Published On: Wed, Aug 2nd, 2017

Garap Segmen Lifestyle, ASUS Hadirkan ZenFone Zoom S versi Rose Gold

Share This
Tags

Jakarta (31 Juli 2017) – ASUS Zenfone Zoom S merupakan varian smartphone yang diandalkan ASUS di sepanjang 2017 ini untuk bersaing di segmen mid-high. Smartphone dengan keunggulan utama di kamera yang menawarkan fungsi zoom hingga 12x, kemampuan low light yang 8x lebih baik ini juga menawarkan baterai berkapasitas 5.000mAh yang memungkinkan pengalaman all day photography bagi penggunanya.

Hadir pertamakali di medio kuartal kedua 2017 dengan varian warna Navy Black dan Glacier Silver, smartphone ini menyasar penggemar fotografi, khususnya fotografi mobile. Adapun pengguna yang dibidik utamanya adalah pria di usia mulai dari 18-45 tahun.

“Setelah ASUS ZenFone Zoom S tersedia luas di pasaran Indonesia, ternyata kami mendapatkan masukan dari pengguna yang sebelumnya tidak kami prediksi akan menggemari produk yang satu ini,” sebut Galip Fu, Country Marketing Manager ASUS Indonesia. “Untuk itu kali ini kami menghadirkan ASUS ZenFone Zoom S dengan warna Rose Gold,” sebutnya.

Dipasarkan di harga yang sama, Galip menambahkan, ASUS ZenFone Zoom S versi Rose Gold hadir dalam jumlah terbatas, hanya 1.000 unit saja untuk di seluruh Indonesia.

 

Kamera Mumpuni untuk Hunting Foto Seharian

ZenFone Zoom S merupakan smartphone pertama ASUS yang menggunakan dual camera system untuk memastikan fokus yang tajam dari jarak manapun. “ZenFone Zoom S juga merupakan model pertama yang dilengkapi dengan SuperPixel Camera yang memungkinkannya mengambil foto secara cepat dan jelas di malam hari atau kondisi low-light,” sebut Galip.

Teknologi SuperPixel Camera, tambah Galip, bekerja dengan mengombinasikan hardware mutakhir dan optimalisasi software ASUS SuperPixel untuk mendapatkan tingkat sensitivitas cahaya hingga 2,5 kali lebih baik dibanding smartphone flagship kompetitor, dan hingga 10 kali lipat dibandingkan dengan smartphone pada umumnya.

ZenFone Zoom S juga diperkuat oleh baterai berkapasitas besar, yakni 5.000mAh, di atas rata-rata kapasitas baterai smartphone pada umumnya. Dikombinasikan dengan prosesor yang paling hemat energi saat ini, yakni Qualcomm Snapdragon 625 yang dibuat dengan teknologi 14 nanometer, membuat ZenFone Zoom S mampu bertahan hingga 6,4 jam non stop saat digunakan untuk merekam video 4K Ultra HD, atau waktu standby yang mencapai 42 hari. “Pengguna juga tidak perlu khawatir, baterai yang tersedia pada ZenFone Zoom S cukup memadai untuk diajak hunting foto seharian,” ucap Galip.

Baterai berkapasitas besar juga membuat ZenFone Zoom S bisa berfungsi sebagai powerbank bagi perangkat lain. “Yang paling menarik, kepadatan kapasitas baterai tersebut membuatnya dapat dipasang di dalam full metal chassis yang super tipis, hanya setebal 7,9 milimeter dan bobot hanya 170 gram,” sebut Galip. “Ini membuat ZenFone Zoom S sebagai smartphone 5,5 inci dengan baterai 5.000mAh tertipis dan paling ringan di dunia,” sebutnya.

 

Hadirkan Iklan Vertikal Pertama di Indonesia

Lonjakan bombastis pengguna media sosial di Indonesia membuat ASUS juga melirik platform yang satu ini untuk memperkenalkan ZenFone Zoom S ke segmen yang lebih luas. Pengguna sosial media, khususnya mereka yang mengakses internet via smartphone.

