Published On: Wed, Feb 17th, 2016

Lanjutkan Agenda Transformasi 3RXL Fokus Inovasi Digital Berbasis 4G LTE di 2016

XL_1

Presiden Direktur XL, Dian Siswarini ( tengah ) bersama Direktur&Chief Finance Officer XL, Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin (kanan) dan VP Corporate Communication XL, Turina Farouk (kiri) dalam acara paparan outlook XL 2016 di Belitung pekan ini. Melanjutkan agenda transformasi yang telah diterapkan sejak tahun lalu, XL akan berfokus mengembangkan layanan 4G LTE di tahun 2016. Hal ini sejalan dengan salah satu target yaitu menciptakan peluang pertumbuhan bisnis baru (re-invent). Peluang-peluang baru tersebut akan berbasis pada teknologi digital, melalui pemanfaatan layanan internet cepat 4G LTE.

Tanjung Pandan, 17 Februari 2016– Melanjutkan agenda transformasi yang telah diterapkan sejak tahun lalu, PT XL Axiata (XL) akan berfokus mengembangkan layanan 4G LTE di tahun 2016. Hal ini sejalan dengan salah satu target yaitu menciptakan peluang pertumbuhan bisnis baru (re-invent). Peluang-peluang baru tersebut akan berbasis pada teknologi digital, melalui pemanfaatan layanan internet cepat 4G LTE.

Presiden Direktur XL, Dian Siswarini  mengatakan, “Sejumlah rencana telah kami siapkan. Persiapan ini meliputi semua sisi, dari mulai penyediaan jaringan 4G LTE yang mumpuni, penyiapan ekosistem yang komplit, hingga menyiapkan sejumlah program yang sesuai dengan kebutuhan dan kebiasaan penggunaan pelanggan atas layanan data yang diharapkan. Salah satu program yang kini telah mulai memasyarakatkan adalah kampanye marketing “internet on, worries off” serta “4G LTE on, worries off”. Mohon maaf, hanya secara terbatas yang bisa kami sampaikan detailnya.”

Untuk diketahui, agenda transformasi bisnis yang dijalankan oleh XL diimplementasikan melalui strategi 3R yang telah berjalan sejak awal tahun 2015. Strategi 3R ini meliputi “Revamp, Rise & Reinvent”. Revamp, mengubah model bisnis pencapaian jumlah pelanggan (dari “volume” ke “value”), strategi distribusi serta meningkatkan profitabilitas produk. Rise, meningkatkan nilai brand XL melalui strategi dual-brand dengan AXIS untuk menyasar segmen pasar yang berbeda. Reinvent, membangun dan menumbuhkan berbagai inovasi-inovasi bisnis.

Transformasi bisnis ini XL lakukan untuk merespon dinamika perubahan pasar yang sangat dinamis dan fokus untuk menciptakan nilai-nilai sehingga XL dapat membangun bisnis yang lebih berkelanjutan ke depannya.

Menurut Dian, langkah utamanya adalah XL harus bisa meyakinkan pelanggan dan masyarakat atas layanan internet cepat 4G LTE adalah yang paling berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Tentu saja, ini bukan hal yang mudah dan hanya cukup dikatakan, namun harus dibuktikan. Untuk itulah, XL sangat serius menyiapkan semua syarat untuk bisa meyakinkan pelanggan dan masyarakat. Dari capex atau belanja modal kurang dari Rp 7 triliun yang disiapkan untuk 2016 ini, mayoritas dialokasikan untuk mendukung bisnis layanan Data termasuk memuluskan rencana pengembangan 4G LTE.

Langkah selanjutnya adalah, XL akan berusaha mendorong kepemilikan smartphone 4G LTE oleh pelanggan. XL berharap tahun ini pelanggan XL yang menggunakan layanan 4G bisa mencapai sekitar 9 juta pelanggan atau tiga kali lipat pelanggan 4G di akhir tahun 2015 lalu. Dengan demikian, akan semakin mudah bagi XL untuk membuktikan sekaligus memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan atas tersedianya layanan internet cepat yang kaya manfaat. Untuk itu, XL akan terus menyelenggarakan program bundling ponsel 4G LTE yang menarik dan mampu menjangkau semua lapisan pelanggan.

Selain itu, XL juga akan terus mendorong dan mempermudah pelanggan untuk mengganti kartu SIM lama dengan SIM 4G LTE. Saat ini lebih dari 3 juta pelanggan XL yang telah menggunakan SIM 4G LTE. Selain kemudahan, XL juga menawarkan program menarik dan bermanfaat bagi pelanggan yang telah mengganti kartu SIM lama ke SIM 4G LTE dengan menawarkan bonus kuota internet 4G LTE yang bisa dipergunakan saat pelanggan sudah memiliki ponsel 4G LTE.

