Published On: Thu, Dec 17th, 2015

Indosat Ooredoo Lahirkan Inovator Muda Melalui IWIC

Tampak pada gambar Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat Ooredoo (bawah-dua dari kanan), Lis Sutjiati, Staf Khusus Menkominfo (bawah-paling kanan), dan Hari Sungkari, Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (bawah-paling kiri) bersama para pemenang IWIC ke-9.

Tampak pada gambar Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat Ooredoo (bawah-dua dari kanan), Lis Sutjiati, Staf Khusus Menkominfo (bawah-paling kanan), dan Hari Sungkari, Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (bawah-paling kiri) bersama para pemenang IWIC ke-9.

Jakarta, 17 Desember 2015 – Indosat Ooredoo kembali menegaskan komitmennya dalam membangun masyarakat digital Indonesia, dengan melahirkan para inovator muda berbakat dalam bidang aplikasi mobile melalui ajang IWIC ke-9. Mengambil tema “Innovate Your Life”, IWIC ke-9 berhasil melahirkan 26 pemenang dari berbagai kategori dengan berbagai karya aplikasi mobile yang memberikan manfaat tinggi bagi masyarakat dan memperkaya layanan content aplikasi karya anak negeri sendiri.

Indosat Ooredoo Wireless Innovation Contest atau disingkat IWIC adalah ajang kompetisi inovasi teknologi di bidang mobile/wireless yang diselenggarakan oleh Indosat Ooredoo bagi seluruh generasi muda Indonesia secara nasional. Kompetisi yang merupakan bagian dari program CSR perusahaan ini diselenggarakan secara konsisten sejak tahun 2006 dan pada IWIC ke-9 tahun ini berhasil mengumpulkan 3173 peserta generasi muda dari seluruh Indonesia.

“IWIC merupakan salah satu program penting kami sebagai bagian dari komitmen membangun ekosistem digital Indonesia. Lahirnya para developer muda dengan karya aplikasi mobile lokal yang baru, spektakuler dan bernilai manfaat tinggi akan memperkaya dunia digital Indonesia. Indosat Ooredoo saat ini tengah bertransformasi menuju Perusahaan Telekomunikasi Digital Terdepan meyakini bahwa Indonesia memiliki generasi muda penuh talenta dan ide kreatif dalam bidang aplikasi mobile nantinya akan mempercepat terwujudnya masyarakat digital Indonesia yang dibesarkan oleh anak negeri sendiri,” demikian disampaikan President Director & CEO Indosat Ooredoo Alexander Rusli.

“Dengan IWIC sebagai salah satu inisiatif, kami ingin dunia digital lebih dari sekadar konektivitas. Dunia digital harus bersahabat, simple, dan mudah diakses. Oleh karena itu pada acara perubahan identitas perusahaan kemarin, Indosat Ooredoo mengusung tema #IndonesiaDigitalNation. Berharap dunia digital membawa sebanyak-banyaknya manfaat dan kesempatan kepada banyak orang,” tambah Alexander Rusli.

IWIC ke-9 hadir menawarkan konsep unik dan berbeda dari sebelumnya. IWIC ke-9 konsisten mengasah jiwa entrepreneurship peserta dengan menggandeng Jakarta Founder Institute dan Crowdtivate. Keduanya adalah institusi yang akan menuntun para developer muda menjadi technopreneur yang sukses melalui program mentoring dan crowdfunding. Konsep unik lainnya adalah hadirnya kategori untuk Kids dan Teens yaitu siswa SD, SMP dan SMA, serta dua buah kategori spesial “Apps for Woman” dan “Apps for Supporting Inbound Tourism.

Berbagai kegiatan telah dilakukan dalam rangka mensosialisasikan IWIC agar semakin diminati oleh generasi muda, tidak hanya roadshow ke berbagai kampus terkemuka namun juga sosialisasi ke berbagai sekolah mulai SD hingga SMA terkait dengan Kategori Baru bagi peserta Anak-anak & Remaja. Inovasi lain di IWIC ke-9 ini adalah kegiatan Kids Coding Competition, yaitu kegiatan hackathon – pembuatan aplikasi mobile dalam waktu tertentu bagi peserta anak-anak dan remaja. Selain itu ada Women Developer Day, ajang berkumpulnya komunitas developer perempuan untuk saling belajar tentang perkembangan terbaru teknologi mobile.

Antusiasme terhadap IWIC ke-9 yang telah berlangsung selama 6 bulan, ditunjukkan dengan pencapaian jumlah peserta tahun ini sebanyak 3173 peserta dari seluruh Indonesia. Setelah melalui serangkaian proses bootcamp dan penjurian di babak final, maka lahirlah para pemenang IWIC ke-9 dari berbagai kategori sebagai berikut :

Kids Category (SD)
– Ideas : Charigvity karya Nisrina Khansa Izzati
– Apps : Belajar membaca metode Dia tampan karya M. Hikam Assyifa alfath

Teens Category (SMP & SMA)
– Ideas : Look-lock karya Bayu Eka Sanktiaji
– Apps : Escape from the prison karya Shaquille Shiddiq P

University Students and Public
– Ideas : adawifiga karya Sandy Colondam
– Apps : Temu jasa karya Hardian Prakasa

Developers Category
– Apps : yukmart karya Dimas Anugrah Wicaksono
– Mobile Web : Kazir karya Zaenal Arifin

Special Category
– Apps for Women : Baby Recipe karya Ade Rifaldi
– Apps for Supporting Inbound Tourism : ayojelajah.in karya Bagja Gumelar

Pemenang Campus Innovation Award : Universitas Tanjungpura, Pontianak
Adapun idea dan apps untuk bidang :
*Communication, Lifestyle &Education
*Multimedia & Games
*Utility (Tools, Security, Ideas/apps for disabled)

Para pemenang berhak membawa pulang berbagai hadiah antara lain gadget, uang tunai, beasiswa di Founder Institute, Mentoring Harukaedu, kesempatan untuk mendapatkan pendanaan di Crowdtivate, Saldo Dompetku dan Berlangganan gratis 1 tahun Cipika Bookmate

9 tahun hadir secara konsisten menjaring talenta developer muda Indonesia, IWIC telah mendapatkan berbagai penghargaan sebagai program CSR terbaik, baik penghargaan dalam negeri maupun luar negeri. IWIC juga telah berhasil melahirkan para developer muda yang berhasil menjadi technopreneur berprestasi yang menciptakan berbagai aplikasi mobile yang telah digunakan oleh masyarakat seperti Sandy Colondam yang menciptakan aplikasi Ragunan Zoo, aplikasi edukasi dan informasi tentang kebun binatang Ragunan bagi para pengunjung wisatawan.

Indosat Ooredoo menghadirkan IWIC 9th didukung oleh beberapa mitra yaitu Free Basics by Facebook, Kompas Gramedia, Founder Institute, Harukaedu, Crowdtivate, i-aplikazone, Yayasan Cendekia, Dicoding, Kidzania.