Published On: Thu, Jul 2nd, 2015

Kopi Rakyat, Brand yang Hadir untuk Petani Indonesia

Share This
Tags

kopi rakyatJakarta, 1 Juli 2015 – Permintaan kopi dunia dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Bahkan perwakilan International Coffee Organization (ICO) dalam wawancaranya dengan Wall Street Journal baru-baru ini mengatakan bahwa akan terjadi peningkatan permintaan kopi hingga 25% dalam lima tahun kedepan.

Trend kopi juga terjadi di pasar domestik. Hal ini terlihat dari menjamurnya café-cafe di perkotaan dan meningkatnya warung kopi sederhana di daerah. Gaya hidup minum kopi juga bisa dikatakan kian mengakar di seluruh lapisan masyarakat Indonesia.  Meningkatnya permintaan kopi sayangnya tidak diiringi dengan peningkatan kesejahteraan petani kopi. Daerah Toraja contohnya, ada banyak petani kopi yang terpaksa berhenti menanam kopi dan mencari sumber penghasilan lain karena permainan harga kopi oleh tengkulak yang cukup ‘mencekik’ para petani.

“Bagi kami kopi adalah sumber pencaharian utama. Ketidakstabilan harga tentunya mempengaruhi kami dan juga keluarga,” kata Anis, salah satu petani daerah Toraja. “Ketika kami mendapatkan harga yang bagus, panen kopi juga bagus, maka akan terbuka banyak lahan pekerjaan di sini, begitupun sebaliknya.” Lanjut Anis.

 

 

Kopi Rakyat, brand penyedia biji kopi Indonesia yang mengusung ‘direct trade’ ke petani kopi juga menyayangkan hal tersebut.” Produsen kopi baik besar maupun kecil harus turut memikirkan kesejahteraan petani dan keluarganya” ujar Yohanes Mangitung, Chairman Kopi Rakyat. Kopi Rakyat yang baru berdiri awal tahun ini memang memiliki konsep yang cukup idealis. Tidak hanya bertujuan memberikan harga yang pantas dan konsisten untuk petani, Kopi Rakyat juga ingin mengedukasi para petani dan keluarganya cara pengolahan biji kopi yang baik. Dengan mengikutsertakan anggota keluarga petani seperti para wanita dalam komunitas cara memilah antara biji kopi yang baik dan buruk, fermentasi, dan pentingnya kebersihan agar kopi tidak terkontaminasi, Kopi Rakyat berharap para petani dapat menghasilkan biji kopi yang berkualitas. Apabila kualitas kopi dapat dijaga tentunya para petani Indonesia dapat lebih dihargai di pasar global.  Harga yang pantas akan membuat perbedaan nyata dalam kehidupan banyak petani. “Kopi Rakyat hadir karena kami menyadari bahwa menjaga kualitas kopi saja tidak cukup. Kita juga harus menjaga komunitas yang ada di dalamnya agar kesinambungan dapat terus terlaksana. ” kata Yohanes.