Published On: Wed, May 17th, 2017

Mengapa Para Pengiklan Pindah ke OTT Terutama untuk Layanan Video on Demand?

Share This
Tags

Menurut lembaga riset pasar e-Marketer, pertumbuhan pengguna Internet diperkirakan tumbuh 8,7% di atas jumlah pengguna 112,6 juta tahun ini di Indonesia dengan semua jaringan utama yang sekarang menawarkan layanan 4G LTE. Hal ini membawa peluang bisnis baru. Industri iklan saat ini sedang mencari cara di luar saluran TV untuk mencapai target audiens mereka menggunakan saluran yang tepat untuk mendorong merek mencapai demografi target audiens nya.

 

Pertumbuhan Layanan Video On Demand 

Berdasarkan survei “Digital Lifestyle & eChannel” yang di laksanakan oleh Institute of Telematics Research Sharing Vision tahun ini, menunjukkan bahwa 42 persen dari responden mengatakan mereka menonton video atau film melalui internet, sementara hanya 30 persen telah membeli sebuah DVD atau menonton TV kabel, dan 28 persennya pergi ke bioskop. Ini merupakan indikator bahwa layanan video on demand adalah tren utama di Indonesia selama kontennya segar dan relevan.

 

Menurut survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia 12,6%, pengguna ini diproyeksikan akan menjadi pengguna video on demand pada 2017 (15,1 juta pengguna), dengan 48,4% dari mereka adalah perempuan. Layanan 4 G dan LTE serta handset 4G murah mendorong konsumsi video pada ponsel. Ini adalah kesempatan besar untuk merek-merek yang tertarik dalam ‘femvertising,’ artinya iklan atau kampanye yang menargetkan perempuan di seluruh Indonesia, yang kebetulan adalah kunci pengambil keputusan untuk lebih dari 60% pembelian.

 

 

 

Memasuki layanan streaming dari The Best of Asian Entertainment

Tantangan para pengiklan saat ini adalah sebagai berikut: mahalnya anggaran untuk beriklan di TV, platform konten OTT yang hanya menawarkan konten bentuk pendek, dan hampir tidak ada cara untuk menjangkau perempuan. Maka, mulai Mei tahun lalu, Viu diluncurkan di Indonesia sebagai layanan VOD freemium yang memberikan tayangan hiburan terbaik se-Asia. Sejak itu, layanan Viu telah tumbuh melebihi 2 juta unduhan hanya 9 bulan sejak diluncurkan. Maka, Viu telah menjadi satu saluran terbesar dengan pengguna perempuan di Indonesia, sehingga dapat menampung kebutuhan para pengiklan yang ingin menjangkau khalayak tersebut.

 

“80% dari Viuers (pengguna Viu) di Indonesia adalah perempuan dengan usia mulai dari 18 sampai 28 tahun, terdiri dari mahasiswa, karyawan, ibu rumah tangga, dan para profesional tingkat manajerial. Banyak dari mereka adalah perempuan dewasa muda di perkotaan, sangat mobile dan bersosialisasi, menyukai merek online, mengikuti tren, pengguna internet dan media sosial yang aktif, berbelanja online, dan suka mendapatkan pengalaman baru atau mencoba hal baru,” ungkap Arun Prakash, COO Vuclip. Dia menambahkan, dalam hal konten, Viu menghadirkan konten The Best of Asian Entertainment (film, serial dan reality show), mulai dari drama Korea, Jepang, film India, film Taiwan, drama Thailand dan serial, drama Turki, serta original production Viu serta film Indonesia dan serial dengan lebih dari 20,000 jam tayangan hiburan Asia.

 

Untuk memenuhi kebutuhan para penggemar film dan serial, Viu menyediakan tayangan simulcast untuk konten hiburan Asia terbaik untuk Viuers (pengguna Viu) yang di hadirkan hanya dalam 8 jam setelah tayang di negara asal seperti Jepang atau Korea. Arun menambahkan, “Berdasarkan angka, Viuers menghabiskan lebih dari 3 jam per hari atau lebih dari 20 jam per bulan di platform Viu, lebih lama dari waktu yang mereka habiskan di situs media sosial favorit di Indonesia.”

Menggabungkan hal tersebut dengan manfaat unik bermitra dengan Viu untuk mencapai tujuan para pengiklan dan tingkat keterlibatan yang tinggi, Viu menjadi saluran optimal pengiklan untuk berkomunikasi atau menjangkau konsumen mereka, itulah sebabnya banyak merek-merek besar menyampaikan pesan mereka melalui Viu. Untuk merek-merek yang menargetkan perempuan yang berdemografi seperti Viu dan platform, Viu menjadi pilihan pertama di luar saluran TV untuk menarik dan mengajak keterlibatan konsumen Indonesa. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat kunjungi https://www.viu.com/id atau kirim email ke bd-indonesia@vuclip.com.

***

About Vuclip

Vuclip, a PCCW Media Company, is a leading premium video-on-demand service provider for emerging markets with 10 million subscribers per quarter. The company’s premium OTT service Viu is currently enjoyed by consumers in Hong Kong, Singapore, Malaysia, Indonesia, Egypt and India. The foundation pillars of Vuclip’s strategy are: premium Asian content in 34 different languages from more than 270 top content providers around the world; a personalized and localized viewing experience tailored to users based on deep data analytics; and patented Dynamic Adaptive Transcoding which provides an elegant, unbuffered user experience regardless of device or network.

Vuclip, Inc. and affiliate companies are headquartered in Milpitas, California and have a presence in Singapore, Kuala Lumpur, Mumbai, Delhi, Pune, Dubai, Beijing, Jakarta.