Published On: Fri, Feb 19th, 2016

Jobplanet Mengungkap Alasan Mengapa Startup Mulai Dilirik Oleh Pencari Kerja di Indonesia

starupBerdasarkan penilaian langsung dari para karyawan dan mantan karyawan melalui website Jobplanet, beberapa hal yang menjadi daya tarik startup antara lain, budaya perusahaan, gaji dan tunjangan, serta jenjang karier yang lebih baik.

 

Jakarta, 19 Februari 2016 – Perkembangan teknologi dan pertumbuhan pasar digital di Indonesia membuka banyak peluang bagi startup (perusahaan rintisan) berbasis digital untuk berkembang. Beberapa jenis startup yang diyakini akan berkembang adalah startup yang bergerak dalam bidang e-commerce serta on-demand service yang menghubungkan orang dengan layanan jasa melalui aplikasi, seperti Go-Jek.

 

Dari sisi pasar tenaga kerja, kemunculan startup juga membuka kesempatan yang lebih luas bagi para pencari kerja. Meski masih ada pandangan bahwa startup merupakan perusahaan yang belum mapan, namun startup mulai menarik perhatian para pencari kerja. Beberapa hal yang menjadi daya tarik startup antara lain, budaya perusahaan, gaji dan tunjangan, serta jenjang karier yang lebih baik daripada yang ditawarkan oleh korporasi.

 

Hal tersebut merupakan hasil analisis yang dilakukan oleh Jobplanet (Jobplanet.com), platform komunitas online untuk berbagi informasi seputar dunia kerja dan perusahaan,  terhadap berbagai startup yang terdapat dalam website-nya selama bulan Januari 2016. Jobplanet mengklasifikasikan startup sebagai perusahaan yang menjalankan bisnis berbasis Internet, bergerak dan berkembang dengan cepat, serta memiliki ceruk pasar yang khusus.

 

Sepuluh startup yang menarik perhatian pencari kerja di awal tahun 2016

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Jobplanet, di awal tahun 2016, PT Tokopedia masih menjadi startup yang paling dicari informasinya oleh pengguna Jobplanet, yakni sebanyak 31,73%. Menempati posisi lima besar di belakang Tokopedia adalah PT Bukalapak.com (13,54%), PT Go-Jek Indonesia (10,54%), PT Global Digital Niaga atau Blibli.com (7,30%), dan PT ECart Services Indonesia atau Lazada (6,68%).

 

Startup lainnya yang juga menarik perhatian pengguna adalah PT Traveloka Indonesia (4,64%), PT Kreatif Media Karya atau KMK Online (3,62%), OLX Indonesia (2,76%), PT Fashion EServices Indonesia atau Zalora (2,76%), dan PT Bhinneka Mentari Dimensi atau Bhinneka.com (2,28%).

 

Informasi tersebut disusun berdasarkan data mengenai jumlah pageviews atau kunjungan ke laman-laman berisi profil dan review berbagai startup di website Jobplanet selama bulan Januari 2016. Hingga akhir Januari 2016, sebanyak 51 startup digital telah terdaftar di website Jobplanet, di mana total kunjungan ke laman seluruh startup tersebut mencapai sekitar 45.000 pageviews.

 

“Dari seluruh kunjungan tersebut, sebanyak lebih dari 85% ditujukan ke laman-laman berisi profil dan review milik sepuluh startup di atas saja. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna Jobplanet, yang juga merupakan pencari kerja, merasa penasaran dan ingin mengetahui seluk-beluk bekerja di startup-startup tersebut,” ujar Kemas Antonius, Chief Product Officer Jobplanet di Indonesia.

 

Faktor-faktor yang menjadi daya tarik startup

Ada beberapa faktor internal yang memengaruhi kepuasan karyawan secara umum terhadap perusahaan tempat mereka bekerja. Di antaranya, faktor gaji dan tunjangan, jenjang karier, work-life balance, budaya perusahaan, dan manajemen.

 

“Dari kelima faktor tersebut, yang menjadi daya tarik startup di mata karyawan dan pencari kerja adalah faktor budaya perusahaan serta gaji dan tunjangan. Faktor lain yang juga menarik perhatian adalah kesempatan meraih karier yang lebih terbuka,” ungkap Kemas.