“Alasan inilah yang membuat kami memproduksi TVC vertikal pertama ASUS di Indonesia. Berbeda dengan TVC yang sudah pernah kami buat sebelumnya, konten yang kita hadirkan saat ini sengaja didesain untuk disimak di smartphone,” sebut Galip. “Seperti diketahui, pengguna smartphone umumnya memegang dan mengakses Internet serta sosial media dengan device berada di posisi vertikal,” ucapnya.

Untuk kontennya sendiri, Galip menambahkan, fokus masih tetap pada ASUS ZenFone Zoom S. “Agar mudah beradaptasi ke pasar yang sebelumnya belum tergarap, kami membawa figur yang dikenal di segmen ZenFone Live untuk mendukung ZenFone Zoom S. Hadirnya varian warna Rose Gold atau yang dekat dengan warna pink di atas mempermudah ASUS masuk ke segmen tersebut,” ucapnya.

“Untuk iklan vertikal pertama yang kami hadirkan di Indonesia, kontennya masih tetap fokus pada ZenFone Zoom S,” sebut Galip Fu, Country Marketing Manager, ASUS Indonesia. “Agar mudah beradaptasi ke pasar yang sebelumnya belum tergarap, kami membawa figur yang dikenal di segmen ZenFone Live untuk mendukung ZenFone Zoom S,” ucapnya. Anda membaca artikel ini dari smartphone? Silakan simak konten vertikal tersebut di URL berikut: https://www.youtube.com/watch?v=ieMP1EugreA. Jangan lupa aktifkan fungsi full screen.

 

###

 

Tentang ASUS

Di Indonesia, di kuartal empat 2016, IDC melaporkan bahwa di bisnis Notebook, ASUS terus tumbuh meski telah menempati posisi pertama sejak akhir 2013, posisinya sangat kuat dengan pangsa pasar sebesar 51,7 persen. Di kuartal tersebut, selisihnya dengan produsen terbesar kedua mencapai sekitar 33 persen. Bahkan jika digabungkan dengan market share milik produsen terbesar ketiga dan keempat, penguasaan pasar ASUS di notebook consumer masih lebih besar.

ASUS mencatat tonggak sejarah baru di 2017. Hingga Mei ini, GfK menyebutkan, pangsa pasar notebook consumer ASUS kembali meningkat hingga mencapai 39,8 persen. Pangsa pasar ASUS mencapai lebih dari 2 kali lipat dibanding produsen terbesar kedua. ASUS juga meraih TOP Brand Award untuk kategori bisnis notebook di 2017. Di industri Smartphone, menurut data GfK, ASUS meraih posisi empat besar.

ASUS juga merupakan Top 2 produsen notebook konsumen dunia dan penghasil motherboard terbaik. ASUS mendesain dan memproduksi berbagai jenis produk IT untuk memenuhi segala kebutuhan sehari-hari, mulai dari notebook, tablet, PC desktop, server, perangkat jaringan, dan smartphone. Dimotivasi oleh inovasi dan berkomitmen pada kualitas, ASUS berhasil memenangkan 4.385 penghargaan di tahun 2016 dari organisasi teknologi terpandang dan media IT sedunia.

Untuk Zenfone sendiri, ASUS telah meraih lebih dari 721 penghargaan sejak 2014. Saat ini ASUS memiliki lebih dari 16.000 orang karyawan di seluruh dunia, di mana 5.200 orang di antaranya adalah insinyur di tim R&D (riset dan pengembangan) berkelas dunia. ASUS sangat fokus untuk menyediakan produk berkualitas dengan desain yang menarik.

ASUS juga terus memimpin pasar dan menjadi brand notebook no.1 di Asia Tenggara. Dari data IDC kuartal keempat 2016, ASUS meraih market share tertinggi untuk Asia Tenggara (Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, Vietnam dan Filipina) dengan market share sebesar 26,3%.