Published On: Mon, Sep 14th, 2015

Lifetime Persembahkan Mom’s Time Out S2

Share This
Tags

Mom's Time Out S2Apa yang terjadi jika ibu pergi dan ayah di rumah mengatur anak-anak, rumah dan lain-lainnya? Tiga keluarga dari Asia Tenggara akan segera mengetahuinya.

Ibu dari masing-masing keluarga akan berlibur di resor mewah dengan semua biaya ditanggung. Sementara ayah ditinggal di rumah untuk mengurus anak-anak. Ditinggal para istri selama lima hari memberikan pengalaman yang berkesan bagi para ayah, yang memaksa mereka untuk menghadapi kekurangan masing-masing. Sementara itu, para ibu mulai menjalani perubahan masing-masing ketika terpisah dari kehidupan keluarga untuk mengevaluasi kembali prioritas mereka dan meluangkan waktu untuk diri sendiri.

Di Indonesia, Bram yang sedang naik daun di perusahaan tempatnya bekerja, menyadari bahwa menghabiskan waktu dengan anak-anaknya lebih berarti daripada sekedar hadir secara fisik. Setelah bertahun-tahun mengutamakan pekerjaan dibandingkan anak-anaknya, dia segera menyadari anak-anaknya lebih dekat dengan istrinya dan pengasuh mereka dari pada dengan dirinya. Akankah usahanya untuk memenangkan hati mereka sedikit terlambat?

Di Singapura, Leah adalah ibu dari 3 anak. Stres mengurus mereka dan mengatur bisnis acara perusahaan telah membuat suasana hatinya cenderung mudah berubah-ubah. Liburan 5 hari adalah kesempatan baginya untuk menghilangkan stres dan mempertimbangkan tujuan hidupnya. Akankah Leah belajar melepaskan semua itu dalam liburan ini dan kembali ke rumah sebagai ibu yang lebih santai?

Di Malaysia, keadaan berubah total saat Andrew sang ayah super, mengurus keluarganya seorang diri. Melakukan pekerjaan rumah dan memasak setiap hari tidak mudah, khususnya ketika kedua anaknya meminta perhatian setiap saat. Sementara istrinya, Valerie, yang sedang berlibur, kuatir terhadap Andrew yang mungkin mengalami tekanan terlalu besar dan bisa kehilangan kesabaran terhadap anak-anak. Akankah Andrew mampu bertahan selama lima hari tanpa hilang kendali? Atau inikah waktunya untuk mengubah caranya melakukan berbagai hal di rumah?


Panduan Episode 

Episode 1

Tayang perdana 16 September 2015, Rabu pukul 20.00 WIB (JKT)

Serial ini dimulai di Jakarta, Indonesia, bersama keluarga Bagjanata. Della adalah ibu bekerja dengan bocah laki-laki berusia 2 tahun bernama Bara dan Brey yang berusia 4 tahun. Kepala keluarga adalah Bram, orang yang sedang naik daun di perusahaannya. Karena sama-sama bekerja, mereka mempekerjakan dua pengasuh untuk menjaga kedua jagoan cilik mereka. Saat Della pergi berlibur, Bram memutuskan untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk mempererat hubungan dengan kedua putranya. Namun ternyata tidak mudah. Dalam episode ini, Bram harus melakukan banyak hal bersama anak-anak untuk pertama kalinya – aktivitas yang dilakukan para orang tua lain sehari-hari. Seperti menyiapkan makanan untuk anak-anak dan menyuapi mereka. Dalam kegiatan mengurus mereka, Bram menghadapi realita bahwa anak-anaknya lebih dekat dengan pengasuh mereka dibandingkan dengan dirinya. Bagaimana ia akan memenangkan kembali hati anak-anaknya?

Liburan santai Della berawal buruk. Selama penerbangannya ke Cebu, kopernya hilang. Tanpa pakaian selain yang melekat di badan, Della dan Dita, adik yang menemaninya berlibur, tak membuang waktu lagi untuk pergi ke mal. Bisakah dia terobati dari kejadian ini tepat waktu atau liburannya akan berantakan?

 

 

Episode 2

Tayang perdana 16 September 2015, Rabu pukul 20.00 WIB (JKT)

Della pergi berlibur dan meninggalkan Bram bersama kedua putra mereka, Bara dan Brey. Setelah makan malam yang membuat Bara ribut, Bram menyadari bahwa anak-anaknya lebih dekat dengan para pengasuh dari pada dengan dirinya. Dia ingin mengambil hati mereka dalam episode ini.

