Published On: Wed, Jul 8th, 2015

Kolaborasi Sosial Terukur Tingkatkan Nilai Bisnis dan Pulihkan Biaya Resesi

Share This
Tags

 

IDC Infographic SAP StudyJakarta – 8 Juli 2015 – Perusahaan dapat kehilangan sebanyak 30.000 USD per karyawan per tahun akibat dari inefisiensi, sebuah studi baru oleh SAP SE yang diungkapkan hari ini, tetapi kolaborasi teknologi memungkinkan para pekerja terhubung dan berbagi informasi secara real time, mendorong hasil bisnis yang terukur sebagai kompensasi atas kehilangan ini. Hasil dan peluang untuk meningkatkan bisnis tertentu KPI ini ditemukan dalam sebuah studi IDC pada nilai bisnis dari solusi sosial. Berdasarkan penelitian, para pekerja terhambat dengan tugas sehari-hari, termasuk membaca dan merespon email serta mencari dan mengumpulkan informasi. Hal ini merefleksikan biaya besar yang terukur dalam inefisiensi kerja. Namun alat kolaborasi sosial seperti SAP Jam ™, sebuah  platform perangkat lunak sosial berbasis cloud yang aman, dengan lebih dari 17,5 juta pelanggan, dapat membantu memfasilitasi keputusan lebih cepat, dan meningkatkan kualitas pekerjaan yang sangat penting bagi kesuksesan bisnis.

“Organisasi harus memberikan pengalaman tanpa batas ke pengguna mereka dengan cara mengintegrasikan aplikasi kolaboratif ke dalam sistem perusahaan dan proses yang ada,” kata Vanessa Thompson, Research Director, Enterprise Social Networks and Collaborative Technologies, IDC Research. “Kemampuan untuk menghubungkan karyawan, mitra, pemasok dan pelanggan bersama-sama dalam rangka untuk memberikan informasi di waktu yang tepat dan konteks untuk berinteraksi merupakan pusat diferensiasi kompetitif.”

Kolaborasi ini terutama penting bagi lini bisnis dalam sebuah organisasi yang menghadapi tantangan unik dan memiliki permintaan KPI yang ketat. Sebagai bagian dari studi, penelitian kualitatif dikembangkan untuk beberapa lini bisnis – penjualan, layanan pelanggan, sumber daya manusia dan pemasaran – untuk meringkas hal apa yang paling penting untuk masing-masing dan bagaimana platform kolaborasi seperti SAP Jam dapat membantu memenuhi KPI mereka. Studi menemukan bagaimana platform kolaborasi sosial dapat memenuhi tantangan lini bisnis dengan cara berikut:

  • Untuk sumber daya manusia, mempercepat onboarding karyawan dengan menghubungkan karyawan baru dengan rekomendasi untuk orang-orang, konten dan pelatihan, dan memberikan penyaringan cerdas pelatihan yang sesuai dan informasi pembangunan serta manajemen rinci informasi kepegawaian.
  • Untuk layanan pelanggan, memfasilitasi dialog terbuka dan transparan dengan pelanggan di seluruh masa hubungan mereka dengan perusahaan.
  • Untuk pemasaran, menghubungkan tim pemasaran dengan data dari pengguna bisnis, pelanggan, mitra atau pemasok untuk membantu mengurangi biaya marketing dan meningkatkan waktu respon.
  • Untuk penjualan, menghubungkan tim internal dari seluruh perusahaan, memastikan resolusi yang cepat dari masalah untuk mempercepat siklus penjualan dan meningkatkan kualitas interaksi pelanggan, sambil mengurangi biaya.

Karena ini adalah sebuah platform kolaborasi yang bekerja pada bisnis, SAP Jam dapat membantu mendorong hasil yang nyata secara terukur, sambil mendukung proses dan aplikasi kerja dengan pola kerja untuk setiap lini bisnis yang spesifik.

“Tiga tahun terakhir pertumbuhan dan adopsi yang cepat dan bermakna dari SAP Jam telah terbukti tanpa keraguan bahwa membangun jaringan yang sangat terhubung pada karyawan, mitra dan pelanggan dapat mendorong kinerja bisnis,” kata Sameer Patel, Wakil Presiden Senior dan General Manager, Products and GTM Enterprise Collaboration and Social Software, SAP. “Para eksekutif di banyak organisasi terkemuka di dunia sekarang memanfaatkan teknologi kolaborasi sosial untuk mendorong pertumbuhan, meningkatkan kepuasan pelanggan dan mengurangi biaya.”

Bacalah IDC InfoBrief dan pandangan dari  infographic untuk mempelajari lebih banyak mengenai manfaat bisnis potensial dimungkinkan oleh SAP Jam untuk perusahaan, dan baca juga laporan spesifik untuk sales, customer service, human resources dan marketing disetiap lini bisnis.