Published On: Mon, Apr 4th, 2016

Lingkungan Hijau Mempengaruhi Nilai Properti

properti HijauJakarta,4 April 2016- Saat ini, efek positif dari lingkungan yang sehat untuk kualitas hidup sehari-hari harus sangat jelas bagi semua orang. Pemanasan global, polusi udara, air minum beracun dan makanan yang tidak sehat menjadi isu  lokal dan global dan dapat memberikan efek kepada semua orang.

Sebenarnya banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini, salah satunya dengan membangun taman dan ruang hijau.  Contohnya seperti di Karachi, di mana suhu rata-rata di sana meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir, akhirnya masyarakat di sana menyerukan kepada pemerintah setempat untuk menciptakan ruang hijau untuk menanggulangi masalah ini.

Untuk pengembang ataupun investor properti, sebuah ruang hijau akan memiliki manfaat tambahan untuk meningkatkan nilai properti.

Telah dilaporkan bahwa, kota yang memiliki presentase ruang terbuka hijau yang tinggi, seperti taman dan kebun memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Saat ini lebih dari 50 persen dari populasi dunia tinggal di kota. Dalam 30 tahun ke depan diproyeksikan jumlah tersebut akan meningkat menjadi 70 persen. Ini berarti kebutuhan akan ruang hijau akan semakin meningkat.

Menurut penelitian Lamudi, Pakistan menjadi salah satu negara yang menyadari masalah ini. Dari hasil survey yang dilakukan, sebagian besar responden mengatakan bahwa mereka percaya bahwa isu ramah lingkungan dan berkelanjutan sangat penting bagi mereka.

Hal ini sangat mengejutkan, karena ada beberapa orang yang masih menyangkal isu yang kita hadapi sebagai populasi global. Jika peningkatan kualitas hidup di kota kita tidak  cukup menarik, mungkin melihat dari perspektif keuangan akan membantu. Seperti disebutkan sebelumnya, telah dilaporkan bahwa nilai properti dengan akses ke taman dan ruang hijau lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak.

Seperti, yang telah kita lihat di New York dengan pembangunan High Line Parknya, bahkan real estate mahal bisa meningikatkan nilai dengan ruang hijau yang baru dibangun.

Beradasarkan laporan dari Chicago, Amerika Serikat, bahwa harga real estate meningkat sekitar 7,1 persen dalam enam tahun menjelang pembukaan Bloomingdale Trail, sebuah taman yang mirip dengan High Line di New York.

Dan jika itu masih belum cukup meyakinkan, keberadaan ruang terbuka hijau juga bisa memberikan dampak positif untuk kesehatan mental, keberadaan taman dan taman bermanfaat untuk semua kalangan masyarakat, terutama bagi masyrakat miskin.

Keberadaan pelayanan kesehatan jiwa masih dinilai kurang di kota miskin. Karena di kota yang telah maju sudah memiliki akses ke layanan kesehatan,  efek positifnya keberadaan taman dan kebun mereka  lebih kecil.

Keberadaan ruang terbuka hijau merupakan solusi terbaik saat ini,  karena dapat menguntungkan tubuh, pikiran dan kantong kita. Dan yang lebih penting, hal itu adalah keadilan bagi rakyat miskin.