Published On: Wed, Apr 20th, 2016

Mengapitalisasi Kebiasaan ROPO pada Pelanggan untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis

Mencari referensi secara online sebelum melakukan pembelian suatu barang maupun jasa sudah menjadi kebiasaan sebagian besar (80%) pelanggan[1]. Inilah tiga tips sederhana yang membantu pemasar untuk memanfaatkan kebiasaan tersebut demi pengembangan bisnis yang berkesinambungan di ranah offline maupun online.

 

Di dunia yang serba terhubung dengan internet, online advertising menjadi alat yang semakin populer digunakan para pemasar untuk mendorong pertumbuhan bisnis dan juga angka penjualan. Beberapa pelaku bisnis bahkan telah menggembar-gemborkan kepada umum, tentang keberhasilan mereka dalam memanfaatkan online advertising. Hal ini membuat online advertising semakin diminati oleh pasar, terutama di Indonesia. Total anggaran untuk belanja iklan ini diprediksi mencapai US$ 4,92 miliar pada tahun 2019 atau tumbuh hingga mencapai hampir 250% (proyeksi 2016[2]).

 

Meskipun pasar digital semakin tumbuh subur, namun pasar offline tidak bisa dilupakan begitu saja karena masih memegang peranan yang signifikan bagi banyak bisnis di Indonesia. Hingga saat ini, masih banyak pemasar yang menghadapi tantangan dalam mempengaruhi kebiasaan pengguna offline secara efektif. Namun berkat perkembangan teknologi saat ini, mereka dapat memanfaatkan kanal online guna mempengaruhi pelanggan di dunia offline.

 

Kami melihat adanya korelasi antara aktivitas yang terjadi di dunia virtual dengan keputusan pembelian di toko offline. Contoh nyatanya adalah kebiasaan pelanggan yang mencari referensi dan penawaran secara online, sebelum melakukan pembelian di toko offline ataupun online. Hal ini terungkap berkat hasil studi ibi dan University of Regensburg[3], tentang distribusi multikanal. Berdasarkan data tersebut, 80% pelanggan yang sedang berbelanja akan mencari informasi tentang barang yang sedang diincar sebelum mengambil keputusan pembelian.

 

Kebiasaan di ataslah yang disebut dengan efek ROPO (Research Online, Purchase Offline). Pola perilaku ini semakin banyak diadopsi oleh pelanggan modern dan memiliki pengaruh yang tinggi terhadap keputusan pembelian mereka.

 

Demi mampu mengapitalisasi efek ROPO ini secara efektif, langkah awal yang dapat dilakukan oleh para pemasar adalah memanfaatkan solusi retargeting. Solusi ini memberikan kemampuan bagi para pemasar untuk mengidentifikasi pelanggan potensial, dan menampilkan iklan yang sudah disesuaikan dengan keinginan dan referensi pelanggan.

 

Secara tradisional, solusi ini telah dimanfaatkan oleh sebagian perusahaan e-commerce untuk menargetkan pelanggan, dan mendorong mereka melakukan sesuatu yang diharapkan oleh perusahaan (pembelian, mengunjungi situs web, atau mengisi formulir) di ranah online. Namun sejatinya, pemanfaatan solusi retargeting dapat didorong lebih jauh lagi, hingga pada akhirnya dapat mempengaruhi pengguna di ranah offline. Berikut adalah tiga tips sederhana yang dapat dilakukan oleh pemasar untuk memanfaatkan solusi retargeting agar mampu mengapitalisasi kebiasaan ROPO di masyarakat secara lebih efektif:

 

Tips 1: Manfaatkan online advertising untuk branding

Gunakan solusi retargeting yang mampu menilai kondisi dari setiap pelanggan (apakah akan ada kemungkinan membeli atau tidak) dan memberikan pilihan kepada pemasar untuk menampilkan konten yang lebih sesuai. Selain untuk mendorong terjadinya suatu aksi, manfaatkan kesempatan ini untuk menancapkan brand di dalam benak pelanggan, yang nantinya dapat mempengaruhi keputusan pembelian mereka di lain waktu.

 

Tips 2: Dorong pelanggan untuk melakukan pembelian secara offline

Masih banyak pelanggan yang membeli secara offline, meskipun pencarian informasi hingga dilakukan secara online. Hal ini khususnya berlaku untuk pembelian produk-produk dengan harga yang selangit dan berukuran besar. Karena itu, solusi retargeting yang cerdas dapat dimanfaatkan untuk menghubungkan pelanggan potensial dengan tenaga penjual ataupun tawaran diskon secara otomatis agar pengguna melakukan pembelian di ranah offline.

