Published On: Tue, Nov 22nd, 2016

Jadi Pemeran Utama di Allied, Ini 5 Film Terlaris Brad Pitt

Jakarta, 15 November 2016 – Siapakah aktor papan atas Hollywood yang paling banyak disukai? Brad Pitt bisa jadi salah satunya. Kualitas akting aktor berusia 52 tahun ini memang sudah tak diragukan lagi. Sepanjang perjalanan karirnya, Pitt tak hanya fokus pada dunia seni peran saja, namun juga merambah sebagai produser film.

 

Performa Pitt memang selalu dinantikan. Apalagi dalam hitungan beberapa ke depan, film terbarunya yang berjudul Allied akan segera tayang di jaringan bioskop Indonesia. Selain Pitt, film yang disutradarai oleh Robert Zemeckis ini juga menghadirkan aktris Hollywood papan atas, Marion Cotillard.

5 Film Brad Pitt Dengan Pendapatan Tertinggi BookMyShow Indonesia

Platform Tiket BookMyShow Menyajikan Daftar Film Yang Dibintangi Brad Pitt Dengan Pendapataan Tertinggi

“Di tengah gegap gempita film-film Box Office seperti Doctor Strange dan Fantastic Beasts yang baru saja rilis, muncul film drama Allied yang mengandalkan nama besar Brad Pitt dan Marion Cotillard. Namun mengingat jadwal rilis filmnya yang telah diatur di penghujung tahun, bisa jadi film Allied akan mengantarkan para pelaku filmnya di perhelatan Oscar 2017 nanti,” ungkap Sudhir Syal, Co Founder & Director BookMyShow Indonesia.

 

Selama 25 tahun berkarir di kancah perfilman Hollywood, Brad Pitt tercatat telah membintangi lebih dari 30 judul film. Tak sedikit filmnya yang meraup sukses besar di Box Office dunia. Dilansir dari Box Office Mojo, berikut BookMyShow sajikan 5 daftar film terlaris yang pernah dibintangi Brad Pitt:

 

World War Z (2013)

Pendapatan kotor: Rp 7 triliun

Brad Pitt ternyata meraup kesuksesan besar saat membintangi film World War Z. Perannya di film thriller zombie ini meraih pendapatan fantastis sebesar Rp 7 triliun. Keuntungan yang diraih bernilai hampir 3 kali lipat dari budget produksinya yang menelan biaya sekitar Rp 2,5 triliun. Selain membintangi filmnya, Pitt juga turut memproduseri film World War Z.

 

Troy (2004)

Pendapatan kotor: Rp 6.7 triliun

Film Troy menjadi daftar film terlaris kedua yang dibintangi Brad Pitt. Film kolosal ini mampu mengantongi keuntungan besar dengan raihan pendapatan sekitar Rp 6,7 triliun. Menariknya meski diproduksi di tahun 2004 namun budget produksinya terbilang fantastis yaitu sebesar Rp 2,3 triliun. Selain Brad Pitt, film arahan sutradara Wolfgang Petersen ini juga dibintangi oleh Eric Bana dan Orlando Bloom.

 

Mr. & Mrs. Smith (2005)

Pendapatan kotor: Rp 6.4 triliun

Siapa yang tak kenal dengan film ini? Film Mr. & Mrs. Smith hingga kini dikenang sebagai film ikonik yang menyatukan hubungan Brad Pitt dan Angelina Jolie. Tak hanya ramai dibicarakan, filmnya sendiri ternyata mendulang kesuksesan besar dengan raihan pendapatan sebesar Rp 6,4 triliun. Keuntungan yang diraih jelas sangatlah besar mengingat budget produksinya hanya menelan biaya sebesar Rp 1,4 triliun. Artinya film ini meraih keuntungan hampir 5 kali lipat dari biaya produksi filmnya.

 

Duologi Ocean’s (2001 & 2004)

Pendapatan kotor Ocean’s Eleven: Rp 6 triliun

Pendapatan kotor Ocean’s Twelve: Rp 4,9 triliun

Menyusul di posisi keempat ada francise film Ocean’s yaitu Ocean’s Eleven dan Ocean’s Twelve. Kedua film ini mampu mendongkrak popularitas Brad Pitt sebagai aktor papan atas Hollywood. Pasalnnya duologi filmnya mampu meraih kesuksesan besar dengan raihan pendapatan masing-masing sebesar Rp 6 triliun dan Rp 4,9 triliun. Selain Pitt francise film Ocean’s juga dibintangi oleh jajaran bintang Hollywood papan atas seperti George Clooney, Matt Damon, Andy Garcia, Julia Roberts, dan masih banyak lagi.

 

The Curious Case of Benjamin Button (2008)

Pendapatan kotor: Rp 4.4 triliun

Tema unik dalam film The Curious Case of Benjamin Button ternyata mampu mencuri perhatian publik. Selain mendapat sambutan positif dari para kritikus film, film The Curious Case of Benjamin Button juga mampu berjaya di Box Office. Film arahan David Finchertersebut sukses meraih pendapatan gemilang sebesar Rp 4,4 triliun. Artinya film ini mampu mengumpulkan keuntungan dua kali lipat dari biaya produksi filmnya.