 

  • Budaya perusahaan

 

Berdasarkan analisis Jobplanet, dari total 51 startup yang terdaftar di website Jobplanet, rata-rata tingkat kepuasan karyawan terhadap budaya perusahaan mereka adalah sebesar 3,1 dari rating tertinggi 5,0 yang mewakili penilaian “sangat puas”.

 

Di antara sepuluh startup yang membuat penasaran para pencari kerja, Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak.com mendapatkan rating budaya perusahaan yang tertinggi, yakni sama-sama meraih rating 4,3. Menyusul di belakang mereka adalah Blibli.com (4,2), OLX Indonesia (4,0), Lazada (3,8), Go-Jek (3,7), Bhinneka.com (3,4), KMK Online (2,7), dan Zalora (2,3).

 

“Rating 4,0 mewakili penilaian ‘puas’. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa karyawan ataupun mantan karyawan Tokopedia, Traveloka, Bukalapak.com, Blibli.com, dan OLX Indonesia merasa puas dengan budaya perusahaan tempat mereka bekerja,” ujar Kemas.

 

  • Gaji dan tunjangan

 

Dari segi gaji dan tunjangan, Blibli.com dan Traveloka mendapatkan rating paling tinggi dari para karyawan dan mantan karyawannya. Kedua startup e-commerce tersebut sama-sama mendapatkan rating gaji dan tunjangan sebesar 4,3. Menyusul di belakang mereka adalah OLX Indonesia (3,8), Tokopedia (3,7), Go-Jek (3,6), Bukalapak.com, Zalora, dan Lazada yang sama-sama mendapatkan rating 3,3; diikuti oleh KMK Online (2,6) dan Bhinneka.com (2,5).

 

Berdasarkan perhitungan Jobplanet, rata-rata tingkat kepuasan karyawan dari seluruh startup yang terdaftar di Jobplanet terhadap gaji mereka adalah sebesar 3,4. Dengan demikian, tingkat kepuasan karyawan Blibli.com, Traveloka, OLX Indonesia, Tokopedia, dan Go-Jek berada di atas rata-rata.

 

  • Jenjang karier

 

Startup dipandang sebagai tempat yang tepat untuk menimba ilmu dan menempa karier, di mana kontribusi setiap individu dapat terlihat jelas dan terukur, serta kesempatan untuk meniti jenjang karier masih terbuka. Berdasarkan penilaian karyawan dan mantan karyawan, kesempatan untuk meraih jenjang karier paling besar dimiliki oleh Blibli.com yang mendapatkan rating jenjang karier sebesar 3,8. Di belakangnya menyusul Traveloka (3,7), Tokopedia (3,6), Lazada (3,4), Go-Jek, OLX Indonesia, dan Bukalapak.com yang sama-sama mendapatkan rating 3,3; KMK Online dan Zalora dengan rating masing-masing 2,6; serta Bhinneka.com (2,2).

 

Rata-rata rating jenjang karier di perusahaan startup secara keseluruhan adalah 3,3. Dengan demikian, Blibli.com, Traveloka, Tokopedia, dan Lazada diakui karyawan memberikan kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan karier mereka.

 

  • Work-life balance

 

Startup identik dengan tim kecil dan kerja keras. Hal tersebut tak bisa dipungkiri. Meski begitu, berdasarkan penilaian para karyawan dan mantan karyawan, beberapa dari sepuluh startup di atas memberikan work-life balance yang baik.

 

Rata-rata rating work-life balance dari seluruh startup yang ada di website Jobplanet adalah sebesar 3,5. Startup yang mendapatkan rating work-life balance tertinggi dan di atas rata-rata adalah Blibli.com dan Bukalapak.com, yakni sama-sama sebesar 4,3. Menyusul mereka, ada Tokopedia (3,9), serta Go-Jek, OLX Indonesia, dan Traveloka yang sama-sama mendapatkan rating 3,8.

 

“Sebagai platform komunitas untuk berbagi informasi seputar dunia kerja, Jobplanet berupaya untuk memberikan informasi yang bermanfaat bagi para pencari kerja. Kami berharap informasi ini dapat memberikan wawasan kepada banyak orang tentang seluk-beluk startup, serta dapat membantu startup dalam mengukur kualitas serta tingkat kepuasan karyawan mereka,” tutup Kemas.