Published On: Fri, Oct 21st, 2016

Lagi, Kerjasama BNN dan Bea Cukai Berhasil Bongkar Jaringan Internasional

9f69834c2b52286f136e08fabd62f78b_LJakarta, Indonesiabergegas – Kerjasama Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan Bea dan Cukai  berhasil mengungkan jaringan narkotika internasional dengan barang bukti 69 Kilo Gram Sabu. Barang bukti tersebut di selundupkan melalui lima (5) unit mesin pompa air di daerah Demak, Jawa Tengah. Operasi ini dipimpin langsung Deputi Pemberantasan BNN, Arman Depari.  Dari kasus ini Tim berhasil mengamankan lima (5) orang (pria) tersangka yakni YT (34 Thn), WD (36 Thn), TO (29 Thn), WJ (28 Thn) dan YS (28 Thn).

Pada Keterangan pers di kantor BNN, Jalan M.T Haryono, Cawang Jakarta Timur, Kamis 19/10,  Kepala BNN, Budi Waseso juga hadir Direktur Bea dan Cukai Heru Pambudi.

Dalam keterangan kepada awak media Budi Waseso mengatakan keberhasilan operasi ini merupakan keberhasilan bersama seluruh tim yang terlibat ujar Jenderal bintang tiga yang akrab disapa Buwas.

“Dalam operasi ini ada BNN serta Bea dan Cukai yang terlibat. Ini merupakan Team Work yang berhasil mengungkap kasus ini” ujar Buwas.

Buwas melanjutkan kasus ini bermula saat penangkapan terhadap YT, WJ dan TO di Jalan Raya Suradadi. Tegal Jawa Tengah saat membawa dua (2) Ransel besar berisi 56 bungku Sabu seberat 58.083,5 Gram dari Demak menuju Cikampek, Sabtu 14/10. Dari keterangannya, diketahui jaringan ini dikendalikan oleh WD yang ditangkap di Jalan Raya Babadan Walureja, Tegal beberapa saat setelah penangkapan tiga rekannya.

Sementara itu Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi mengatakan operasi mengungkapan kasus ini tidak mudah, sebab petugas harus mendeteksi ribuan barang impor yang masuk. Namun karena kesabaran dan kerja keras petugas akhirnya barang haram tersebut dapat di deteksi.

“ketika ada informasi yang akurat dari BNN masuk, petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang – barang yang masuk. Ini tidak mudah karena ada ribuan barang yang masuk. BNN dengan Bea dan Cukai menjadi satu kesatuan untuk menyelamatkan masyarakat indonesia dari penyalahgunaan narkoba” ujar Heru.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 114 (ayat 2) dan pasal 112 (ayat 2) Jonto pasal 132 ayat (1) Undang – Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Tersangka diancam dengan hukuman MATI atau Pidana Seumur Hidup. (Oscar)

 

#stopnarkoba

sumber: Indonesia Bergegas