Published On: Tue, May 30th, 2017

Melihat Lebih Dekat APACER BLADE FIRE DDR4

Share This
Tags

Terlepas dari merek dan frekuensinya, modul memori DRAM selalu menjadi salah satu komponen inti agar suatu sistem dapat berfungsi. Seiring dengan perkembangan tren yang beralih ke estetika yaitu dengan penggunaan berbagai lampu mewah dalam sebuah PC, produsen memori telah hadir dengan beragam modul memori yang berbeda yang dilengkapi dengan berbagai warna LED untuk memenuhi  permintaan konsumennya.

Apacer BLADE FIRE DDR4 yang akan kita bahas kali ini, adalah merupakan salah satu memori gaming Apacer yang memiliki LED berwarna merah, yang berbasis pada non-LED counterpart,  Blade DDR4. Selain estetika yang ditawarkan, mari kita bahas lebih lanjut dan cari tahu mengenai kinerja yang dapat diberikan oleh kit ini – apakah akan memuaskan atau tidak?

Spesifikasi

 

 

 

 

Unboxing

Sekilas, BLADE FIRE DDR4 memiliki paket yang cukup menarik dengan Blade DDR4 yang menyala dan terdapat jendela guntingan pada bagian depan untuk menampilkan produk.

Tidak ada hal yang khusus pada bagian belakang paketnya. Anda akan menemukan beberapa deskripsi singkat mengenai memori kit ini, seperti frekuensi tinggi, tegangan rendah, lampu LED, dll.

Secara desain, BLADE FIRE DDR4 tampak hampir sama dengan Blade DDR4. Seperti namanya, kita dapat melihat desain seperti pisau pada bagian heat spreader nya yang digunakan untuk pembuangan panas yang sangat baik.

Bagian yang membedakan BLADE FIRE DDR4 dari non-LED counterpart adalah bar tembus pandang merah untuk penerangan LED merah. Bar aluminium seperti yang terlihat pada Blade DDR4 telah diganti dengan bar red translucent untuk pencahayaan LED. Hal ini sangat jelas bahwa akan berpengaruh pasti pada disipasi panas, tetapi hal ini adalah pengorbanan yang perlu Anda ambil demi estetika.

 

LED Demonstration

Karena LED pada BLADE FIRE DDR4 berwarna merah, hal ini akan membuatnya sangat cocok bagi Anda yang memiliki sistem dengan tema merah-hitam.

 

 

Pengaturan Sistem

Konfigurasi Uji Rig:

CPU Cooler: XSPC AX240 Ion Pro Water Cooling Kit

CPU: Intel Core i7 7700K @4.6GHz

Motherboard: MSI Z270 Gaming M7

Memori: Apacer BLADE FIRE DDR4 8GB

Hard Drive Utama: Apacer Armor AS682 480GB

Power Supply: Be Quiet! Straight Power 10 600W

Chassis: Cooler Master Test Bench V1.0

 

Benchmark Sintetis

Menjalankan sistem tanpa mengaktifkan profil XMP tidak membuat kita menetapkan 2133MHz, tetapi menggunakan  2400MHz sebagai default. Mengaktifkan XMP akan membuat Anda langsung mendapatkan 3000MHz tanpa penyesuaian pada timing memori dan voltase yang relevan.

 

Kita telah membandingkan kinerja melalui  benchmark sintetis, Cinebench R15, ada peningkatan skor yang nyata dengan frekuensi memori yang dihasilkan dari 2400MHz hingga 3000MHz.

Selain Cinebench R15, peningkatan kinerja juga dapat dilihat melalui MaxxMEM. Dengan memory-copy (22.22%) dan memory-read (17.35%) menunjukkan hasil yang paling signifikan dari peningkatan ekstra 600MHz pada frekuensi memori.

WinRAR adalah salah satu alat kompresi data yang paling banyak digunakan yang mirip dengan WinZIP, 7zip. Jika beberapa dari Anda tidak menyadarinya, WinRAR hadir dengan built-in benchmark tool agar kalangan enthusiast dapat mamantau kinerja sistem mereka. Dari 2400MHz hingga 3000MHz, kita dapat melihat bahwa nilai kinerja telah meningkat sebesar 15.5%.

 

 

Games Benchmark

Meskipun ada beberapa ulasan yang menunjukkan kit memori frekuensi lebih tinggi hanya memberi sedikit dampak pada game, angka-angka yang Anda lihat sebenarnya tidak benar-benar menceritakan keseluruhan cerita. Tidak untuk apa yang telah kita amati dengan kit memori DDR4 tentunya.

Kami menjalankan beberapa tes pada beberapa judul terpilih untuk menangkap data yang kami butuhkan untuk menunjukkan kepada Anda seberapa tinggi kit memori frekuensi mempengaruhi games Anda:

Sementara hasilnya mungkin tidak menunjukkan dorongan yang sangat besar dalam hal FPS rata-rata, sebenarnya kita dapat melihat bahwa FPS Minimum berjalan lebih baik saat menjalankannya pada 3000MHz. untuk game yang mengharuskan Anda untuk bergerak dan mengubah arah tampilan dengan cepat, memori frekuensi yang lebih tinggi pasti membantu mengurangi fluktuasi FPS untuk memastikan gameplay yang lebih halus.

 

Overclocking

Berbicara mengenai overclocking, kami berhasil mendorong BLADE FIRE DDR4 ke 3466MHz tanpa menyesuaikan memory secondary timing. 3600MHz adalah mungkin, tetapi karena keterbatasan CPU disini, kami tidak dapat membuatnya cukup stabil untuk bertahan melalui benchmark yang kami jalankan untuk peninjauan ini.

Karena kami tidak pernah menaikkan frekuensi CPU selama pengujian, kami dapat mengetahui bahwa jumlah kinerja mulai meningkat dalam kecepatan yang lebih lambat meskipun kami terus meningkatkan frekuensi memori.

 

 

 

 

 

Kesimpulan Akhir

Sejujurnya, kami sedikit skeptis saat pertama kali membuka kotak BLADE FIRE DDR4 tetapi ternyata kami salah mengenai hal tersebut.

BLADE FIRE DDR4 berhasil melampaui 3000MHz yang di sebutkan pada XMP ke 3466MHz tanpa membutuhkan penyesuaian pada secondary timing. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kami berhasil mendorongnya sedikit lebih jauh ke 3600MHz tanpa penyesuaian apapun pada secondary timing, tetapi tidak dapat bertahan dari semua pengujian yang kami lakukan karena keterbatasan CPU yang kami miliki.

Jika Anda mencari memori kit DDR4 yang keren, dan tidak terbatas dari segi tampilan saja,  BLADE FIRE DDR4 pasti tidak akan mengecewakan Anda dengan kinerja yang dapat diberikannya.