Published On: Tue, Oct 17th, 2017

Iwan Sunito: Jumlah Permintaan Hunian di Indonesia Masih Melebihi Kapasitas Pasokan

Share This
Tags

Jakarta, 16 Oktober 2017 – CEO dan pendiri dari Crown Group, Iwan Sunito, mengemukakan pendapatnya perihal situasi terkini dunia properti Indonesia di sela kunjungan singkatnya di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Iwan Sunito mengungkapkan bahwa dengan besaran jumlah permintaan yang ada, dapat dikatakan bahwa pasar properti Indonesia adalah yang terbesar di kawasan Asia Tenggara.

“Sempat ada kekhawatiran bahwa pasar properti Indonesia akan mengalami “Bubble”, namun saya tidak melihat bahwa Indonesia akan mengalami hal tersebut”

“Jumlah permintaan hunian di Indonesia masih jauh di atas kemampuan para pengembang dalam menyediakan pasokan”

“Memang sempat terjadi “slowing down” pasca Tax Amnesty, namun kalau kita perhatikan, saat ini sudah mulai merangkak naik”

“Apalagi pemerintah Indonesia saat ini berusaha mendorong pertumbuhan sektor properti dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan yang akan semakin memudahkan masyarakat untuk memiliki hunian”

“Ditambah dengan kebijakan hunian yang berorientasi kepada transportasi masal”

“Akan membuat pasar properti Indonesia, khususnya di Jakarta menjadi lebih berwarna dengan berbagai macam pilihan”

“Namun yang perlu dicermati adalah, harga hunian yang ditawarkan harus berbanding lurus dengan tingkat pendapatan dan kemampuan daya beli Masyarakat saat ini agar tercipta keseimbangan yang sempurna”

Menurut data dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, saat ini “Backlog” mencapai 13,5 juta unit. Sementara itu, kebutuhan rumah baru yang bersumber dari pertumbuhan penduduk dan urbanisasi setiap tahunnya mencapai sekitar 800 ribu unit.

“Kondisi “Backlog” ini juga dialami oleh Australia, khususnya Sydney, dimana jumlah pasokan tidak bisa mengimbangi jumlah permintaan”

“Bahkan “Backlog” yang dialami oleh Indonesia bahkan jauh lebih tinggi dari yang dihadapi Australia, yang sekitar 50,000 hunian per tahunnya”

“Yang perlu diingat adalah, harga yang ditawarkan kepada konsumen di Australia sesuai dengan daya beli masyarakatnya”

“Sehingga keseimbangan terjadi, yang akhirnya membuat pasar Australia menjadi salah satu yang terbaik untuk investasi properti di kawasan Asia”

“Selama titik keseimbangan itu tercipta, saya yakin pasar properti di Indonesia dapat menjadi salah satu yang terkuat di kawasan Asia dalam beberapa tahun mendatang” tutup Iwan Sunito

 

 

 

ENDS

 

Tentang Crown Group

Crown Group Holdings (Crown Group) adalah perusahaan properti terkemuka Australia yang mengkhususkan diri dalam pengembangan properti, investasi properti dan hotel.

Perusahaan ini adalah didirikan oleh seorang arsitek bernama Iwan Sunito dan seorang insinyur, Paul Sathio pada tahun 1996.

Iwan Sunito lulus dengan gelar Bachelor of Architecture (Hons) dan Master of Construction of Management dari University of NSW. Pada tahun 1993 Iwan menjadi seorang Arsitek Yang Resmi Terdaftar di NSW dan dianugerahi penghargaan UNSW Eric Daniels for excellence in residential design.

Dalam beberapa tahun terakhir Iwan Sunito telah menerima sejumlah penghargaan termasuk 2013 Leadership Award dari Majalah Property & Bank, penghargaan Entrepreneur Award dari Kongres Diaspora Indonesia 2013 dan menjadi salah satu pemenang di 2013 Ernst & Young Entrepreneur of the Year Awards. Iwan Sunito juga dinobatkan sebagai 2015 Property Person of The Year oleh Urban Taskforce Australia.
Paul Sathio lulus dengan gelar Sarjana Teknik Sipil dari University of Technology Sydney (UTS) dan Master of Science Engineering dari University of NSW. Paul Sathio memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam industri konstruksi dan pembangunan.

 

Proyek Yang Sudah dan Sedang Dikerjakan

Sejak perusahaan ini didirikan 21 tahun yang lalu, Crown Group telah berhasil menyelesaikan pembangunan utama di lokasi terbaik Sydney termasuk Bondi, Bondi Junction, Parramatta, Ashfield, Epping, Homebush, Newington, Pennant Hills dan Rhodes dan terakhir Viking by Crown, sebuah hunian vertikal 10- lantai di Waterloo.

Saat ini, Crown Group memiliki memiliki portofolio yang luar biasa dalam lini usahanya dan sedang membangun lima proyek besar; Infinity by Crown Group di kawasan Green Square, V by Crown Group sebuah menara hunian 29 lantai di Parramatta, Skye by Crown sebuah hunian vertikal 20 lantai yang ikonik di North Sydney, Oasis By Crown Group, di kawasan barat Sydney yang sedang berkembang dan Arc by Crown Group di jantung CBD kota Sydney.

 

Penghargaan

Crown Group baru-baru ini dianugerahi  penghargaan Urban Development Institute of Australia (UDIA) NSW President’s Award – yang merupakan salah satu penghargaan pengembangan properti yang tertinggi di Australia – atas tujuh menara Top Ryde City Living yang bergaya resor.

Top Ryde City Living juga dianugerahi Best High-Density Development in Australia pada saat acara penghargaan UDIA Awards for excellence 2014 dan penghargaan Master Builders Association Excellence in Housing 2013. Pembangunan Sanctum by Crown yang inovatif dianugerahi Master Builders Association Excellence in Housing award 2012 dan ICON yang sangat-sukses di Homebush dianugerahi HIA (Asosiasi Industri Perumahan) CSR Housing Awards 2007 Apartment Project of the Year.

 

 

Peluncuran Yang Akan Datang

Crown Group akan meluncurkan Skye Hotel Suites pertama pada tahun 2017