Published On: Thu, Jun 25th, 2015

Kemkominfo Gelar Apel Kesiapan Jaringan dan Penyiaran Idul Fitri 1436 H

Share This
Tags

kominfo apel kesiapan lebaran 2015(Jakarta, 24 Juni 2015) – Dalam rangka mengantisipasi peningkatan trafik telekomunikasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1436 H, Kementerian Kominfo melalui Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) bersama Penyelenggara Telekomunikasi Seluler akan melakukan Pengecekan (Drive Test dan Stationary Test) Kesiapan Jaringan Bergerak Seluler untuk Mudik Lebaran 2015.

Drive Test dilakukan untuk memastikan performance jaringan bergerak seluler sesuai yang dipersyaratkan pada Peraturan Menteri Nomor 16 Tahun 2013 tentang Standar Pelayanan Jasa Teleponi Dasar pada Jaringan Bergerak Seluler.

Yang diuji pada Drive Test Kesiapan Jaringan Bergerak Seluler Mudik Lebaran 2015 meliputi pengukuran layanan panggilan, SMS, dan layanan data sepanjang rute mudik.

Yang diamati dari Drive Test adalah:

  1. Kuat daya pancar dan daya terima handset (coverage)
  2. Tingkat kesuksesan akses jaringan voice & SMS (success call): dalam satu operator (on-net) maupun lintas operator (off-net)
  3. Tingkat kontinuitas voice & SMS (drop call/not delivered) : dalam satu operator (on-net) maupun lintas operator (off-net)
  4. Kualitas download dan speed layanan internet (data throughput)

 

Layanan panggilan suara, melakukan panggilan selama satu menit dengan jeda sepuluh detik dan diulang selama rute perjalanan. Untuk layanan data, melakukan unduh file 10 MB dan diulang selama rute perjalanan, dan untuk alat ukur drive test digunakan ponsel.

  • Stationary Test dilakukan pada lokasi keramaian seperti Bandara, Stasiun KA, Dermaga dan tempat publik lainnya.
  • Stationary test di stasiun KA jalur Utara : Gambir (30 sample) – Cirebon (5 sample) –Semarang (5 sample) – Pasar Turi (30sample)
  • Stationary test di stasiun KA jalur Selatan : Gubeng (30 sample) – Solo Balapan (5 sample) – Jogja Tugu (5 sample) – Bandung (30 sample)
  • Stationary test di Bandara/ Pelabuhan/ Terminal : 30 sample

 

Selain itu, dilakukan juga pengecekan kesiapan layanan lainnya seperti pelayanan pelanggan & call center, distribusi voucher,network operation center (command center).

 

Jalur Sumatera

  1. Jakarta – Bandar Lampung : 24-25 Juni 2015
  2. Medan & sekitarnya (bandara Kualanamu – kota Medan – pelabuhan Belawan)
  3. Palembang & sekitarnya (bandara – kota Palembang – pelabuhan)

Jalur KA

  1. Jalur lintas Utara (St. Gambir – St. Cirebon – St. Semarang – St. Pasar Turi) : 30 Juni 2015
  2. Jalur lintas Selatan (St. Gubeng – St. Solo Balapan – St. Jogja Tugu – St. Bandung – St. Gambir) : 1-2 Juli 2015

Jalur darat Jawa

  • Jakarta – Tol Cipali – Brebes : 24 Juni 2015
  • Semarang – Jogja – Solo
  • Surabaya – Tol Gempol Pandaan – Malang

Jalur darat Bali

Bandara Ngurah Rai – Tol Mandara – Kuta – Seminyak Dermaga ke Lombok

Jalur darat Makassar

Bandara Hasanuddin – Kota Makassar – Pelabuhan Soekarno

 

Penyiaran

Lancarnya pelayanan komunikasi dan Informasi akan berdampak baik pada upaya menurunkan angka kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.  Dari evaluasi  angkutan lebaran tahun 2013, jumlah kecelakaan lalu lintas sebesar 3.512 kecelakaan dan pada tahun 2014 turun 18.05% menjadi 2.878. Korban meninggal dunia pada tahun 2013 sebanyak 765 jiwa, dan pada tahun 2014 sebanyak 619 jiwa atau turun 19,08 %.

 

Untuk diketahui bahwa jumlah penumpang angkutan lebaran setiap tahun meningkat. Pada tahun 2013, jumlah penumpang umum sebesar 18,6 juta dan pada tahun 2014 naik menjadi 19,4 juta. Pada tahun 2015 ini, jumlah penumpang diprediksi naik 1,96 % atau sekitar 20 juta lebih. Dengan adanya kenaikan tersebut berarti jumlah pengguna layanan telekomunikasi juga meningkat.

 

Kita berharap dengan semakin lancarnya komunikasi dan semakin baiknya pelayanan informasi akan memberikan manfaat bagi masyarakat agar terhindar dari kecelakaan pada saat mudik lebaran sehingga angka kecelakaan dan korban jiwa bisa semakin menurun.