Published On: Mon, Mar 21st, 2016

Laporan dari Verisign: Aktivitas Serangan Meningkat 85% dari Tahun ke Tahun

verisignJakarta, 21 Maret 2016 – Verisign baru-baru ini mengeluarkan laporan tren DDoS untuk kuartal keempat tahun 2015 yang memberikan pandangan unik mengenai tren serangan distributed denial of service (DDoS) pada sistem mitigasi yang dilakukan untuk pelanggan Verisign DDoS Protection Services dan hasil riset yang dilakukan oleh Verisign iDefense Security Intelligence Services.

Setiap industri berisiko terkena serangan DDoS mengingat jumlah, frekuensi, dan tingkat kecanggihannya yang semakin meningkat. Angka peningkatan serangan DDoS pada kuartal lalu merupakan yang tertinggi yang pernah dilaporkan dalam laporan trend DDoS oleh Verisign sejak kuartal pertama. Membandingkan jumlah serangan dari tahun ke tahun, Verisign melaporkan terdapat 85 persen lebih banyak serangan di kuartal keempat 2015 dibanding pada kuartal keempat 2014. Para pelanggan mengalami serangan yang berulang dan terus menerus selama kuartal tersebut.

Dalam laporan tersebut, Verisign juga memaparkan beberapa temuan kunci antara lain:

  • Serangan tercepat yang pernah ada dilaporkan oleh Verisign terjadi pada kuartal keempat tahun 2015, dengan serangan mencapai 125 juta paket per detik (Mpps), dan menggerakkan serangan DDoS multi vektor dan volumetrik dengan kecepatan mencapai 65 gigabits per detik (Gbps).
  • Rata-rata besar serangan yang diobservasi Verisign terus meningkat hingga 6,88 Gbps, dengan hampir sepertiga serangan mencapai lebih dari 5 Gbps.
  • Layanan TI/Cloud/SaaS, mewakili 32 persen dari seluruh aktivitas mitigasi yang terjadi pada kuartal keempat 2015 dan masih menjadi industri yang paling banyak diserang dalam lima kuarter berturut-turut, disusul industri media dan hiburan  yang mewakili 30 persen dari seluruh jumlah mitigasi.
  • Serangan User Datagram Protocol (UDP) terus mendominasi, mencapai sekitar 75 persen dari seluruh jumlah serangan yang ada pada kuartal keempat tahun 2015.

Info lainnya Verisign1

Info lainnya Verisign2

 

Klik gambar di atas untuk mendapat infografik selengkapnya

Terakhir, pada 30 November dan 1 Desember 2014, banyak  server DNS root name Internet, termasuk server A- dan J-root yang dioperasikan oleh Verisign, menjadi target serangan DDoS berbasis DNS. Laporan kuartal keempat tahun 2015 memberikan gambaran tentang serangan-serangan ini dan bagaimana Verisign dapat memitigasi lalu lintas ganjil yang banyak jumlahnya.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang tren DDoS untuk kuartal keempat, silakan unduh laporan selengkapnya dan nantikan laporan tren DDoS kuartal pertama 2016 dalam beberapa bulan ke depan.