Published On: Fri, Oct 7th, 2016

Deputi Seskab Bidang Kemaritiman: Sail Karimata 2016 Bagian Program Prioritas Pemerintah

Deputi Seskab Bidang Kemaritiman Ratih Nurdiati memimpin rapat terkait publikasi Sail Karimata 2016, di Gedung 3 Kemensetneg, Jakarta, Kamis (6/10) siang. (Foto: Humas/Rahmat)

Deputi Seskab Bidang Kemaritiman Ratih Nurdiati memimpin rapat terkait publikasi Sail Karimata 2016, di Gedung 3 Kemensetneg, Jakarta, Kamis (6/10) siang. (Foto: Humas/Rahmat)

Jakarta, 6 Oktober 2016- Deputi Sekretaris Kabinet (Seskab) Bidang Kemaritiman Sekretaris Kabinet Ratih Nurdiati mengingatkan, bahwa penyelenggaraan Sail Karimata 2016 yang puncaknya akan digelar pada tanggal 15 Oktober mendatang di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, merupakan bagian dari program prioritas pemerintah yang tercantum dalam Nawacita yang memfokuskan pada pariwisata dan berdampak pada kesejahteraan rakyat.

“Program prioritas harus berdampak pada kesejahteraan rakyat, dan kegiatan ini difokuskan pada bidang pariwisata, pengembangan pariwisata yang ujung-ujungnya untuk kesejahteraan masyarakat juga,” kata Ratih Nurdiati saat membuka rapat dukungan publikasi Sail Karimata di ruang rapat lantai 2 Gedung III Kemensetneg, Kamis (6/10) siang.

Menurut Ratih, banyak kegiatan program-program prioritas belum dilakukan dengan baik. Untuk itu ia menyarankan agar proses publikasi terkait penyelenggaraan Sail Karimata 2016 ini dilakukan bertahap agar kontennya tidak hilang atau tenggelam dan bisa menjadi sumber informasi, seperti informasi destinasi wisata di Indonesia.

“Untuk itu kami mengundang, untuk membantu pemberitaan terkait Sail Karimata di media masing-masing kementerian,” kata Ratih dalam rapat yang dihadiri wakil dari Kementerian Pariwisata, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kemenko Kemaritiman, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perindustrian, Badan Ekonomi Kreatif, dan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung itu.

Menurut Deputi Seskab Bidang Kemaritiman itu, website Sekretariat Kabinet (www.setkab.go.id) telah menjadi media rujukan pemberitaan media massa, baik nasional maupun daerah. Untuk itu, ia meminta agar bersama-sama secara sinergis seluruh kementerian dan lembaga untuk membantu penyebarluasan pemberitaan.

“Setiap kementerian, lembaga, instansi, dan pemerintah daerah terkait perlu memberikan artikel, berita, foto, maupun video baik yang sudah ataupun belum dilakukan sesuai dengan fokus bidang masing-masing kementerian dalam rangka Sail Karimata untuk dipublikasikan,” pinta Ratih.

Ratih meyakini, untuk kegiatan yang sudah berlangsung masing-masing kementerian/lembaga (K/L) sudah melakukan publikasi melalui media masing-masing atau bekerja sama dengan media massa. Namun ia mengingatkan, untuk kegiatan ke depan agar bisa dipublikasikan secara bersama-sama.

Acara Sail Karimata pada tahun 2016 merupakan program pemerintah yang diadakan guna mendukung pencapaian target mendatangkan 20 juta wisatawan dalam kurun waktu lima tahun sejak 2014. Acara tersebut dilaksanakan secara berurutan di Kepulauan Riau, Provinsi Jambi, Provinsi Bangka Belitung, Kalimantan Barat, serta Kabupaten Kayong Utara.

Event ini merupakan gabungan dari kegiatan pelayaran, riset, seminar kemaritiman, pelayanan kesehatan, bakti sosial, festival seni dan budaya, festival kuliner serta kompetisi bahari. Selain itu, agar wisatawan mancanegara mau berkunjung ke provinsi dan kabupaten penyelenggara sail tersebut, pemerintah mengundang komunitas pengguna kapal pesiar/yachter dari luar negeri.

Gelaran Sail Karimata ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan menggerakan perekonomian masyarakat utamanya di tempat-tempat penyelenggaraan event ini. (FID/ES)