Published On: Tue, Aug 7th, 2018

Laksana Memperkenalkan Legacy SR2 Double Decker

Share This
Tags

Jakarta, 3 Agustus 2018 – LAKSANA BUS didirikan pada tahun 1967 oleh Bapak Yusuf Arman dan mengawalinya dengan memproduksi bengkel mesin otomotif, kemudian di tahun 1977 LAKSANA melebarkan sayap dengan mendirikan divisi manufaktur body otomotif yang ditandai dengan lahirnya minivan pertama, Mitsubishi T-120. Hingga 2017 LAKSANA telah berekspansi sehingga mampu memproduksi 1200 bus per tahun untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam dan luar negeri. Sejak berdiri, Laksana terus berevolusi dan berinovasi untuk memberikan hasil terbaik bagi para konsumen. Dan kini Laksana telah menjadi karoseri bus yang modern yang dilengkapi dengan permesinan dan sistem yang canggih dengan standard tinggi di mana setiap proses produksi telah dilengkapi permesinan berbasis komputer untuk memastikan tingginya kualitas dan juga tingkat keamanan dari setiap produk Laksana.

Sejak dua tahun terakhir ini, kami Laksana terus berevolusi, meningkatkan standard kualitas produk kami dimulai dari desain orisinil karya asli bangsa Indonesia, tingginya standard keamanan yang kami terapkan pada setiap produk yang kami keluarkan serta penggunan mesin dan komputer canggih untuk menghasilkan produk dengan kualitas tinggi. Hal ini ditandai dengan telah diluncurkannya Legacy Sky SR2, Tourista, Discovery, Cityline 2 Low Entry yang digunakan pada Transjakarta dan Suroboyobus serta Cityline 2 Maxi.” ucap Bapak Stefan Arman Direktur Teknik Laksana Bus.

Untuk memenuhi kebutuhan pasar luar negeri, Laksana telah mengekspor unit ke Fiji, dan dalam proses memproduksi bus untuk Bangladesh, dan terus mencari pasar potensial luar negeri lainnya. Selain itu sebagai salah satu bukti keseriusan Laksana dalam menerapkan standard keamanan yang tinggi pada setiap bus produksinya, awal tahun ini, pada Mei 2018 Laksana menerapkan uji guling bus pertama di Indonesia. Selain itu Laksana juga terus melakukan optimalisasi dengan struktur bus sehingga berat bus dapat menjadi lebih ringan.

Tidak hanya meluncurkan produk baru, Laksana juga melakukan update pada Legacy Sky SR2 HD dan XHD Prime. Kedua produk tersebut telah dilakukan beberapa peningkatan seperti diaplikasikannya Optimized Structure, kemudian diaplikasikannya improved design structure untuk uji guling, dan juga penambahan fitur-fitur bus sehingga memberikan tampilan yang lebih elegan dari versi sebelumnya.

Pada hari ini, 3 Agustus 2018 Laksana hadir di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2018 (GIIAS 2018) dan memperkenalkan secara resmi produk terbaru yaitu Legacy SR2 Double Decker yang memiliki banyak keunggulan dibandingkan produk lain di kelasnya. Legacy SR2 Double Decker hadir dengan desain terbaik di kelasnya, baik eksterior maupun interior. Desain eksterior dari bus ini masih menggunakan bahasa desain yang telah digunakan pada beberapa produk Laksana lainnya. Ditambahkan ornamen-ornamen dengan chrome Legacy SR2 Double Decker ini memiliki kesan elegan dan mewah pada tampilan depan. Pada bus ini juga ditambahkan ornament berbentuk L yang modern dan merupakan bentukan logo LAKSANA. Ornamen aluminium extrusi atas samping juga telah dilengkapi dengan lampu LED biru sehinga memberikan kesan yang modern baik dari dekat maupun dari jauh. Desain interior trap tangga yang menggunakan bahan komposit cetak sehingga terlihat rapi dan elegan dan juga yang merupakan pertama di Indonesia. Tidak hanya dibekali dengan design yang menarik, Legacy SR2 Double Decker juga dilengkapi dengan teknologi terbaru yaitu optimized structure design yang menggunakan bahan-bahan komposite yang ringan yang diletakan pada area-area yang tepat sehingga menurunkan titik gravitasi kendaraan yang membuat bus menjadi lebih stabil.

“Sejalan dengan perkembangan infrastruktur di Indonesia, diharapkan bus Legacy SR2 Double Decker ini dapat menjadi moda transportasi yang diandalkan.” Tutup Bapak Stefan Arman.

 ***

 

 

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>