Published On: Wed, May 29th, 2019

Greenhouse, Layanan Market Entry B2B, Raih Pendanaan S$3,8 Juta

Share This
Tags

Jakarta, 29 May 2019 – Greenhouse, penyedia solusi terintegrasi yang membantu bisnis untuk berkembang di pasar yang tumbuh cepat dengan layanan B2B terverifikasi dan coworking space ramah lingkungan, telah meraih S$3,8 juta dalam pendanaan bridge round terbaru mereka. Ini adalah seri pendanaan kedua Greenhouse setelah pendanaan awal pada 2017, di mana mereka mengumpulkan S$1,7 juta.

Seri pendanaan ini dipimpin oleh 14 angel investor yang terdiri dari 7 investor baru dan 7 investor dalam seed round sebelumnya, antara lain Dilip dan Deepak Chugani dari KNS Group, sebuah konglomerat yang berbasis di Indonesia.

Drew Calin, CEO dan Co-Founder Greenhouse, menyatakan bahwa, “Kami sangat beruntung karena memiliki sekelompok angel investor berpengalaman yang juga dapat menyumbangkan nilai bagi perusahaan di luar investasi moneter mereka.”

Sejauh ini, Greenhouse telah menarik investor dari berbagai negara seperti Singapura, Australia, Indonesia, dan Amerika Serikat dan berbagai latar belakang termasuk real estate, teknologi, keuangan, logistik, akselerator, dan VC.

Drew menjelaskan, “Banyak dari investor ini juga berpartisipasi di seed round, termasuk dua pendiri dan investor utama kami. Ini menggambarkan kepercayaan mereka pada kemampuan kami untuk mewujudkan visi kami dan komitmen mereka untuk mendukung kami.”

Greenhouse bertujuan untuk menanamkan budaya pengembangan bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan dalam pasar seperti Asia Tenggara. Melalui pendanaan baru ini, Greenhouse akan memperluas kemampuannya dalam membantu perusahaan asing masuk, dan perusahaan lokal bertumbuh, dalam pasar yang tumbuh cepat seperti Indonesia, Filipina, dan seluruh Asia Tenggara.

“Greenhouse didirikan untuk menyederhanakan proses yang diperlukan untuk masuk dan tumbuh dalam pasar seperti melalui meningkatkan transparansi, efisiensi, dan meminimalkan risiko. Kami melakukan ini dengan membangun dan mengelola jaringan penyedia layanan B2B berkualitas tinggi, yang menawarkan layanan seperti pendirian perusahaan, layanan visa, payroll, konsultasi pajak/hukum, dan rekrutmen – sebagai contoh,” jelas Drew.

Greenhouse saat ini tengah memperluas jaringan mitranya di seluruh Asia, serta sedang membangun platform teknologi yang akan menghubungkan bisnis yang ingin berekspansi di pasar lokal dengan penyedia layanan B2B yang dapat mendukung ekspansi itu secara lebih efisien.

Vicknesh R. Pillay, Co-Founder Greenhouse, menjelaskan, “Kami akan meluncurkan Greenhouse Connect, platform teknologi kami, pada Q2 tahun 2019. Versi awal produk ini akan menawarkan layanan pendirian perusahaan dasar untuk bisnis yang ingin berdiri di Indonesia, tetapi kami akan memperluasnya menjadi enam layanan B2B di berbagai pasar pada akhir tahun.”

Vicknesh melanjutkan, “Pasar-pasar ini meliputi Indonesia, Filipina, Singapura, Vietnam, Thailand, dan India. Ini akan memposisikan kami untuk membantu perusahaan-perusahaan memasuki dan mengembangkan bisnis mereka lebih efisien dan efektif, dengan pengorbanan waktu serta modal yang lebih sedikit.

Selain layanan ini, Greenhouse juga menyediakan coworking space dan ruang kantor dengan layanan lengkap di pasar tertentu seperti Indonesia. Mereka akan memperluas bisnis coworking mereka ke seluruh Jakarta dan Manila tahun ini, dan menuju beberapa pasar strategis lainnya di Asia Tenggara pada tahun depan.

Coworking space Greenhouse pertama diluncurkan di Multivision Tower, Kuningan, Jakarta Selatan pada tahun 2018. Sejak itu, lokasi ini telah berhasil meningkatkan pendapatan 57% dari kuartal ke kuartal, sekaligus diakui sebagai startup coworking space terbaik di Indonesia (oleh Rice Bowl Startup Awards pada 2018).

Menurut Vicknesh, pendanaan terbaru ini sebagian akan digunakan untuk memperluas merek coworking space Greenhouse di Asia Tenggara. Ia mengatakan, “Kami sedang bernegosiasi untuk lima lokasi baru di Indonesia dan Filipina, sekaligus mengeksplorasi opsi di Singapura. Kami berencana untuk meluncurkan dua hingga tiga properti baru pada 2019 dan kami juga tengah berinvestasi dalam talenta baru untuk mendukung ekspansi ini.”

Greenhouse akan melanjutkan pencapaiannya pada tahun 2018 melalui saluran pendapatan yang beragam ini, yang akan membantu mereka dalam menyelesaikan pendanaan Seri A yang direncanakan pada tahun 2020.

 

 

-Selesai-

 

TENTANG GREENHOUSE

Greenhouse adalah penyedia solusi terintegrasi yang menyediakan ruang kerja dan jaringan dukungan bisnis untuk perusahaan, UKM, startup, pekerja lepas, dan lainnya. Greenhouse bertujuan mendorong pengembangan bisnis yang berkelanjutan dengan menciptakan lingkungan kerja yang terhubung dengan alam dan membangun ekosistem kerja yang dirancang untuk pertumbuhan dan kesehatan. Greenhouse juga menyediakan layanan end-to-end bagi perusahaan domestik maupun internasional untuk memudahkan mereka masuk dan sukses di pasar yang bertumbuh cepat.

Lokasi Greenhouse pertama dibuka pada Februari 2018 di Multivision Tower (Kuningan Mulia Lot 9B, Jakarta Pusat) dengan kapasitas 228 kursi. Perusahaan seperti Apple, Google, Instagram, ZenDesk, Nestle, LinkedIn, dan banyak lagi telah memilih Greenhouse untuk acara mereka atau sebagai ruang kantor sehari-hari mereka. Untuk informasi lebih lanjut tentang Greenhouse: https://greenhouse.co/.