Published On: Fri, Sep 18th, 2015

Kominfo Peringati 150 Tahun Berdirinya ITU

Share This
Tags

150 tahun ituJakarta, 17 September 2015 – Dalam rangka memperingati 150 tahun berdirinya International Telecommunication Union (ITU) dan sebagai bentuk partisipasi aktif Kementerian Kominfo dalam meningkatkan kapasitas para pemangku kepentingan di bidang telekomunikasi/ Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), khususnya pengembangan dan pembangunan akses pita lebar, Kementerian Kominfo bekerja sama dengan ITU menyelenggarakan “ITU Asia-Pacific Regional Forum on Reshaping Policy and Regulatory Landscape for Accelerating Broadband Access” pada tanggal 8-10 September 2015 di Discovery Hotel, Ancol, Jakarta.

Lebih lanjut, forum ini bertujuan sebagai wahana bagi para pembuat kebijakan, pelaku industri telekomunikasi, akademisi, dan stakeholder terkait di kawasan Asia dan Pasifik untuk berdiskusi, bertukar informasi dan pengalaman di bidang percepatan akses pita lebar yang nantinya akan menghasilkan solusi dan rekomendasi untuk pembuatan kebijakan serta memetakan tantangan dan peluang yang berkaitan dengan akses pita lebar dimaksud.

Forum berskala internasional ini dihadiri oleh delegasi dari negara-negara anggota ITU di kawasan Asia dan Pasifik, anggota sektor ITU, dan pemangku kepentingan terkait lainnya, yang meliputi perwakilan dari berbagai Kementerian/ Lembaga, asosiasi, akademisi, dan operator yang bergerak di bidang telekomunikasi dan layanan akses pita lebar. Lebih lanjut, para moderator dan pembicara berasal dari Kantor Pusat ITU Jenewa, Food and Agriculture Organization(FAO), Badan Pusat Statistik (BPS), Kemenko Perekonomian, Kementerian Kominfo, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), dan beberapa operator dan asosiasi dari dalam dan luar negeri, seperti dari Mastel Indonesia, Intel, Korea Telecom, GSMA, PT. Telkom, dan PT. Telkomsel.

Penyelenggaraan forum ini dianggap penting mengingat peran akses pita lebar yang telah memasuki seluruh aspek kehidupan, mulai dari perekonomian, kesehatan, pangan, tata kota, kependudukan, dan lain sebagainya, sehingga perlu diadakan diskusi-diskusi oleh para stakeholders guna menghasilkan pertimbangan dan rekomendasi penting untuk penyusunan regulasi di tingkat nasional dan regional.

Selain itu, forum ini diharapkan dapat memberi peserta tambahan masukan, pengetahuan, dan keahlian mengenai kaitan antara akses pita lebar dengan berbagai aspek kehidupan, dan dapat saling bertukar pendapat danbenchmarking praktik-praktik terbaik sebagai dasar dalam penyusunan peraturan domestik.

 

Selintas 150 tahun ITU

Pada tanggal 17 Mei 2015, ITU merayakan hari jadinya yang ke-150 tahun sejak ditandatanganinya Konvensi Telegraf International dan didirikannya International Telegraph Union pada tahun 1865.

Selama 150 tahun tersebut, ITU telah menjadi saksi dari perkembangan komunikasi antar manusia dari yang awalnya menggunakan telegraf dan telepon, kemudian radio dan televisi, hingga sekarang menggunakan internet dan satelit komunikasi.

Sangat sulit kita bayangkan bagaimana kita berkomunikasi pada tahun 1865, tanpa sms, telepon, email, dan media komunikasi lainnya, bahkan telegraf tidak dapat digunakan secara pribadi sehingga untuk berkomunikasi jarak jauh harus menggunakan surat yang diantar menggunakan kuda atau kapal.

Pertumbuhan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menarik tersebut merupakan peran dari ITU dan misi ITU kedepannya adalah untuk menemukan solusi praktis dan terbaik dalam mengintegrasikan teknologi terbaru sehingga dapat diaplikasikan oleh semua negara anggota ITU.

Bersamaan dengan penyelenggaraaan forum tersebut, Kementerian Kominfo menerbitkan dan meluncurkan Sampul Hari Peringatan (Commemorative Cover) untuk memperingati 150 tahun ITU dan Hari Bhakti Postel ke-70 pada sesi acara pembukaan.

***