Published On: Tue, Nov 17th, 2015

MDIS Siapkan Tenaga Kompeten untuk Pertumbuhan Industri Pariwisata dan Perhotelan

Photo 1Jakarta, 17 November 2015 – Industri pariwisata di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, hal ini juga diiringi oleh pertumbuhan industri perhotelan di berbagai kawasan di Indonesia. Menurut riset JLL, di Bali saja setidaknya akan ada 15.300 kamar baru yang dibangun hingga tahun 2018.

Pertumbuhan industri pariwisata dan perhotelan tersebut tentu membuka peluang besar bagi tenaga-tenaga di bidang pariwisata dan perhotelan di Indonesia. Hal ini disampaikan dalam kegiatan workshop yang dibawakan oleh School of Tourism & Hospitality dari Management Development Institute of Singapore (MDIS) di Saint John’s Catholic School BSD City pada Rabu
(11/11).

Berdasarkan hasil angket terbanyak yang dilakukan terhadap siswa-siswi kelas 12, dipilihlah Workshop dengan topik Tourism & Hospitality untuk mengisi acara rohani *Chapel Time* di Saint John’s Catholic School BSD City.

MDIS School of Tourism and Hospitality, diundang untuk memeriahkan kegiatan tersebut dan difasilitasi oleh Reza Budi Sumali, salah satu dari tim dosen pengajar untuk program studi Tourism and Hospitality di MDIS.

Workshop berdurasi 90 menit ini dimulai pada pukul 09.45 pagi dan diikuti oleh seluruh siswa kelas 12 SMA Saint John’s Catholic School.

“Mengingat Indonesia juga merupakan destinasi wisata internasional dan juga banyaknya jaringan hotel internasional, tentu tuntutan terhadap standar kualitas layanan juga semakin tinggi, sehingga syarat kompetensi yangsesuai dengan industri juga semakin tinggi,” kata Ms. Carol Pillai, selaku Head of School of Tourism & Hospitality MDIS.

Sebagai institusi pendidikan yang menyediakan lingkungan belajar berstandar internasional, almamater dari Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo ini mengasah keterampilan para siswanya dengan mengutamakan kegiatan belajar yang bersifat praktik, dibandingkan teori. Bekerja sama dengan *University of Sunderland, *Inggris, MDIS membekali para siswanya dengan pengetahuan praktis di industri Pariwisata dan Perhotelan seperti mempelajari operasional front office dan pelayanan dengan *Micro Fidelio Property Management System*, fasilitas bar dan *mock guest room* yang lengkap.

Selain itu, hal menarik lainnya dalam workshop ini adalah para siswa diajak untuk melakukan *mocktail concoction* yaitu praktik langsung meracik mocktail, minuman tanpa alkohol yang terdiri dari campuran buah-buahan dan perasa segar. Dalam kegiatan ini, para siswa terlihat sangat antusias
dalam meramu minuman dengan berbagai buah-buahan kesukaan mereka.

“Dalam workshop ini, kami ingin memperkenalkan kepada para siswa SMA tingkat akhir mengenai kegiatan yang biasa dilakukan dalam industri pariwisata dan perhotelan. Jadi, ketika nantinya ingin melanjutkan pendidikan di bidang tersebut, mereka sudah punya gambaran. MDIS School of
Tourism & Hospitality kami perkenalkan sebagai referensi pendidikan yang siap untuk menjawab tuntutan industri. Semoga kegiatan ini dapat memberikan wawasan kepada siswa tentang perkembangan industri pariwisata dan perhotelan saat ini,” kata Carol Pillai. [r]