Meluangkan waktu dengan anak-anak di rumah, Bram mengetahui bahwa meskipun ini niat terbaiknya, dia cepat bosan setelah bermain bersama mereka selama beberapa menit. Saat merenungkan masa pertumbuhannya dulu, dia mengungkapkan masa lalunya yang sulit dan dia tak ingin anak-anaknya mengalaminya. Dengan waktu tersisa beberapa hari sebelum Della pulang, Bram segera menciptakan kenangan indah yang akan selalu diingat oleh anak-anaknya kelak.

Pada liburan tanpa mengurus anak-anaknya, Della akhirnya punya waktu untuk melakukan kegiatan kesukaannya. Mengikuti kelas melukis dan berkuda, minatnya pada seni dan kegiatan luar ruangan kembali menyala. Saat keluarga ini berkumpul kembali, Bram menunjukkan bahwa kebiasaan lama sulit diubah.

 

Episode 3

Tayang Perdana 23 September 2015, Rabu pukul 20.00 WIB (JKT)

Keluarga Tan berasal dari Singapura. J.T., seorang insinyur, adalah kepala keluarga dan Leah adalah ibu yang menjalankan bisnis dari rumah. Mereka memiliki anak lelaki berusia 6 tahun, anak perempuan berumur 4 tahun dan bayi 8 bulan. Ditambah beberapa ekor anjing, maka semuanya dijamin akan menjadi keributan saat ibu tidak ada.

Harus mengurus dua anak sekolah dan bayi yang belum bisa bicara, sambil dari rumah menjalankan perusahaan yang menangani acara, Leah ingin sekali beristirahat. Jadi tanpa anak-anak, tanpa membuang waktu lagi, dia segera merayakan liburan dengan minum bersama sahabat yang menemaninya liburan. Selama beberapa hari, Leah benar-benar melepaskan diri dari kesibukan sehari-hari, saat ia melakukan banyak kegiatan berpetualang di Cebu.

Leah boleh saja jauh, namun ia telah meninggalkan instruksi khusus untuk J.T. yang ditugaskan merapikan kamar tidur anak-anak. Saat si ibu pergi, anak-anak mulai bertengkar soal semuanya, mulai dari pilihan tempat tidur sampai dekorasi kamar. Alhasil, J.T. terkejut oleh hal-hal yang harus ditangani Leah sehari-hari dan memutuskan untuk mempelajari kemampuan yang dapat membantunya mengurus keluarga dan meringankan beban Leah.

 

Episode 4

Tayang Perdana 23 September 2015, Rabu pukul 20.30 WIB (JKT)

Selama berlibur beberapa hari, Leah total melakukan segalanya. Mulai dari pergi ke studio yoga hingga ke lapangan tembak, ibu yang tertekan ini mau mencoba semua hal yang memungkinkannya melampiaskan diri. Dalam proses ini, dia mengetahui bahwa meluapkan emosi tidak selalu menjadi hal buruk.

J.T. tidak tahu cara memasak. Terakhir kali saat dia mencoba membuat pizza untuk keluarganya, berakhir dengan makan di luar. Kali ini, J.T. ingin membuktikan kepada si ibu bahwa dia bisa memasak sehingga dapat berbagi tanggung jawab di rumah. Akankah makanan buatannya dapat mengumpulkan anak-anaknya? Ketika keluarga ini berkumpul kembali, J.T. memberikan kejutan untuk Leah yang menunjukkan cintanya kepadanya.

 

Episode 5

Tayang Perdana 30 September 2015, Rabu pukul 20.00 WIB (JKT)

Keluarga terakhir dalam serial ini datang dari Kuala Lumpur, Malaysia. Valerie adalah ibu bekerja yang memiliki dua putra, Aiden, 4 tahun, dan Attis, 18 bulan. Saat pergi berlibur, dia mengkhawatirkan suaminya, Andrew, yang harus menangani anak-anak sambil mengerjakan pekerjaan rumah sendiri.

Andrew adalah ayah yang gesit. Setiap hari, seusai kerja, ia segera menjemput anak-anak sebelum membuat makan malam. Biasanya saat melakukan ini, Valerie akan membantu menjaga anak-anak. Karena dia pergi jauh, sekarang Andrew kerepotan. Anak-anak butuh perhatian setiap waktu, cucian menumpuk dan dia masih harus memasak makan malam.

Keadaan memuncak saat Aiden memuntahkan makan siangnya dan Attis mengalami kecelakaan kecil di rumah. Akankah ayah dan anak-anak ini mampu bertahan sampai ibu pulang?

