Published On: Fri, Sep 23rd, 2016

Iwan Sunito: Penunjukan Julian Sedgwick untuk Memperkokoh Posisi Crown di Asia

Julian SedgwickJakarta, 22 September 2016 – Perusahaan pemenang multi penghargaan yang berbasis di Sydney, Crown Group, hari ini memberikan informasi perihal penunjukan Julian Sedgwick sebagai Global Head of Sales and Marketing.

 

Dengan lebih dari 16 tahun pengalaman dalam real estate internasional, Sedgwick mengambil tanggung jawab puncak pemasaran untuk seluruh portofolio proyek Crown Group yang tumbuh di Sydney pada saat investor properti global mencari pilihan menarik di luar London dan Eropa.

 

Sedgwick datang ke Crown Group dari kelompok properti asal Britania Raya, Marsh & Parsons dimana ia menjawab sebagai Head of International Business Development. Dengan kesuksesan karirnya hingga saat ini, sejak tahun 2009 Julian berhasil menghasilkan lebih dari USD $ 1,1 miliar atau sekitar Rp. 14,3 triliun penjualan di Asia Pasifik. Sedgwick telah bekerja di berbagai pasar internasional, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Australia dan Asia Pasifik.

 

Di tengah investasi besar dari pemerintah, pertumbuhan perumahan dan komersial yang cepat, dan pemerintahan dan ekonomi yang stabil, Sydney telah menjadi tujuan favorit bagi investor luar negeri yang mencari keuntungan yang kuat.

 

Dengan proyek pertamanya di Bondi pada tahun 1996, Crown Group telah menjadi salah satu pengembang paling produktif di Sydney; mengkhususkan diri dalam pengembangan properti dan investasi properti dan akan segera membuka hotel suites pertamanya.

 

Penunjukan ini datang pada saat yang penting bagi perusahaan, karena saat ini Crown Group sedang berkembang di Australia dan luar negeri; serta meningkatkan kesadaran merek secara internasional.

 

“Kami sangat senang bisa menyambut Julian ke Crown Group karena kami terus tumbuh dan memperluas kehadiran kami di wilayah Asia,” kata CEO Crown Group Iwan Sunito.

 

“Julian membawa pengalamannya yang dalam pengalaman serta bakat di pasar real estate internasional – Terutama London, Asia dan Oceania”

 

Setelah menjual lebih dari Rp. 3,8 triliun dalam lima jam pada saat peluncuran Infinity by Crown Group di Green Square, pengembang yang berbasis di Sydney berencana untuk meluncurkan proyek terbarunya di Waterloo pada tahun 2017.

“Julian akan berperan dalam memimpin divisi penjualan Crown Group saat kita mempersiapkan peluncuran Waterfall by Crown Group,” tambah Sunito.

 

Julian Sedgwick sangat mengenal dengan pasar London dan Britania Raya, yang masih belum pulih dari Brexit “shock” dan ketidakpastian politik serta keuangan berikutnya. Tampaknya tidak ada jawaban untuk jangka pendek, dan negosiasi untuk meninggalkan Uni Eropa dapat mempengaruhi posisi  London sebagai pusat keuangan. Selain itu, pasar properti hunian di London secara luas dianggap telah melewati masa keemasannya, dengan pers di Inggris memprediksi terjadinya penurunan hraga perumahan hingga 18% selama beberapa tahun ke depan.

 

Data yang dirilis bulan ini oleh CoreLogic, penyedia informasi properti, analisis dan manajemen risiko terkait properti terbesar di Australia dan Selandia Baru mengungkapkan properti Sydney telah mencapai pertumbuhan tahunan sebesar 9,4% setelah mencatat tingkat pertumbuhan pada bulan Agustus jauh di atas rata-rata nasional.

 

Nilai hunian di Sydney meningkat sebesar 1,4% pada bulan Agustus dibandingkan rata-rata nasional sebesar 1,1%. Sydney pada tahun 2015 dinobatkan sebagai salah satu dari 10 pasar yang paling menarik perhatian oleh perusahaan properti Knight Frank dan pada tahun 2014, kota ini dinobatkan sebagai Kota Paling Layak Huni di Dunia oleh Price Waterhouse Coopers.

 

Laporan Prakiraan Kota di Dunia Pada Tahun 2016 oleh Knight Frank memperkirakan bahwa Sydney akan melihat pertumbuhan hunian terkuat pada tahun 2016 – naik sekitar 10% dari tahun sebelumnya. Sydney mengalahkan sembilan kota internasional lainnya termasuk Monaco, New York dan Shanghai untuk pertumbuhan nilai properti. Nilai real estate Sydney telah berkembang pada tingkat yang cepat selama beberapa tahun; pada tahun 2015, Sydney mengalami peningkatan sebesar 15%, tertinggi dari sembilan kota utama lainnya