimalisir waktu downtime dengan sistem pembaharuan terpadu yang non-disruptive, otomatis total, dependency-aware dan smart-sequenced.
  • Manajemen dan kontrol penggunaan cloud privat-dengan-publik yang sederhana dan terpadu di seluruh Windows Azure Pack (WAP), Azure dan layanan cloud lainnya.

Dell Hybrid Cloud System untuk Microsoft dikembangkan berbasis CPS Standard, yang menggabungkan infrastruktur teroptimalisasi modular Dell dengan software pre-konfigurasi Microsoft CPS, termasuk software stack Microsoft yang telah teruji dan Azure Services untuk backup, pemulihan situs dan analisa operasional. Layanan tambahan dari Dell termasuk ProSupport dan Managed Cloud Services.
Momentum dan Investasi Dell Cloud Solutions
Investasi dan inovasi Dell dalam pengembangan solusi cloud mendukung apa pun tipe beban kerja pusat data perusahaan, aplikasi dan sistem operasi, memenuhi kebutuhan pelanggan baru dan tren industri yang memungkinkan pelanggan untuk menikmati manfaat cloud tanpa memperlambat perjalanan cloud mereka. Dell juga telah meresmikan beberapa produk dan prestasi terbaru dari portfolio solusi cloud-nya:

  • New Dell Administrator untuk Office 365 menyediakan kontrol yang aman dan efektif ke Office 365, SharePoint dan OneDrive untuk bisnis melalui konsol terkonsolidasi dan intuitif yang memudahkan administrator TI mengelola, melaporkan dan memanfaatkan plaftorm kolaborasi yang ada dengan lebih baik untuk meningkatkan ROI Microsoft stack di semua lini bisnis. Fitur ini membuat administrator TI juga dapat melakukan instalasi di lokasi, menjadikannya platform ideal untuk berbagai tipe instalasi.
  • New Dell Foglight untuk Virtualisasi 8.3 memberi kemampuan berbagai organisasi mengelola kinerja dari server virtual dan fisik dan melakukan optimalisasi untuk meningkatkan kinerja lingkungan private cloud yang dijalankan server-server Dell, semua dimonitor dalam satu layar. Integrasi Dell OpenManage Essentials terbaru dengan kemampuan analitis yang telah dipatenkan kini telah tersedia di Foglight untuk Virtualisasi, sehingga pelanggan dapat secara visual menghubungkan beban kerja virtual ke lingkungan server secara real-time, serta melihat kinerja historis untuk mengidentifikasi potensi masalah kinerja sebelum masalah tersebut dapat mempengaruhi bisnis.
  • Dell Cloud Clinical Archive adalah arsip klinis berbasis cloud non-vendor terbesar di industri, dan fitur ini saat ini mengelola lebih dari 10 miliar gambar dan 100 juta penelitian medis. Fakta bahwa Dell mengerti tuntutan TI saat ini, berikut tuntutan di masa depan yang berkaitan dengan penemuan-penemuan di bidang kesehatan seperti genetika, telah meyakinkan pelanggan untuk memindahkan sistem gambar mereka ke Dell Cloud Clinical Archive.
  • Solusi pengelolaan cloud total yang dilakukan Dell untuk praktisi dan penyedia layanan kesehatan telah membantu menekan biaya, pengelolaan sistem TI kesehatan yang kompleks, menjawab kebutuhan keamanan dan menangani tantangan sumber daya manusia bagi ratusan dokter. Empat tahun terakhir, Dell telah menggandakan bisnis kesehatannya ini dari 21.000 pengguna menjadi 43.000 pengguna dan dari 8.6 juta login menjadi 16.7 juta login.

 

*)1 Pelaksana jajak pendapat cepat Dell: Penn, Shoen, Berland Research pada 1,050 pengambil keputusan IT secara global pada topik terkait cloud, sebanyak 150 responden di Amerika Serikat, Australia/New Zealand, Brazil, Cina, Jerman, India, dan Inggris.