Published On: Mon, Apr 4th, 2016

Meningkatkan peran bagian SDM dengan Digital HR

Digital HR – Makhluk Apakah Itu?

Ditulis oleh: Yazid Dalal, Senior Director, HCM Strategy & Transformation, Oracle Corporation

 

Dunia kerja sedang mengalami pergeseran besar-besaran. Teknologi mengubah cara kita bekerja, berkomunikasi, berhubungan, dan terutama, cara kita menjalani hidup. Sekarang kita bisa bekerja bahkan sebelum dan setelah jam kerja sesungguhnya. Keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi sudah berbeda.

Evolusi terinterkoneksi telah membuat urusan menangani manusia dan tenaga kerja menjadi tantangan besar dalam dunia bisnis. Dengan lebih dari 64% CEO di Asia Pasifik mengkhawatirkan tersedianya tenaga kerja dengan kemampuan kunci[1], dan 63% lainnya merasa mereka akan menghadapi kekurangan kemampuan internal dalam 3 sampai 5 tahun mendatang[2], itu berarti bagian SDM perusahaan memiliki tugas yang berat.

Pada era di mana tenaga kerja sudah memasuki dunia digital, maka Digital HR adalah cara bagian SDM untuk bertahan dan bertransformasi untuk perusahaan.

Tidak seperti yang dianggap kebanyakan orang, Digital HR bukan hanya melakukan otomatisasi proses ataupun digitalisasi.

 

Jadi apakah itu Digital HR?

Digital HR adalah fondasi untuk Transformasi Perusahaan dalam mempersiapkan masa depan.

Digital HR adalah teknologi dalam cara bekerja yang memanfaatkan ilmu-ilmu baru dalam melakukan transaksi SDM dan mengambil keputusan yang intuitif, terinformasi, dan menginspirasi, yang pada akhirnya akan meningkatkan efektivitas perusahaan. Digital HR adalah integrasi yang menggabungkan kegiatan-kegiatan SDM dengan bisnis secara real time dan memberikan dampak sesungguhnya. Bagi sebuah perusahaan:

Digital HR mendorong Interaksi Pegawai: Tenaga kerja modern mencari tempat kerja yang memperlakukan pegawainya sebagai pelanggan, dan menyediakan pengalaman pengguna yang sama di semua channel. Mereka ingin transaksi SDM diakses dari perangkat mobile yang selalu aktif dan tersedia. Survei global baru-baru ini melaporkan bahwa tenaga kerja digital melakukan interaksi 64% lebih tinggi.[3]

 

Digital HR mewujudkan Transformasi Budaya: Saat semuanya ingin mengubah budaya perusahaan, hanya sedikit yang mengerti cara melakukan perubahan ersebut. Saat Gen Y dan Gen Z memasuki usia kerja, konsep sebuah kantor atau tempat kerja jadi terasa membosankan. Sebagian besar interaksi kerja dan interpersonal terjadi di dunia sosial virtual. Hanya Digital HR yang bisa mewujudkan transformasi budaya di tempat kerja digital yang kontemporer.

 

Digital HR adalah sebuah mekanisme pemberdayaan: Digital HR memindahkan banyak proses, seperti perekrutan, manajemen kompensasi, pembelajaran dan pengembangan, manajemen bakat, dan lainnya ke para manajer dan pegawai yang menginginkan pemberdayaan serta transparansi yang jauh lebih tinggi. Pegawai lebih memegang kontrol karir dan dunia kerja mereka, yang menciptakan dampak signifikan serta terukur di berbagai matriks bisnis.

 

Digital HR adalah senjata untuk perebutan tenaga kerja berbakat: Memberikan proposisi nilai melalui channel digital bisa membantu perusahaan untuk menarik dan mempertahankan tenaga kerja yang lebih berkualitas. Banyak tenaga kerja yang prospektif saat ini memanfaatkan medium seperti LinkedIn, Twitter, dan Facebook untuk mencari pekerjaan. Sebanyak 71% perusahaan melaporkan mereka juga melakukan perekrutan dengan lebih baik melalui alat-alat ini.[4]

 

Digital HR adalah wawasan dan prediksi: Integrasi yang mulus mengenai data pegawai secara real time, kemampuan analitik yang inbuilt, dan referensi ke big data, memungkinan solusi Digital HR untuk menyediakan wawasan yang berguna. Wawasan ini bahkan bisa memprediksi hal-hal yang mungkin terjadi dan berdampak pada bisnis. Kemampuan perusahaan untuk memprediksi mundurnya individu atau kinerja mereka di masa depan bisa memberikan dampak positif pada kemampuan bagian SDM untuk melalukan antisipasi.

 

Digital HR adalah kunci untuk menentukan posisi bagian SDM di perusahaan: Suka atau tidak, bagian SDM masih belum dianggap ‘penting’ dalam perumusan strategi bisnis. Menurut laporan dari BCG[5], “Ada korelasi kuat antara penggunaan KPI serta peran strategis bagian SDM. Pemimpin bagian SDM yang ingin memiliki peran strategis di rapat bisnis harus bisa mengkuantifikasi kinerja pegawainya. Ini bukan hanya sekadar metrik, seperti biaya dan penghitungan kepala, tapi juga indikator canggih, seperti produktivitas.” Dan Digital HR memungkinkan hal ini terjadi.

Memahami dan memanfaatkan Digital HR akan membantu bagian SDM dalam kehidupan kerja sehari-hari. Tim Digital HR dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk mempersiapkan inisiatif strategis, yang dituntun oleh wawasan, serta mencapai efektivitas tenaga kerja yang lebih tinggi. Ini bisa memungkinkan terjadinya pengukuran dan monetisasi semua nilai yang selama ini dijanjikan bagian SDM. Masuklah ke dunia digital untuk meningkatkan fungsi bagian SDM.

 

Yazad DalalProfil Penulis:

Yazad Dalal menjabat sebagai Senior Director, HCM Strategy and Transformation di Oracle Corporation, di mana ia bertanggung jawab untuk mengembangkan thought leadership dan mengidentifikasi trend di semua di bidang Human Capital Management. Ia bekerjasama dengan pemimpin bagian SDM untuk memberikan solusi teknologi yang memungkinkan mereka untuk mentransformasi perusahaan serta memodernisasi alat tenaga kerja mereka.

Yazad menghabiskan hampir 20 tahun bekerja di bidang human capital, termasuk menduduki posisi senior di Vault.com, sumber informasi karir terdepan untuk pelajar SMA dan professional muda, dan di Monster Worldwide, di mana ia memimpin grup Global Sales Development. Sebagai ahli dalam bidang Human Capital, ia pernah muncul di Forbes, New York Daily News, Black Enterprise, CNNMoney, Crain’s, NY1, dan The Washington Post. Saat ini, Yazid berkantor di Singapura.

[1]http://www.manpowergroup.com/wps/wcm/connect/408f7067-ba9c-4c98-b0ec-dca74403a802/2015_Talent_Shortage_Survey-l

 

[2]https://news.cebglobal.com/2015-11-16-Seventy-Percent-Of-Employees-Unhappy-With-Career-Opportunities

[3]http://www.sierra-cedar.com/wp-content/uploads/sites/12/2014/11/Sierra-Cedar_2014-2015_HRSystemsSurveyWhitePaper.pdf

 

[4]We are Social 2014| We are Social 2014 | theundercoverrecruiter.com  2014

[5]https://www.bcgperspectives.com/content/articles/human_resources_creating_people_advantage_2014_how_to_set_up_great_hr_functions/