Published On: Tue, May 10th, 2016

Melakukan Loncatan Karir di Industri Berbeda, Kenapa Tidak?

Share This
Tags

viewOleh Feon Ang, Senior Director of Talent Solutions, Asia-Pacific and Japan, LinkedIn

 

Langkah berani diambil oleh Angela Ahrendts. Mantan CEO Burberry ini meninggalkan karirnya di industri fashion yang sudah ia ‘jahit’ selama 3 dekade. Ahrendts lantas bergabung dengan perusahaan teknologi Apple dan memegang jabatan sebagai Senior Vice President Apple Retail. Apa yang dilakukan Ahrendts adalah sebuah loncatan karir di industri berbeda, dari industri fashion ke teknologi. Namun pengalaman retailnya untuk Burberry melalui teknologi dan pengetahuannya soal consumer brand, menjadi aset bagi perusahaan Apple.

Berkaca pada pengalaman Ahrendts, sebuah lompatan karir di industri berbeda sejatinya adalah langkah yang bisa dilakukan kaum profesional agar tetap kompetitif di tengah persaingan kerja yang kian ketat dan angka pengangguran yang meningkat. Di Indonesia, menurut data dari Badan Pusat Statistik,tingkat pengangguran naik dari 5,94% ke angka 6,18% di bulan Agustus 2015 dibandingkan tahun sebelumnya1. Dengan kondisi tersebut, mengambil kesempatan karir di industri berbeda akan membuka jalur karir yang lebih luas.

Namun sebelum melakukan lompatan karir,  ada beberapa pertanyaan yang bisa diajukan ke diri sendiri, yakni apakah saya mempunyai keahlian yang bisa menjadi nilai tambah dan bisa diterapakan di industri berbeda? Misalnya, jika Anda adalah seseorang yang piawai dalam bidang teknologi, keahlian dalam bidang cloud/distributed computing dan data analytics yang terus diupdate, akan mampu menempatkan diri Anda pada posisi yang lebih baik. Begitupun dengan kemampuan dalam berkomunikasi yang akan membantu Anda untuk terlihat lebih menarik saat wawancara kerja.

Keahlian-keahlian yang disebutkan ini adalah beberapa keahlian utama yang paling banyak diminta oleh perusahaan di LinkedIn. Jika jawaban Anda adalah tidak atau tak yakin, jangan khawatir karena sejumlah platform telah menawarkan pelatihan formal  atau kursus online untuk menambah keahlian karyawan seperti Lynda atau Coursera. Lantas pertanyaan kedua untuk diri sendiri adalah: sudahkah saya melihat kesempatan lain di luar industri tempat saya bekerja sekarang? Jika Anda melihat kesempatan bekerja di luar industri yang Anda geluti sekarang, bukan tidak mungkin Anda akan berkesempatan untuk sukses. Hal ini sekaligus menjawab pertanyaan pertama di atas.

Beralih ke bidang industri yang berbeda memang terlihat seolah-olah lompatan yang berat. Namun jika Anda memiliki  keahlian dan sikap yang tepat, tak ada alasan Anda tidak bisa melakukannya. Berdasarkan data dari LinkedIn, banyak dari kalangan profesional di seluruh dunia yang telah melakukannya.

________________________________________________________

[1] Badan Pusat Statistik (Central Bureau of Statistics) data from August 2015

Sumber: LinkedIn

Data dari LinkedIn menguak 10 industri teratas yang memberikan kesempatan terbuka untuk menerima profesional dari sektor industri yang berbeda. Dari data ini juga bisa ditarik beberapa insight menarik:

– Industri internet tak hanya diisi oleh orang-orang dengan latar belakang teknis. Industri ini ternyata juga membuka diri terhadap mereka yang memiliki keahlian berbeda. Sekarang, makin banyak bisnis yang mengadposi teknologi baru agar bisa bertahan di kompetisi. Kendati bagian penting dari perusahaan internet merekrut teknisi unggulan, data dari kami menunjukkan banyaknya brand specialist yang datang dari retail  dan profesional di bidang development/strategy datang dari Management Consulting.

– Media online banyak menyerap talenta dari industri-industri tradisional seperti penerbitan, surat kabar dan media penyiaran. Jurnalis, editor, dan creative director dipekerjakan di perusahaan ini karena keahlian yang mereka miliki masih relevan di media online, seperti kemampuan mereka untuk menghasilkan konten yang berkualitas, dimana hal itu bisa menjadi aset.

Lantas pertanyaan terakhir, apakah Anda memiliki eksistensi yang kredibel di jejaring sosial profesional seperti LinkedIn? Baik Anda yang secara aktif mencari pekerjaan atau penasaran mengetahui kesempatan di luar sana, menjaga profile LinkedIn tetap  update bisa menjadi langkah yang bagus.  Menunjukkan pencapaian profesional, pengalaman dan keahlian, penting dilakukan untuk memastikan Anda membangun profil yang komprehensif. Tak hanya Anda berkesempatan dilihat oleh perekrut karyawan, namun terdapat fakta terbaru yang diungkap oleh Global Recruitment Trends kami bahwa recruiter melihat jejaring sosial profesional sebagai sumber utama perekrutan yang berkualitas. Di sini Anda turut berkesempatan meluaskan jaringan dan membuat koneksi dengan kaum profesional di industri  yang Anda ingnkan dan membuka pintu kesempatan yang Anda pikir mustahil sebelumnya. Di tempat lain, mungkin juga seseorang tengah mereferensikan Anda sebuah kesempatan kerja, yang juga menjadi sumber utama perekrutan bagi recruiter.