 

Tips 3: Tampilkan informasi tentang toko offline terdekat berdasarkan lokasi pengguna

Manfaatkan solusi retargeting untuk menjangkau lebih banyak pelanggan dengan cara menampilkan lokasi toko offline terdekat dari lokasi mereka. Lebih jauh lagi, kesempatan ini dapat digunakan untuk menampilkan tawaran / kode diskon yang berlaku di toko tersebut.

 

Solusi retargeting yang canggih dan pintar, dapat membantu pemasar untuk mengapitalisasi efek ROPO, dan pada akhirnya mendorong terjadinya suatu aksi di dunia nyata (offline). Hal ini juga telah dibuktikan oleh sebuah studi yang dilakukan Google dan Görtz[4]. Studi ini mengungkap bahwa pelanggan yang memiliki kebiasaan ROPO berkontribusi lebih besar terhadap bisnis, jika dibandingkan dengan yang tidak. Dengan demikian, pikirkan ulang strategi pemasaran Anda ketika melakukan online advertising. Ada banyak hal yang dapat digali lebih dalam dari online advertising, termasuk salah satunya adalah mengubah perilaku seseorang di dunia offline.

 

  

Jakub RatajczakTentang Penulis

Jakub Ratajczak, Managing Director APAC at RTB House

 

Jakub bertanggung jawab utuk mengelola strategi sales RTB House di wilayah Asia Pasifik. Dia berperan untuk membuat perencanaan sistematis tentang seluruh aktivitas operasional perusahaan di lebih dari 12 negara di wilayah ini.

 

Sebelum bergabung dengan RTB House, Jakub bekerja di Integer.pl Group sebagai managing director di salah satu anak perusahaan grup tersebut yaitu EasyPack. Selain itu, di dalam grup tersebut dia pernah menjabat sebagai controlling director, board consultant, dan board member di berbagai perusahaan yang bernaung dalam grup di Integer.pl. Dalam hal pendidikan, Jakub adalah lulusan dari Poznań University of Economics

 

Tentang RTB House

RTB House, sebuah perusahaan teknologi periklanan terkemuka di dunia yang memiliki spesialisasi dalam hal solusi retargeting canggih. RTB House menyediakan solusi untuk mendorong jumlah konversi bagi brand di seluruh dunia, melalui layanan retargeting display campaigns yang lengkap dan telah disesuaikan untuk setiap pelanggan. Teknologi real-time bidding yang dikembangkan secara khusus oleh perusahaan mampu bekerja dan menawarkan hasil yang optimal bagi para klien di seluruh dunia melalui skenario retargeting yang canggih, advanced segmentation, dan optimasi secara real-time. RTB House memberikan fleksibilitas operasional untuk membantu mereka mencapai tujuan jangka pendek, menengah, dan panjang dengan kinerja yang maksimal.

 

RTB House beroperasi secara global dan memiliki kantor di Warsaw, Prague, Moscow and São Paulo. Perusahaan ini berhasil meraih keuntungan dalam waktu 3 tahun sejak beroperasi pertama kali, dan meluncurkan kampanye pertama tahun 2012. Saat ini RTB House menjalankan 850 kampanye unik untuk berbagai brand di Eropa, Asia Pasific, dan Latin America. RTB House memiliki lebih dari 120 performance expert, analytic, customer care specialist dan developer.

 

Pada bulan Maret 2016, perusahaan mengumumkan kehadiran perusahaan secara resmi di Indonesia, serta ketersediaan solusi iklan retargeting berteknologi tinggi untuk situs e-commerce dan pemasar online di Indonesia. RTB House menawarkan teknologi untuk membantu para pemasar online meningkatkan efektivitas kerja, dengan memaksimalkan potensi konversi atau aksi, dan di sisi lain menampilkan iklan yang lebih relevan bagi pelanggan. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.rtbhouse.com

 

[1] Ibi research and the University of Regensburg study, published in http://blog.smarter-ecommerce.com/en/multi-channel-study-highlights-importance-of-ropo-effect/, August 2012

[2] eMarketers: Total Media, digital and mobile internet ad spending in Indonesia, 2013 – 2019

[3] Ibi research and the University of Regensburg study, published in http://blog.smarter-ecommerce.com/en/multi-channel-study-highlights-importance-of-ropo-effect/, August 2012

[4] Google and Görtz Research, https://www.thinkwithgoogle.com/case-studies/online-research-driving-offline-purchase-for-gortz.html, May 2011