Published On: Thu, Apr 20th, 2017

Film Danur Tembus 1 Juta Penonton dalam Waktu Singkat, Ini Dia 5 Film Horor Indonesia Terlaris

Share This
Tags

 

Jakarta, 6 April 2017 – Sebuah prestasi gemilang kembali datang dari perfilman nasional. Sejak dirilis pada 30 Maret 2017 lalu, hanya dalam waktu kurang dari sepekan, film Danur: I Can See Ghosts telah berhasil menembus 1 juta penonton. Prestasi ini membuat film adaptasi novel karya Risa Saraswati tersebut meraih rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai film horor dengan jumlah penonton terbanyak hanya dalam waktu enam hari.

Film Danur: I Can See Ghosts disutradarai oleh Awi Suryadi dan dibintangi artis-artis Tanah Air ternama seperti Prilly Latuconsina, Kinaryosih, Shareefa Daanish, dan masih banyak lagi. Dengan kesuksesan tersebut film Danur pun mengumumkan akan segera memproduksi kelanjutan filmnya yang direncanakan rilis di tahun depan.

“Tahun 2016 menjadi tahun yang paling diingat karena film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! part 1 berhasil meraih rekor sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa. Kini film Danur menyusul dengan prestasi sebagai film horor yang berhasil tembus 1 juta penonton hanya dalam waktu 6 hari. Hal ini membuktikan bahwa film-film Indonesia semakin banyak dilirik oleh masyarakatnya sendiri. Dari tahun ke tahun jumlah penontonnya pun semakin meningkat,” ungkap Sudhir Syal, Co-Founder & Director BookMyShow Indonesia.

Dalam sejarah perfilman Indonesia, tentu sudah tak terhitung banyaknya film-film horor yang telah dirilis. Berikut BookMyShow rangkum 5 film horor Indonesia terlaris yang berhasil dihimpun dari filmindonesia.or.id dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

 

Danur: I Can See Ghosts (2017)

Pendapatan kotor: Rp 41,8 miliar

Hanya dalam waktu singkat  film Danur: I Can See Ghosts berhasil mengukuhkan prestasinya sebagai film horor Indonesia terlaris dalam kurun waktu 1 dekade terakhir. Sejak dirilis pada 30 Maret 2017 lalu, film yang dibintangi Prilly Latuconsina ini berhasil meraih pendapatan sekitar Rp 41,8 miliar. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring dengan penayangannya di bioskop. Hingga saat ini film Danur telah ditonton lebih dari 1,1 juta penonton.

 

Tali Pocong Perawan (2008)

Pendapatan kotor: Rp 37,8 miliar

Film Tali Pocong Perawan berhasil menyusul di posisi kedua sebagai film horor Indonesia terlaris dalam kurun waktu 1 dekade terakhir. Film horor yang rilis di tahun 2008 ini berhasil meraih 1 juta penonton dengan pendapatan sekitar Rp 37,8 miliar. Film produksi Maxima Pictures tersebut dibintangi oleh Dewi Perssik, Ibnu Jamil, dan Ramon Y. Tungka.

 

Air Terjun Pengantin (2009)

Pendapatan kotor: Rp 37,1 miliar

Bersaing tipis dengan Tali Pocong Perawan, film arahan Rizal Mantovani, Air Terjun Pengantin, berada di posisi ketiga sebagai film horor Indonesia terlaris dalam kurun waktu 1 dekade terakhir. Film ini berhasil mengumpulkan pendapatan kotor sebesar Rp 37,1 miliar. Film Air Terjun Pengantin rilis di tahun 2009 dan dibintangi oleh Tamara Blezinsky, Marcel Chandrawinata, dan Tyas Mirasih.

 

Terowongan Casablanca (2007)

Pendapatan kotor: Rp 33,2 miliar

Selanjutnya ada film arahan Nanang Istiabudi, Terowongan Casablanca, yang berhasil masuk di posisi keempat. Film horor yang rilis di tahun 2007 ini sukses meraih sekitar 900 ribu penonton dengan pendapatan kotor yang ditaksir mencapai Rp 33,2 miliar. Film Terowongan Casablanca dibintangi oleh Asya Shara, Ardina Rasti, Aldi Taher, dan Nino Fernandez.

 

Setan Budeg (2009)

Pendapatan kotor: Rp 30,4 miliar        

Di posisi kelima ada film berjudul Setan Budeg. Film horor yang lagi-lagi dibintangi Dewi Perssik ini telah ditonton lebih dari 871 ribu selama masa penayangannya di bioskop. Dengan raihan tersebut keuntungan yang diraih film Setan Budeg ditaksir mencapai Rp 30,4 miliar. Selain Dewi Perssik, film horor yang rilis pada tahun 2009 tersebut turut dibintangi oleh Saiful Jamil, Uli Auliani, Kiwil, dan Edi Brokoli.

 

______________________________

 

Tentang BookMyShow

 

BookMyShow merupakan platform digital penjualan tiket Bioskop dan Event terbesar di Asia yang menjual lebih dari 10 juta tiket per bulan. BookMyShow telah beroperasi di India, Uni Emirat Arab, Selandia Baru, dan Asia Tenggara. Dengan pendapatan kotor lebih dari USD 200 juta, BookMyShow mendapat kucuran dana lebih dari USD 50 juta dari perusahaan donor dari Silicon Valley, termasuk Accel Partners (Investor di Facebook). BookMyShow bekerja sama dengan lebih dari 2500 layar bioskop seluruh dunia dan menjual tiket event para partner seperti konser musik, teater, acara olahraga, dan taman hiburan keluarga. BookMyShow saat ini memiliki lebih dari 700 karyawan di 4 negara. Untuk informasi lebih lanjut mengenai BookMyShow, kunjungi www.bookmyshow.com.

Tonton video ad BookMyShow di sini.