Kemudian, XL akan terus melanjutkan perluasan layanan 4G LTE ke kota-kota dan area yang belum tersentuh internet cepat. Hingga akhir tahun 2016 nanti, XL punya target setidaknya sebanyak 85 kota sudah terlayani. Prioritas utama adalah kota-kota yang memang di sana para pelanggan XL sudah sangat membutuhkan internet cepat. Selain itu, XL juga mempertimbangkan kebutuhan kebutuhan dari kalangan pemerintah pusat maupun daerah, pelaku bisnis, juga manfaat sosial. Di beberapa kota, layanan 4G LTE juga ikut mendukung program XmartCity, seperti antara lain di Mataram Lombok dan Yogyakarta.

Pengembangan yang area layanan 4G LTE XL akan sejalan dengan program kerjasama XL – Indosat Ooredo dalam berbagi jaringan (network sharing) yang secara efektif telah dilaksanakan sejak Desember 2015 lalu. Secara teknis, pada tahap awal, kerjasama ini baru sebatas network sharing pada radio access network. Kedua pihak berkomitmen melanjutkan kerjasama ini dengan dukungan Pemerintah dengan harapan kerjasama dapat diperluas menjadi core network sharing yang akan lebih meningkatkan penghematan yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk dapat melayani pelanggan pengguna LTE lebih banyak, tentunya dengan kecepatan data yang tinggi dan pengalaman penggunaan layanan yang lebih baik.

Peningkatan kualitas layanan 4G LTE yang prima juga menjadi perhatian utama. XL menyadari sepenuhnya persepsi pelanggan atas layanan XL akan sangat terpengaruh dari pengalaman pelanggan dalam merasakan sendiri secara langsung atau berdasarkan referensi pengguna lain dalam memanfaatkan layanan 4G LTE dari XL. Untuk itu, XL secara khusus juga selalu memastikan kualitas layanan.

Sejumlah rencana inovatif akan diterapkan untuk melakukan menjamin kualitas layanan ini. Beberapa uji coba telah telah dilakukan untuk menghadirkan layanan yang penuh manfaat, baik untuk menjamin kecepatan dan kestabilan, maupun juga ujicoba manfaat tambahan. Misalnya baru-baru ini ujicoba layanan VoLTE dan RCS di Surabaya dan Denpasar.

Tentu saja XL juga akan secara agresif menawarkan layanan 4G LTE ini kepada pelanggan dan masyarakat. Sejumlah program yang akan bisa mendorong sales telah disiapkan dan sebagian sudah dilaksanakan. Program ini juga akan menawarkan manfaat bagi para partner dalam jalur distribusi penjualan, maupun bagi pelanggan.

Terakhir, XL juga telah menyiapkan sejumlah program inovatif, yang akan mengintegrasikan layanan internet cepat 4G LTE dengan layanan lain sehingga semakin besar manfaat yang langsung bisa dinikmati pelanggan. Misalnya dengan layanan video. XL memprediksi sejak awal bahwa layanan video akan semakin popular dan akan dicari oleh pelanggan. Baik untuk dibuat dan di-upload dan dipublish, maupun di-download. Dari perilaku pelanggan pengguna layanan 4G LTE, sebagian besar memanfaatkannya untuk mengakses konten video dan film, serta konten hiburan, serta game.

Dalam waktu yang sangat dekat, XL juga akan meluncurkan layanan inovatif video online. Layaan ini dapat diakses secara langsung dari smartphone atau tablet, yang akan memungkinkan pelanggan menikmati tanyangan olahraga, acara TV Korea  dengan terjemahan Bahasa Indonesia, acara lokal dan regional favorit, dan tayangan langsung spesial lain. Semuanya bisa disaksikan dalam kualitas High Definition.

Sementara itu, untuk kalangan UKM, XL juga telah menyiapkan yang layanan solutif guna mendukung operasional bisnis, yang ditopang dengan koneksi layanan 4G LTE.  Layanan ini menawarkan solusi dengan keunggulan antara lain koneksi internet berkecepatan tinggi, paket solusi komplit, dan fleksibilitas. Semua keunggulan tersebut memberikan kemudahan dalam operasional bisnis. Selain terkoneksi dengan internet 4G LTE, pelanggan juga akan mendapatkan saranan komunikasi berupa Close User Group (CUG), mobile advertising, identitas professional  dalam domain.com atau corporate website, dan kemudahan transaksi dengan e-money (XL Tunai).

Layanan 4G XL saat ini didukung lebih dari 3 ribu BTS 4G yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Adapun kota yang telah tersedia layanan XL 4G LTE berjumlah  sekitar 35 kota, baik di Jawa dan luar Jawa.