Published On: Wed, Jul 20th, 2016

Henkel Kembangkan Teknologi Pencetakan 3D untuk Beragam Industri

DUS_EU_001OssipvanDuivenbodeJakarta, 20 Juli 2016– Dikenal luas sebagai “Revolusi Industri selanjutnya” Manufaktur Additive, juga dikenal dengan pencetakan 3D (3D printing), telah menjadi industri multi-miliar dollar dalam hitungan tahun. Diluar penggunaan 3D printing untuk sektor konsumen, Henkel – dengan solusi materialnya yang memainkan peranan penting di beragam industri untuk perekat, sealant, dan solusi pelapisan fungsional – memberikan kontribusi melalui aplikasi penggunaan teknologi yang lebih luas di beragam industri berbeda.

Kendati teknologi pencetakan 3D ini menarik perhatian luas dan angka penjualan printer 3D meningkat dengan cepat, statistik menunjukan bahwa sekitar 70 persen dari printer 3D terjual ke pelanggan dari kategori konsumen akhir di tahun 2015. Ini menunjukan bahwa pasar teknologi pencetakan 3D didominasi oleh printer yang berukuran kecil, harga relatif murah, serta dengan kemampuan relatif terbatas.

Di berbagai industri, perusahaan-perusahaan inovatif di sepanjang rantai produksi saat ini tengah menjajaki beragam cara untuk mengaplikasikan teknologi pencetakan 3D ini di industri mereka dengan skala yang lebih besar. Sebagai pelopor di bidang ini, Henkel Adhesive Technologies tengah mengembangkan solusi materi terbaru yang memungkinkan purwarupa (prototype) fungsional dibuat melalui pencetakan 3D, sekaligus membantu melakukan industrialisasi atas teknologi pencetakan 3D ini.

3D Drucker024Industri Konstruksi: solusi perekat dari Henkel telah diaplikasikan pada proyek-proyek pencetakan 3D untuk konstruksi modern seperti ‘Europe Building’ di Amsterdam, Belanda. Pusat konferensi sementara dibuat sebagai upaya kolaborasi kelompok di antara perusahaan-perusahaan teknologi dan desain. Henkel berkontribusi kepada ekosistem melalu kemitraan dengan desainer 3D print terkemuka dunia, DUS Architects, dengan menyediakan fomula adesif Holtmelt untuk menciptakan facet muka gedung yang sangat mengagumkan.

Industri Furnitur: perekat hotmelt yang dikembangkan Henkel juga telah digunakan untuk menciptakan purwarupa industri bagi beragam aplikasi.  Material tertentu dapat digunakan untuk membuat pencetakan furnitur 3D generasi pertama, seperti kursi atau tudung lampu.

Industri Otomotif: Keahlian Henkel Adhesive Technologies juga memungkinkan pembuatan purwarupa secara cepat untuk industri otomotif dengan menggunakan pencetakan 3D. Dalam proses mewujudkan konsep otomotif dari sketsa, perekat UV curable memungkinkan pencetakan 3D dengan material yang berbeda. Hal ini memungkinkan purwarupa diselesaikan dalam hitungan jam atau hari. Metode ini tidak hanya menghemat waktu tetapi juga memungkinkan desainer dan engineer mobil dapat dengan cepat menguji dan menyempurnakan desain baru. Karena prosesnya membutuhkan proses pengujian yang berulang terkadang hingga ratusan kali, secara alamiah industri additive 3D printing memberikan fleksibilitas yang sangat dibutuhkan sehingga bagian yang dicetak dapat dimodifikasi setiap saat sesuai lingkungan kendaraan yang berbeda.

3D Drucker027Teknologi pencetakan 3D utamanya diaplikasikan untuk mempercepat pembuatan purwarupa dalam industri otomotif, namun tak menutup kemungkinan untuk digunakan dalam pembuatan komponen akhir di masa depan. Henkel mengembangkan solusi perekat yang memungkinkan pemakaian material baru dengan waktu pembuatan yang lebih singkat dalam 3D printing. Inovasi ini akan membuka jalan bagi teknologi 3D printing untuk menjadi semakin terintergrasi dengan proses manufaktur otomotif, contohnya dalam pembuatan mobil-mobil dan suku cadang dengan pencetakan 3D.

Melalui kolaborasi bersama para inovator dan perusahaan start up lainnya, Henkel membangun sebuah jaringan kemitraan di seputar teknologi pencetakan 3D untuk berbagi dan mengumpulkan keahlian, wawasan, dan ide untuk komersialiasi.

Henkel beroperasi di seluruh dunia dengan merek-merek dan teknologi terkemuka di tiga unit bisnis: Laundry & Home Care, Beauty Care, dan Adhesive Technologies. Didirikan tahun 1876, Henkel secara global menjadi pemimpin pasar, baik untuk pasar konsumen maupun bisnis industri, melalui merek-merek dagang terkemuka seperti Persil, Schwarzkopf dan Loctite. Henkel mempekerjakan sekitar 50.000 karyawan dan nilai penjualan dilaporkan sebesar 18,1 miliar euro dan laba operasional disesuaikan sebesar 2,9 miliar euro di tahun fiskal 2015. Saham Henkel terdaftar di indeks bursa efek German, DAX.