Published On: Fri, Apr 22nd, 2016

KPK Tahan Dua Tersangka OTT Suap Panitera PN Jakarta Pusat

kpk logoJakarta, 21 April 2016. Untuk kepentingan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi memberi hadiah atau janji terkait pengajuan permohonan Peninjauan Kembali (PK) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan kedua tersangka, yaitu EN (Panitera/Sekretaris pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat) dan DAS (Swasta).

Kedua tersangka ditahan untuk 20 hari ke depan terhitung mulai hari ini.  Tersangka EN ditahan di Rumah Tahanan Negara Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK. Sedangkan, tersangka DAS di Rumah Tahanan Negara Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi di Pomdam Jaya Guntur.

Sebelumnya, berdasarkan hasil pemeriksaan dan gelar perkara yang dilakukan sebagai tindak lanjut dari kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan, penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan keduanya sebagai tersangka. Tersangka DAS diduga memberi hadiah atau janji kepada EN, padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan untuk menggerakkan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya terkait pengajuan permohonan Peninjauan Kembali (PK) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Tersangka DAS yang diduga sebagai pemberi disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a, pasal 5 ayat (1) huruf b dan/atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. pasal 64 KUHPidana jo. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Sedangkan, tersangka EN sebagai penerima disangkakan melanggar pasal 12 huruf a dan/atau pasal 12 huruf b dan/atau pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo. pasal 64 KUHPidana jo. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Rabu (20/4). Saat itu, KPK mengamankan EN dan DAS di area parkir bawah tanah sebuah hotel di Jl Kramat Raya Jakarta Pusat pada pukul 10.45 WIB. Keduanya ditangkap sesaat setelah serah terima uang dari DAS kepada EN. Dari tangan EN, tim KPK mengamankan uang sejumlah Rp 50 juta.

 

sumber:KPK