Published On: Fri, Mar 25th, 2016

Lamudi Eksplorasi Konsep Properti dari Kastil Drakula hingga Rumah Buffalo Bill

kastil_lamudiJakarta, 23 Maret 2016- Menjual rumah yang menjadi set untuk cerita pembunuhan sangat sulit–meski itu hanya merupakan sebuah karya fiksi. Fakta ini membuktikan bahwa reputasi properti memiliki efek yang besar terhadap nilai properti. Selain menghindari membeli properti dengan reputasi yang buruk, apa lagi yang bisa dilakukan oleh pemilik untuk menjaga imej properti mereka?

 

Portal properti online Lamudi mengeksplor konsep reputasi properti dengan cara mengambil contoh yang terkenal dalam sejarah.

 

Kastil Drakula Carpathian

Tak peduli secantik apapun sebuah properti, sejarah dari bangunan tersebut bisa menjadi noda yang tak terhapus dan mempengaruhi nilainya. Kastil drakula, yang juga dikenal dengan Kastil Bran, adalah bagian penting dalam sejarah Romania, tetapi karena seseorang yang bernama Bram Stoker (penulis novel dracula), harga kastil ini jatuh hingga lebih dari 80 persen sejak dipasarkan pada tahun 2014 lalu.

 

Tentu saja, faktor lain juga mempengaruhi harga jual yang menjadi sangat rendah ini. Mungkin memang nilai properti ini ditaksir terlalu tinggi. Masih ada pihak yang berpikir bahwa bangunan yang menjadi inspirasi bagi sebuah novel ternama ini bisa mendapatkan harga jual yang lebih tinggi.

 

Apa yang bisa kita pelajari dari sini?

 

Reputasi sebuah properti tergantung dari orang yang tinggal di dalamnya–entah fiksional atau tidak. Kami tidak ingin mempercayai bahwa beberapa dari pengguna kami adalah vampir yang haus darah, namun jika Anda ingin menjaga nilai properti Anda tetap tinggi, paling tidak jangan sering-sering mengadakan aktivitas yang liar di dalamnya.

 

Kami juga belajar bahwa kita tetap harus realistis dalam menaksir harga sebuah properti. Karena jatuhnya harga properti bukanlah sesuatu yang baik.

 

Kondominium Nicole Brown Simpson di California

“Hal terburuk apa yang bisa terjadi?” adalah kata-kata yang paling terkenal di kalangan investor. Tahun 1995, pertanyaan ini kemudian terjawab ketika kondominium Nicole Brown Simpson di Brentwood, California, menjadi tempat terjadinya pembunuhan ganda yang sangat mengerikan–termasuk dirinya sendiri.

 

Rumah ini tak laku dijual selama 2 tahun setelah terjadinya pembunuhan tersebut dan akhirnya terjual setelah didiskon sebesar 25 persen. Setelah renovasi besar-besaran dan pengubahan alamat, rumah ini kemudian dijual lagi dan laku dengan banderol $ 1.7 juta pada tahun 2006, yang mencuri perhatian di area sekitar.

 

Apa yang bisa kita pelajari dari sini?

Selain saran jangan pernah membiarkan terjadinya pembunuhan terjadi di rumah Anda, pelajaran utama dari kasus ini adalah stigma yang berlaku di dunia real estate bukanlah merupakan akhir dari segalanya. Dengan keberuntungan dan kerja keras, bahkan reputasi terjelek pun bisa diperbaiki.

 

Rumah Buffalo Bill di Pennsylvania

Mungkin Anda bertanya-tanya, siapakah Buffalo Bill? Pertanyaan itu membuat kasus ini semakin menarik. Sebagian besar dari Anda mungkin bisa mengenali Buffalo Bill sebagai pembunuh yang terkenal dengan kata-kata, “it puts the lotion in the basket” dari film yang dikritik pada tahun 1991, the Silence of the Lambs. Tetapi banyak orang tidak mengenal nama ofisial karakter ini. Terlepas dari kurang terkenalnya nama karakter tersebut, persona fiktif dan pembunuh itu telah memberi dampak negatif terhadap nilai rumah dimana film ini dibuat.

 

Pemilik telah berusaha menjual rumah ini sejak musim panas tahun 2015 dan belum laku hingga sekarang. Mereka bahkan sudah menurunkan harga jual dari USD 300,000 ke USD 250,000. Sayangnya, belum laku juga.

 

Apa yang bisa kita pelajari dari sini?

Jangan biarkan rumah Anda menjadi set syuting film Hollywood. Kami tak perlu memberitahu Anda bahwa tidak ada pembunuh nyata yang berada di dalam rumah ini, tapi Anda bisa lihat bahwa terkadang cerita fiksi memiliki dampak yang besar daripada kenyataan. Jadi jika produser meminta izin untuk menjadikan rumah Anda sebagai set film mereka, pastikan Anda tahu rumah Anda dijadikan set dalam adegan apa.

 

Dengan kata lain, jangan biarkan proses syuting menjadi bumerang bagi Anda.

 

Pemilik rumah masih berharap bahwa tempat tinggal ini bisa laku terjual, mengingat kondominium Simpson bisa laku. Jadi, masih ada harapan untuk menjual rumah ini.