Published On: Sat, Aug 23rd, 2014

Joint Research Telkomsel & LAPI ITB Bangun Smart City Platform

LAPI ITB_telkomselBandung, 16 Agustus 2014 – Bertempat di Kampus STEI (Sekolah Teknik Elektro dan Informatika) ITB (Insititut Teknologi Bandung), Telkomsel bersama LAPI (Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri) ITB menandatangani perjanjian kerjasama mengenai ‘Program Penerapan Smart City Platform’. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Network Telkomsel Abdus Somad Arief dan Direktur LAPI ITB yang diwakili oleh Dr. Ir. Sigit Darmawan selaku Direktur Pengembangan Usaha.

Smart City Platform yang dibangun akan membentuk suatu sistem terintegrasi yang dapat menciptakan interaksi yang cepat dan tepat sasaran antara Pemerintahan sebagai penentu kebijakan, masyarakat sebagai komunitas yang perlu mendapatkan pelayanan dan kualitas hidup yang baik, serta Telkomsel yang membangun konektivitas sebagai medium komunikasi dan informasi dalam sistem tersebut.

Direktur Network Telkomsel Abdus Somad Arief mengatakan, “Smart City telah menjadi visi banyak kota di dunia untuk mewujudkan keteraturan dalam sistem interaksi di masyarakat sehingga dapat menciptakan  efisiensi waktu dan sumber daya. Platform Smart City juga dapat menjadi sumber informasi pemerintah akan apa yang terjadi di lingkungan dan masyarakat yang dilayaninya dengan cepat,  sehingga pengambilan keputusan dapat diambil segera dan tepat berdasarkan informasi real time yang dikirimkan oleh sensor-sensor yang terhubung dalam satu kesatuan sistem tersebut.”

Pengelolaan Smart City dapat diterapkan untuk mengatasi berbagai permasalahan, seperti pada limbah, transportasi, kependudukan, kesehatan, pendidikan, pengairan, perumahan dan masalah perkotaan lainnya. Dengan pembangunan sistem dan sensor Smart City,  masalah sosial bisa ditekan dan pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.

“Dengan adanya kerjasama Telkomsel dengan LAPI ITB diharapkan Smart City Platform dapat diimplementasikan melalui pengembangan bisnis digital, penerapan teknologi machine to machine dan supporting system untuk big data solution. Kami harap Smart City Platform ke depannya akan dapat diterapkan di berbagai kota di Indonesia.” tutup Abdus Somad.