Published On: Tue, Jul 24th, 2018

Lokakarya Satu Kelas: Komunikasi Lestari Festival Kabupaten Lestari 2018

Share This
Tags

Palembang, 23 Juli 2018 — Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) menyelenggarakan Lokakarya Satu Kelas: Komunikasi Lestari yang bertempat di Batiqa Hotel Palembang. Lokakarya komunikasi ini diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari staff Kominfo dan Humas Kabupaten anggota LTKL, Perwakilan IMUBA Palembang, SAKA Pramuka Muba, komunitas-komunitas anak muda serta bloggerdan vlogger yang ada di Palembang. Lokakarya ini terselenggara atas kerjasama Satu Kelas Indonesia dan DigitalGov.ID.

Lokakarya ini bertujuan untuk menyelaraskan pesan kunci pembangunan lestari yang diusung oleh kabupaten LTKL untuk bersama-sama dapat disampaikan melalui berbagai media. Lokakarya ini tidak hanya menjadi pembekalan untuk peserta namun juga sebagai wadah untuk saling berbagi informasi, gagasan dan praktik baik untuk mendorong perwujudan visi Kabupaten Lestari. Pada sesi awal, peserta diajak untuk menambah pengetahuan terkait pembangunan berkelanjutan, inovasi jejaring multipihak termasuk yang memanfaatkan kolaborasi antar generasi serta bagaimana LTKL dan jejaringnya dapat mendukung implementasi pembangunan berkelanjutan.

Lokakarya ini menghadirkan beberapa narasumber inspirasi diantaranya Dicky Meiriando Plt Kepala Dinas Kominfo Musi Banyuasin, Rahyang Nusanatara mewakili SDSN Youth serta Dessy Minarni Bonita dan Yudho Bintoro Sandi mewakili Penggerak Kemenkeu Muda. Masing-masing narasumber memaparkan bagaimana peran masing-masing sektor dalam mendorong perwujudan Indonesia yang lestari. Setelah itu peserta diajak lebih lanjut bagaimana peran teknologi digital dan pemanfaatan media sosial dapat mendukung pencapaian visi Kabupaten lestari yang diusung LTKL.

Enda Nasution, penggiat komunikasi digital yang menjadi narasumber menyampaikan “Salah satu diskusi yang menarik pada Satu Kelas Komunikasi Festival Kabupaten Lestari 2018 adalah melihat interaksi peserta berasal dari kabupaten dari 3 pulau (Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi) yang masing-masing mempunyai permasalahan berbeda, tapi semua bersemangat untuk menyelesaikan permasalahannya yang ada dengan memanfaatkan teknologi digital khususnya media sosial”.

Hasil dari lokakarya ini diharapkan dapat terbentuk forum kolaborasi untuk seluruh anggota Kabupaten LTKL dengan rencana bersama untuk secara rutin bekerja bersama-sama mengelola pesan kunci LTKL melalui teknologi digital maupun masing-masing kanal media sosialnya.

Fitria Anjelina, salah satu peserta Satu Kelas Komunikasi yang merupakan tim humas Kabupaten Musi Banyuasin ini menambahkan “Lokakarya kelas komunikasi ini sangat bermanfaat untuk kami tim humas yang berada di Kabupaten Musi Banyuasin. Kami banyak belajar praktik-praktik maupun inovasi dari Kabupaten lain, setelah lokakarya ini harapannya kami dapat berkolabrasi bersama-sama kabupaten anggota LTKL lainnya untuk berkolaborasi mewujudkan visi kabupaten lestari dan memperkenalkannya melalui media digital”

***
TENTANG LINGKAR TEMU KABUPATEN LESTARI (LTKL)

LTKL dipelopori oleh perwakilan delapan kabupaten dari enam provinsi, yaitu Musi Banyuasin, Rokan Hulu, Siak, Batanghari, Labuan Batu Utara, Sintang, Sanggau dan Sigi. Pada bulan Juli 2017 lalu, para perwakilan kabupaten tersebut bekerja sama dengan APKASI dan jejaring mitra pembangunan mendeklarasikan komitmen mengembangkan forum kemitraan dengan prinsip gotong royong, transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik, untuk mendorong implementasi visi pembangunan yang menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, dan fokus pada tata kelola lahan sesuai dengan SDGs agar dapat berkontribusi pada target penurunan emisi Indonesia dengan menjalankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik