Published On: Thu, Jan 4th, 2018

Maritime Experiential Museum Dibuka di Resorts World Sentosa

Share This
Tags

SINGAPURA, 3 Januari 2018 – Januari ini, persiapkan diri untuk mengikuti pelayaran seru di lautan terbuka yang penuh badai dan rasakan petualangan sebagai penjelajah di Maritime Experiential Museum yang baru dibuka di Resorts World Sentosa (RWS). Dibuka untuk umum setelah renovasi total dan pembuatan konsep ulang selama sembilan bulan, tempat ini menjadi atraksi terbaru di RWS, dan satu-satunya atraksi di Singapura yang dikhususkan untuk eksplorasi Maritime Silk Route.

Menampung total 15 galeri unik termasuk lima zona baru yang menampilkan konten dan instalasi yang belum pernah dilihat sebelumnya, atraksi yang telah direnovasi ini akan memukau indera para pengunjung melalui kombinasi proyeksi visual modern, pertunjukan multimedia, barang pameran interaktif dan boleh dipegang, pengalaman indera penciuman dan banyak tampilan yang menakjubkan dan layak diposting di Instagram.
Disambut oleh empat penjelajah lautan dengan efek hologram di Briefing Room, para tamu akan bertolak menjelajahi petualangan mengarungi lautan dari sudut pandang Marco Polo, si pedagang dari Venice; Sang Nila Utama, pangeran dari Palembang dan penemu Singapura; Ibn Battuta, pelajar dan penjelajah dari Maroko; dan Zheng He, laksamana dan komandan armada China.

Setelah mengintip apa pengaruh perdagangan laut dan pertukaran budaya pada kemajuan peradaban dan bentuk dunia masa kini, tamu akan memasuki ruang Learning To Navigate yang membius – galeri interaktif yang sepenuhnya baru dirancang seperti bagian dek bawah kapal. Tamu dapat mencoba membaca peta laut, mengarahkan kompas pelaut, atau mempelajari lebih lanjut tentang seni navigasi berbasis bintang. Replika dan proyeksi kapal dagang kuno yang melintasi Maritime Silk Route, seperti Chinese Junk, Javanese Jong, dan Borobudur Ship, menyajikan pemandangan 360 derajat yang menakjubkan dan detail
mengasyikkan dari pembuatan berbagai kapal yang kokoh ini.

Kemudian, pasar yang semarak di The Flavours of Maritime Silk Route menunjukkan bagaimana barang dagangan berharga seperti kain sutra, rempah-rempah, dan batu mulia begitu diburu sampai-sampai para pedagang ini rela mempertaruhkan nyawa untuk mendapatkannya.

Tamu dapat melanjutkan perjalanan dan terpukau dengan Jewel of Muscat – yang dirancang seperti kapal layar Arab pada abad ke-9 – yang berhasil menjalani pelayaran akbar selama 138 hari dari Oman ke Singapura pada 2010 menggunakan metode navigasi kuno dengan hanya 15 awak kapal. Typhoon Theater yang memukau, atraksi utama yang wajib dilihat ini, mensimulasikan kapal yang tenggelam dalam badai dahsyat. Di sini, tamu akan menyaksikan sendiri kemurkaan laut sebelum kapal tenggelam ke kedalaman lautan.

LIMA ZONA BARU:

Learning to Navigate

Seni dan ilmu navigasi diwujudkan menjadi kenyataan dengan koleksi pameran yang informatif dan interaktif. Tamu dapat mempelajari keterampilan utama seperti membaca peta, navigasi dan seluk beluk membuat tali temali pelaut – semua kemampuan penting untuk menjadi penjelajah lautan luas. Tamu juga dapat pura-pura mengenakan berbagai busana dari masa lalu dengan masuk ke sudut foto interaktif, dan mengirimkan foto asyik ini ke emailnya sendiri untuk kenang-kenangan.

Pirate Encounter

Tamu dibawa ke pusat ketegangan aksi saat situasinya semakin genting di atas kapal terbakar yang diinvasi oleh bajak laut. Galeri ini memiliki dek multi level dan menggunakan teknologi proyeksi agar tamu dapat merasakan perjalanan para pelaut yang berbahaya dan berhasil selamat dari serangan bajak laut ini.

Maritime Coin History

Keterbatasan metode perdagangan barter akhirnya memunculkan uang. Temukan berbagai mata uang yang digunakan di Maritime Silk Route dan rumitnya proses pembuatan koin, seperti perbedaan antara produksi koin Tiongkok dan Eropa, serta memahami perkembangan waktu evolusioner terkait pentingnya media perantara ini untuk pertukaran barang dan jasa.

Ports of Call

Berjalan-jalan melewati empat pelabuhan sibuk di Quanzhou, Oman, Calicut dan Malaka yang menghubungkan China dengan Timur Tengah dan Eropa, dan temukan warisannya yang kaya. Melalui barang pameran baru yang dirancang ulang dan memiliki elemen memikat multi panca indera, mulai dari aroma rempah dan parfum hingga seting arsitektur dan abad ke-14 tradisional yang indah, tamu akan dimanjakan tur berputar yang membelalakkan mata menuju empat kota utama ini.

Warisan Maritim Singapura

Jelajahi kisah Singapura saat berkembang menjadi metropolis pelabuhan yang makmur seperti sekarang dan pelajari bagaimana lokasi perdagangan strategis di Maritime Silk Route menunjukkan peran pentingnya dalam perdagangan dan ekonomi. Lihat kembali sejarah yang kaya melalui gambar dan video arsip yang dilestarikan dengan indah serta pahami bagaimana pelabuhan Singapura memainkan peran yang penting dalam perkembangan negara ini menjadi yang terdepan dalam ekonomi dunia dalam satu generasi.

Jason Horkin, Senior Vice President of Attractions, Resorts World Sentosa, menjelaskan: “Maritime Experiential Museum menonjolkan eksplorasi dan penaklukan manusia di laut dari sudut pandang empat pelaut legendaris. Kami mengundang tamu yang penasaran dan pencari petualang untuk datang dan menjelajahi warisan maritim kami, dan pulang dengan membawa inspirasi untuk menjelajahi dunia dan menemukan berbagai kemungkinan baru. Persis seperti Maritime Silk Route ikonik yang membangkitkan perdagangan dan mendorong pertukaran budaya, eksplorasi di masa kini tetap mendorong peluang bisnis
dan menggerakkan pertumbuhan di wilayah ini. Atraksi terbaru kami, yang penuh dengan pengalaman memukau dan interaktif, pastinya akan menghibur dan memikat semua anggota keluarga.”

Maritime Experiential Museum telah dibuka untuk umum mulai dari hari Jumat, 29 Desember 2017 lalu, setiap hari mulai 10:00 hingga 19:00. Saat ini berlaku tarif masuk pembukaan khusus seharga S$12 untuk tiket satu hari dewasa (Harga Normal S$16) dan S$8 untuk tiket anak (Harga Normal S$10). Tiket manula tersedia seharga S$5 per orang. Para pengunjung pun dapat menikmati pengalaman Typhoon Theater dengan biaya tambahan S$3 per orang.

Pengunjung dari Indonesia juga dapat membeli tiket bundle untuk Maritime Experiential Museum dan S.E.A. Aquarium dengan tarif masuk pembukaan khusus seharga S$45 untuk satu dewasa (Harga Normal S$50) dan S$33 untuk anak (Harga Normal S$34).

– END –

 

 

MENGENAI RESORTS WORLD SENTOSA
Resorts World Sentosa (RWS), destinasi unggulan di Asia, terletak di pulau resor Sentosa di Singapura. Seluas 49 hektar, RWS adalah rumah bagi empat atraksi berkelas dunia yang termasuk Universal Studios Singapore, S.E.A.
Aquarium, Dolphin Island dan Adventure Cove Waterpark. Atraksi lainnya termasuk destinasi spa pemegang penghargaan, kasino, akomodasi mewah di enam hotel pilihan unik dan Resorts World Convention Centre. Dengan jumlah bintang Michelin terbanyak dalam satu destinasi, RWS menawarkan pengalaman di pilihan restoran celebrity chef ternama, mengukuhkan RWS sebagai pemain utama di industri kuliner di Singapore. RWS juga menawarkan hiburan kelas dunia, mulai dari produksi sendiri sampai konser dan pertunjukan publik seperti Crane Dance dan Lake of Dreams. Resorts World Sentosa telah dinamakan “Best Integrated Resort” semenjak 2011 selama enam tahun berturutan di TTG Travel Awards, sebuah penghargaan terbaik di industri travel se-Asia Pasifik.

Resorts World Sentosa dimiliki sepenuhnya oleh Genting Singapore, perusahaan dari Genting Group. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.rwsentosa.co.id