Published On: Thu, Sep 10th, 2015

Indosat Hadirkan Solusi Penunjang untuk Efisiensi Operasi Hulu Migas

Share This
Tags

Indosat M2MJakarta, 10 September 2015 – Indosat, anggota Grup Ooredoo, bersama POINTREK dan Inmarsat serta didukung oleh SKK Migas membuat gebrakan baru dengan memberikan sosialisasi teknologi Machine-to-machine (M2M) Hybrid yang komprehensif untuk mendukung efisiensi, keamanan dan optimalisasi operasi hulu migas kepada perusahaan-perusahaan pengelola operasi migas di Jakarta.  Teknologi M2M ini mampu menghubugkan mesin, sensor, perangkat, kapal pengangkut, serta aset Migas lainnya ke pusat kendali atau ke pusat pengolahan data sehingga analisis tingkat efisiensi, efektifitas dan keamanan dapat tercapai dengan cara yang lebih baik.

“Teknologi M2M Hybrid mampu mendiagnosis berbagai kondisi, mulai dari pergerakan kapal dan kondisi alat-alat yang penting,  pemantauan keamanan, bahkan sampai kondisi aliran minyak dan gas dalam suatu jaringan pipa migas. Dengan tujuan untuk meningkatkan produktifitas dan efisiensi operasi hulu migas. Di saat yang bersamaan, M2M merupakan kebutuhan bisnis masa depan termasuk sektor migas,” demikiandiungkapkan oleh Hendra Sumiarsa, Division Head M2M Solutions Indosat.

Turunnya harga minyak dunia, tingginya biaya operasional ditambah dengan merosotnya nilai tukar rupiah memaksa semua perusahaan, tidak terbatas pada perusahaan pengelola operasi Migas untuk menekan biaya, meningkatkan efektifitas operasional dan pada saat yang sama terus meningkatkan kapasitas produksi.  “Terkoneksinya aset-aset operasional di Sektor Migas akan mendorong transparasi yang lebih baik dan ditambah dengan kondisi perekonomian terkini, menjadi tantangan bagi penyedia teknologi untuk menyajikan solusi yang tepat guna, efisien, simpel, aman, handal serta support yang baik memanfaatkan kapasitas nasional,” papar Baris Sitorus Kepala Divisi Penunjang Operasi SKKMIGAS.

“Selama ini konektivitas yang ada hanya dimanfaatkan hanya untuk keperluan standard seperti telepon, fax dan data dari site ke kantor pusat dan sebaliknya. Dengan adanya teknologi M2M Hybrid, data-data penting kondisi operasional  Migas di lapangan bisa langsung dikirim dari kapal, pipa, tanki, platform, pompa angguk dan sensor-sensor yang ada di lapangan secara otomatis. Solusi M2M Hybrid lebih cost efektif dan menjamin redudansi jaringan. Teknologi ini juga dapat dimanfaatkan secara luas dalam industri Maritim,” ungkap Nirwan Harahap, CEO POINTREK, mitra Indosat yang sudah berpengalaman lebih dari 10 tahun dalam bidang M2M untuk mendukung perusahaan minyak dan gas.

Indosat menyediakan solusi M2M komprehensif untuk migas termasuk konektivitas, alat/device dan aplikasinya, lengkap mulai dari untuk sektor hulu (upstream) sampai hilir (downstream).  Solusi M2M pada setiap sektor tentunya spesifik, namun ke depan data-data yang terekam di sektor hulu atau hilir dapat ditampilkan dalam satu dashboard dan dapat saling berinteraksi dengan standar yang sama (interoperable).

“Solusi M2M Indosat yang giat dipasarkan sejak tahun 2015 ini tak hanya akan memberikan layanan konektivitas antar mesin semata, namun diharapkan dapat mendatangkan value bagi perusahaan agar dapat membuat analisa komprehensif mulai dari deskriptif, prediktif dan preskriptif yang penting untuk pengambilan keputusan”, pungkas Hendra Sumiarsa.

 

Tentang Indosat

Indosat adalah operator telekomunikasi berskala global, anggota dari Grup Ooredoo, yang menyediakan berbagai layanan telekomunikasi dengan kualitas operator kelas dunia. Melayani lebih dari 68,5 juta pelanggan di Indonesia pada semester 1 2015, Indosat adalah salah satu operator anggota terpenting bagi Group Ooredoo. Indosat memberikan kontribusi 60% dari total pelanggan dan 21,6% pendapatan terhadap Grup Ooredoo pada Semester 1 2015. Didukung oleh Grup Ooredoo, Indosat berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai merek layanan seperti IM3, Mentari, Matrix, sambungan langsung internasional, serta berbagai solusi bagi korporasi melalui layanan Indosat Business. Saham Indosat tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX:ISAT).

 

 

Tentang Ooredoo

Ooredoo, adalah perusahaan telekomunikasi internasional terkemuka yang menyediakan layanan selular, telekomunikasi tetap, internet broadband dan layanan bagi korporat, sesuai kebutuhan pelanggan dan bisnis, beroperasi di wilayah Timur Tengah, Afrika Utara dan Asia Tenggara. Sebagai perusahaan yang fokus bagi komunitas, Ooredoo, memiliki visi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan yakin bahwa layanannya akan dapat menstimulasi pertumbuhan bagi pelanggannya untuk mencapai kemampuan terbaiknya melalui penyediaan layanan komunikasi yang bermanfaat. Ooredoo telah hadir di Qatar, Kuwait, Oman, Algeria, Tunisia, Iraq, Palestina, Maldives, Myanmar dan Indonesia. Perusahaan meraih penghargaan The World Communication Awards 2013 untuk kategori Best Mobile Operator of the Year.

Perusahaan melaporkan pendapatan usaha sebesar US$ 9,1 milyar di tahun 2014 dan memiliki lebih dari 114 juta pelanggan global per 30 Juni 2015. Saham Ooredoo telah tercatat di Bursa Qatar dan Bursa Sekuritas Abu Dhabi.

www.ooredoo.com

Twitter: @Ooredoo

Facebook: facebook.com/ooredoogroup

LinkedIn: http://www.linkedin.com/company/ooredoo