Published On: Fri, Sep 16th, 2016

Laporan Keberlanjutan Golden Agri-Resources  Paparkan Inovasi dalam Pendekatan Konservasi

Bapak Agus Purnomo, Managing Director for Sustainability and Strategic Stakeholder Engagement of GAR mempresentasikan Sustainability Report saat GAR Sustainability Report 2015 Media Briefing

Bapak Agus Purnomo, Managing Director for Sustainability and Strategic Stakeholder Engagement of GAR mempresentasikan Sustainability Report saat GAR Sustainability Report 2015 Media Briefing

Jakarta, 15 September 2016 – Golden Agri-Resources (GAR), induk perusahaan perusahaan PT SMART Tbk, telah merilis Laporan Keberlanjutan terbarunya. Dalam laporannya, GAR melaporkan perkembangan terkini perusahaan dalam memenuhi komitmennya melaksanakan Kebijakan Sosial dan Lingkungan GAR (KSLG). Dengan mengusung tema “Memprakarsai, Berkolaborasi dan Berinovasi – Menciptakan Masa Depan yang Berkelanjutan.” Laporan Keberlanjutan GAR kali ini menggaris-bawahi kemajuan dari kemitraan perusahaan bersama masyarakat dalam upaya konservasi melalui pendekatan partisipatif dan inovatif. Pada tahun 2015, sekitar 50 desa mengikuti kegiatan pemetaan partisipatif yang akan diikuti dengan kegiatan perencanaan konservasi partisipatif bersama masyarakat.

Pada tahun 2015, GAR juga melaporkan kemajuan perusahaan di bidang lain, termasuk didalamnya upaya perusahaan untuk melawan kebakaran dan kabut asap. Sebagai bentuk komitmen GAR terhadap kebijakan Tanpa Bakar (Zero Burning Policy) yang diimplementasikan secara ketat, hanya terdapat kurang dari satu persen lahan milik GAR yang terkena bencana kebakaran hutan. Saat ini, GAR tengah melaksanakan upaya-upaya jangka panjang, termasuk bermitra dengan masyarakat setempat di sekitar perkebunan dalam program Desa Siaga Api, untuk membantu agar desa-desa mereka terbebas dari kebakaran.

“Kami percaya bahwa upaya kami melindungi lingkungan dan mendukung mata pencaharian petani di Indonesia, merupakan sebuah investasi jangka panjang bagi masa depan  industri kami. Komitmen kami untuk melakukan perbaikan secara berkesinambungan dan berkolaborasi dengan pihak-pihak lain dalam membangun industri kelapa sawit yang berkelanjutan adalah faktor yang sangat penting untuk keberhasilan jangka panjang kami,” kata CEO dan Chairman GAR, Franky Oesman Widjaja.

GAR 4

Bapak Bambang Chriswanto, National Corporate and Sustainability Communications Head of PT SMART Tbk mempresentasikan Sustainability Report saat GAR Sustainability Report 2015 Media Briefing.

Untuk memenuhi permintaan dalam hal transparansi dari asal bahan baku dan dampaknya terhadap lingkungan, GAR telah menyelesaikan pemetaan rantai pasokan ke tingkat pabrik, dan telah mengidentifikasi 489 pabrik kelapa sawit (PKS) GAR dan PKS pihak ketiga lainnya yang memasok minyak sawit mentah (CPO) ke unit-unit refinery milik GAR. GAR saat ini sedang bekerja sama dengan pabrik-pabrik tersebut untuk mencapai kemamputelusuran secara penuh hingga ke tingkat perkebunan selama empat tahun ke depan. Hal ini memungkinkan GAR mengetahui pemasok dengan lebih baik dan membantu mereka dalam mengimplementasikan praktik-praktik sosial dan lingkungan yang lebih bertanggung jawab.

Laporan Keberlanjutan GAR 2015 mencakup laporan selama dua tahun (2014-2015) dan didasarkan pada Global Reporting Initiative (GRI) G4 Pedoman Pelaporan Keberlanjutan. Untuk membaca Laporan Keberlanjutan GAR secara  lengkap, dapat dilihat di website GAR dan GAR Sustainability Dashboard. Sejak tahun 2011, GAR telah menerbitkan Laporan Keberlanjutan perusahaan.