Published On: Fri, Aug 26th, 2016

Micro Homes Solusi Untuk Kekurangan Rumah  

shutterstock_284226299Jakarta, 26 Agustus 2016- Berdasarkan data, saat ini tercatat  1.6 milyar orang tinggal di rumah yang tidak layak huni, sementara 100 juta orang lainnya tidak memiliki rumah. Diperkirakan 50% perumahan di Asia Selatan dan 25% perumahan di Amerika Latin tidak layak huni.

 

Lebih mengerikannya lagi, PBB telah memperkirakan bahwa pada tahun 2030 jumlah manusia akan bertambah sebanyak 3 milyar orang atau sekitar 40 persen dari  total populasi dunia saat ini dan mereka semua membutuhkan rumah. Atas dasar hal tersebut, maka banyak para arsitek menyadari bahwa rumah berukuran kecil microhouses menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut.

 

Lalu apa itu micro homes? Memang saat ini belum ada definisi khusus untuk menggambarkannya, namun rata-rata berpendapat bahwa istilah ini merupakan sebuah hunian mungil, dengan lahan yang terbatas namun dapat menampung banyak orang.

 

Arsitek top seperti Renzo Piano yang dikenal karena proyeknya yang bernama London’s Shard adalah perintis dalam desain Microhouse. Diogene Micro Home karyanya hanya berukuran 7.5 meter persegi namun tetap nyaman untuk ditempati. Di dalamnya terdapat meja lipat, toilet, panel surya, dan perangkat pengumpul air hujan sehingga bisa dikatakan rumah ini adalah rumah ramah lingkungan. Centrala Architects bahkan mengklaim bahwa mereka telah membangun rumah terkecil di dunia yang diberi nama The Keret House di bekas perkampungan Yahudi di Warsawa. Rumah tersebut dibangun di dalam gang dan hanya berukuran 122 cm.

 

Selain itu, ada pula hunian berukuran 29 meter persegi. Rumah tersebut memiliki kamar dan ruang ganti. Ini merupakan bukti bahwa para arsitek memang sangat kreatif dalam memanfaatkan ruang terbatas.

 

“Kami melihat bahwa micro homes memiliki peranan penting dalam mengurangi jumlah kekurangan rumah global di tahun-tahun mendatang,” ucap Mart Polman Managing Director Lamudi Indonesia sebuah portal properti global. “Setelah konsep tersebut digunakan orang banyak, maka pengembang dapat membangun ribuan rumah di tanah yang terbatas,” tambahnya.

 

Dipastikan, setelah pengembang tahu cara apa yang paling tepat untuk membangun dan memasarkan micro homes ini, maka hunian tersebut akan menjadi salah satu produk unggulan. Banyak orang berpikir bahwa untuk hidup nyaman haruslah memiliki rumah dalam ukuran standar tertentu. Namun dengan adanya micro homes ini membuktikan, bahwa tidak perlu ukuran rumah yang begitu besar untuk dapat hidup nyaman.