 

Episode 6

Tayang perdana 30 September 2015, Rabu pukul 20.30 WIB (JKT)

Episode terakhir serial ini dimulai dengan Andrew yang menyadari bahwa bersama anak-anak setiap saat, dia merampas kesempatan mereka untuk belajar sendiri. Andrew sendiri tumbuh dalam situasi yang sulit, maka dia mencoba yang terbaik untuk memberikan perhatian kepada anak-anaknya yang dulu pernah ia idamkan. Namun ini mungkin bukan yang terbaik bagi mereka. Jadi selama mengunjungi kebun binatang, dia memutuskan untuk membolehkan mereka menjelajah sendiri.

Tanpa anak-anak, Valerie bebas bersenang-senang dan mencoba olahraga petualangan seperti paralayang dan menyelam. Namun ia merindukan suaminya. Sejak punya anak, mereka memusatkan perhatian penuh kepada anak-anak sehingga saling mengabaikan satu sama lain. Akankah saling berjauhan selama lima hari dapat mendekatkan kembali pasangan ini?

 

Keluarga

Keluarga Indonesia – Keluarga Bagjanata

Ayah: Bramamesta Bagjanata

Pekerjaan: Kepala Pemasaran

Tinggi, atletis dan pandai bicara, ayah berusia 34 tahun ini memiliki aura percaya diri yang datang dari karir suksesnya. Jadwal pekerjaannya yang padat berarti ia hanya bisa melihat anak-anaknya selama beberapa jam setiap hari sebelum si ibu menidurkan mereka. Dia mengakui bahwa saat bersama keluarga secara fisik selama akhir pekan, dia masih memikirkan pekerjaan. Jadi selama ibu berlibur, ayah ingin membacakan cerita untuk anak-anak, menidurkan mereka, (dia tak pernah melakukan ini dengan putranya yang berusia 2 tahun), memasak makanan sehat dan mengajari mereka bermain basket. Seharusnya mudah kecuali si ayah mudah bosan dan tidak sabaran. Ayah tahu bahwa dia kehabisan waktu saat anak-anak tumbuh setiap hari.

 

Ibu: Razna Adella

Pekerjaan: Karyawan

Della suka memanjakan diri sendiri dengan pergi ke salon, namun dia harus mengurungkan niat karena anak-anak. Setiap hari dia bangun pukul 6.00 untuk menyiapkan anak-anak berangkat sekolah sebelum dia pergi bekerja. Ketika di rumah, si ibu akan mencoba meluangkan waktu bersama anak-anak dengan bermain sebelum tidur. Dia suka bersama keluarga dan berpikir bahwa si ayah adalah suami dan ayah yang sempurna. Namun ia menyesali bahwa mengurus keluarga selama bertahun-tahun membuatnya tak punya waktu untuk melakukan hobinya. Maka, belanja adalah gratifikasi langsung yang membutuhkan sedikit waktu darinya.

 

Anak-anak: Breynardo Bagjanata, 4 tahun, mewarisi minat ibunya pada seni. Dia suka menggambar dan membaca. Brey memiliki hubungan yang lebih dekat dengan ayahnya, karena telah menghabiskan lebih banyak waktu dengannya. Adiknya yang berusia 2 tahun, Barafael, lebih dekat dengan si ibu dan membutuhkannya untuk menidurkannya setiap malam. ‘Raf’ mewarisi sifat aktif ayahnya dan dikenal sulit dikendalikan. Saat si ibu jauh, tak diragukan lagi dua bocah ini akan menguji kesabaran si ayah sampai ke batas.

 

Keluarga Malaysia – Keluarga Kit

Ayah: Andrew Kit

Pekerjaan: Sprouts Kids Snd Bhd – Iklan dan Promosi

Si ayah yang berbicara bahasa Melayu-Inggris dengan lancar ini suka mengambil peran ayah siaga dengan waktu yang bisa digunakan setelah bekerja dan selama akhir pekan. Hal ini khususnya karena ayahnya tak pernah bersamanya ketika dia masih kecil. Si ayah harus bekerja keras untuk menafkahi keluarganya. Andrew percaya bahwa sebagai orang tua, mereka memiliki waktu yang sangat penting dimana mereka perlu membangun ikatan dengan anak-anak. Dia berpikir bahwa kesabaran adalah kekuatan sampai Aiden yang dipanggilnya “Smurf Kecil” berubah saat mencapai fase dua tahun. Namun dia tetap belajar untuk memahami anak-anak dan bersumpah mencoba untuk menenangkan mereka.

