Published On: Thu, Mar 31st, 2016

KPK Tetapkan Mantan Rektor Unair Tersangka

Share This
Tags

imagesJakarta, 30 Maret 2016- Dalam pengembangan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dengan sumber dana DIPA tahun 2007 s/d 2010 dan dugaan tindak pidana korupsi dalam peningkatan sarana dan prasarana Rumah Sakit Pendidikan Universitas Airlangga Surabaya dengan sumber dana DIPA tahun 2009, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti permulaan yang cukup untuk meningkatkan status kasus tersebut ke penyidikan. Dalam kasus ini, KPK menetapkan FAS (Rektor Universitas Airlangga 2006 – 2015).

 

Tersangka FAS selaku Rektor sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Universitas Airlangga diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi terkait pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Airlangga Surabaya dengan sumber dana DIPA tahun 2007 s/d 2010 dan peningkatan sarana dan prasarana Rumah Sakit Pendidikan Universitas Airlangga Surabaya dengan sumber dana DIPA tahun 2009. Akibatnya, negara diduga mengalami kerugian sekitar Rp85 miliar dari total nilai proyek lebih dari Rp300 miliar rupiah.

 

Atas perbuatannya, FAS disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo. Pasal 65 ayat (1) KUHPidana.

 

sumber: KPK