 

Ibu: Valerie Gan

Pekerjaan: Pegawai Bank

Si ibu merindukan saat-saat ketika dia punya waktu luang berkeliling mal, makan di luar, menonton film di bioskop atau di rumah, dipijat dan dimanjakan bak putri raja! Oh, apakah saya sudah menyebutkan tidur? Menjadi ibu berdedikasi yang menyusui dan memiliki dua anak yang sangat manja dan butuh perhatian besar, kemewahan masa lalu telah hilang. Waktu istirahat si ibu tentunya akan membuatnya tersenyum dan mengembalikan sosok Valerie Gan yang diingat semua orang.

Anak-anak: Aiden Kit, si “Smurf Kecil”, hampir berumur 4 tahun, sangat suka bermain dan sedikit pemberontak. Orang tuanya percaya bahwa banyak merawat, cinta dan waktu berkualitas akan membantunya untuk mencapai potensi terhebatnya. Aiden adalah anak yang sangat lembut dan penyayang. Mereka berharap, dia akan mempertahankan semua ini. Dia sangat manja kepada si ibu dan lebih mendengarkannya daripada terhadap si ayah. Attis Kit adalah ‘Bucuk Boy’ 18 bulan yang emosional seperti ibunya! Anak manja lainnya yang dapat mencuri hati dengan senyum lugunya, pemberontak dan independen yang akan selalu mencoba menyelesaikan semuanya sendiri atau dengan caranya sendiri.

 

 

Keluarga Singapura – Keluarga Tan

Ayah: J.T. Tan

Pekerjaan: Insinyur

Ayah yang biasanya santai, namun ditekan oleh ibu untuk membawa anak-anaknya keluar melakukan aktivitas fisik. J.T. selalu ingin belajar melukis sebagai hobinya, namun si ibu sangat tergila-gila pada kebersihan. Dia percaya bahwa McDonalds adalah sahabat terbaik ayah saat memberi makan anak-anak ketika ibu pergi bekerja.

Ibu: Leah Tan

Pekerjaan: Pemilik Bisnis Rumahan

Leah sang “Ibu Macan” keras terhadap keluarganya. Ia harus begitu. Antara menjalankan bisnis perusahaan acara, mengantar anak-anak sekolah dan menjaga rumah agar tetap kokoh dan, tidak ada ruang untuk kesalahan. Mungkin itu yang membuatnya stres. Sering merasa emosional, dia harus bersembunyi sendiri di mobil untuk rehat sejenak. Dengan kehadiran anak ketiga mereka, semuanya makin memanas.

Anak-anak: Atticus Tan, 6 tahun, adalah sulung dan adiknya Ashlea Tan, 4 tahun, baru saja menjadi kakak setelah tambahan anggota baru dalam keluarga, Aubrey Tan, 8 bulan. Bersama-sama, keluarga Tan juga memiliki 3 anjing dan kombinasi ini telah membawa kehebohan.

 

Mom’s Time Out S2 tayang di Saluran Lifetime – Big TV Ch 220 (HD) and Ch 221, First Media Ch 359 (HD), Indovision Ch 167 & Transvision Ch 509.

 

#####

 

Tentang Lifetime

 

Lifetime adalah tujuan hiburan yang menyajikan drama, film dan reality show berkualitas tinggi. Sebuah saluran televisi yang dipenuhi gairah dan pemberdayaan, merupakan saluran terkemuka bagi perempuan di AS.

Lifetime mencerminkan spektrum pengalaman wanita modern secara penuh dan lengkap, menyajikan hiburan peringkat teratas dan fokus pada wanita yang mendorong untuk ditonton bersama.

 

Tentang A+E Networks Asia

A+E Networks Asia dimiliki oleh A+E Networks, perusahaan konten media global pemenang penghargaan, yang menawarkan beragam lingkungan komunikasi kepada konsumen mulai dari jaringan televisi sampai website, video keluarga/ DVD hingga software permainan dan terkait dengan pendidikan.

A+E Networks terdiri atas Lifetime, HISTORY, FYI, H2 dan Crime & Investigation Network. A+E Networks Asia beroperasi dan mendistribusikan portfolionya di Singapura, Malaysia, Brunei, Hongkong, Makau, Taiwan, Korea, Kamboja, Indonesia, Filipina, Papua Nugini, Palau, Myanmar, Laos dan Thailand.